Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Optimis Bangun Muhammadiyah Tower

najih-majelis-ekonomiKetua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Najih mengatakan, terdapat beberapa program unggulan yang dilakukan oleh MEK di periode 2015-2020. Dan, dari program-program yang direncanakan itu, MEK siap bekerjasama dengan organisasi otonom, lembaga dan majelis lainnya.

“Saya siap untuk melakukan  kerjasama yang baik,” ujar Najih dalam Silaturahim Idul Fitri Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Jaringan Saudagar Muhammadiyah di Auditorium KH.Ahmad Dahlan, Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu (6/8).

Program unggulan MEK salah satunya adalah Muhammadiyah Tower. “Muhammadiyah tower harus terwujud,” kata Najih dengan antusias. Rencana mendirikan Muhammadiyah Tower ini telah dikordinasikan dengan PP Muhammadiyah dan akan ditindaklanjuti.

Soal dana pembangunan Muhammadiyah Tower ini, kata Najih, terus didiskusikan dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Baginya, Muhammadiyah cukup cerdas untuk mencari dana dengan berbagai cara yang baik. Namun, hal yang paling penting, menurutnya, yaitu optimis untuk membangun gedung tertinggi di ibukota Indonesia ini.

Sehingga, Muhammadiyah Tower akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Muhammadiyah terutama dalam kemajuan bidang ekonomi. Di Muhammadiyah Tower ini direncanakan menjadi pusat bisnis dan aktivitas lainnya.

Program lainnya adalah membuat holding company. Ini, kata Najih, akan menjadi induk dari perusahaan-perusahaan yang ada di Muhammadiyah. Holding company yang akan diberi nama Kaffah ini, nantinya berfungsi sebagai kendaraan untuk mengelola amal usaha Muhammadiyah.

“Holding company itu namaya harus ada nama kaffah,” tutur Najih menyoal nama yang akan diberikan untuk perusahaan induk tersebut.

Kalau Kaffah ini sudah dinilai cukup kuat dan baik oleh PP Muhammadiyah, maka MEK akan melakukan kordinasi, penggabungan dan sinergi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di lingkungan Muhammadiyah. Untuk saat ini, terangnya, amal usaha Muhammadiyah dipersilakan untuk mengelola amal usahanya sekreatif mungkin.

Program MEK selanjutnya adalah sosialisai tax amnesty yang akan dilakukan pada 18 Agustus nanti. Najih mengatakan, sosialisasi ini dilakukan agar setiap warga Muhammadiyah, saudagar Muhammadiyah, ortom dan lainnya dapat memanfaatkan tax amnesty ini untuk aset aset yang dimilliki.

“Aset-aset kita yang belum dilaporkan bisa dilakukan tax amnesty,” ujar Najih tentang pembebasan pajak atau tax amnesty ini bagi mereka yang diwajibkan membayar pajak. Tax amnesty dilakukan dengan mengungkapkan semua harta yang dimiliki secara terperinci baik itu berupa uang maupun barang.

Najih pun mengungkapkan program MEK lainnya, yaitu pembinan 1000 Usaha Kecil Menengah (UKM) yang akan bekerjsama dengan kementrian BUMN. Najih menilai, UKM merupakan salah satu sektor strategis dalam meningkatkan perekonomian negara. Karena itu, Najih berharap, adanya sinergi dari anggota Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) untuk menjalankan program ini.

JSM ini merupakan program informal MEK yang menghimpun pengusaha-pengusaha baik pengusaha Muhammadiyah maupun diluar Muhammadiyah dengan gerakan berbasis Muhammadiyah. “Jadi kita bebas, yang penting usaha bisnis berjalan bagus,” kata Najih tentang jenis bisnis usaha yang akan menjadi binaan MEK.  [muhammadiyah] 

Related Posts
Ketua Umum MUI Pusat KH Makruf Amin menyampaikan pidato sambutan pada Tasyakur Milad MUI ke-41 di Jakarta, Kamis malam (04/08)
Dalam usianya yang ke-41 Majelis Ulama Indonesia telah banyak melakukan program dan kegiatan yang bersifat perkhidmatan kepada umat Islam dan kemitraan dengan pemerintah atau lembaga terkait lainnya. Dua contoh di ...
READ MORE
Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan Perempuan Indonesia
YOGYAKARTA – Usia Indonesia pada 17 Agustus tahun ini telah mencapai 71 tahun. Di era Indonesia yang sekarang ini masih banyak pekerjaan rumah yang perlu di garap matang agar terciptanya ...
READ MORE
Muhammadiyah Miliki Tanggungjawab dalam Mensosialisasikan Persatuan Kalender Internasional
YOGYAKARTA — Berbekal sumber daya intelektual, Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih mempunyai tugas untuk mengemban amanah dalam mensosialisasikan penyatuan kalender internasional dan melakukan pembaharuan pemikiran Islam melalui epistimologi yang dimilikinya. Sosialisasi kedua topik ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor Apresiasi Orasi Ilmiah Prof Abdul Mu’ti
media-alfurqan.com - Meski di tengah masa pandemi Covid-19, upaya pendidikan tinggi untuk meningkatkan jumlah guru besar terus dilakukan, salah satunya Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah menggelar ...
READ MORE
Pelantikan Kepala SD Muhammadiyah Kota Bogor Periode 2021-2025
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor melantik kepala SD Muhammadiyah Kota Bogor, Rabu (27/10/2021). Acara ini di ruang pertemuan SD Muhammadiyah Kota Bogor. Kepala sekolah SD Muhammadiyah Kota Bogor yang lama ...
READ MORE
Tuding Din Syamsuddin Radikal, Pemuda Muhammadiyah Ancam Laporkan GA ITB ke Polisi
Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB (GAR ITB) akan dilaporkan ke polisi atas tudingan radikal kepada mantan Ketua Umum Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin. "Kami akan memberikan kesempatan kepada GAR ITB minta maaf ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor Sesalkan Pernyataan Menag Terkait Radikalisme
Menteri Agama Fachrul Razi harusnya tidak boleh menyasar radikalisme hanya agama Islam tetapi agama lain juga berpotensi melakukan kekerasan. “Harusnya bukan hanya masjid pernyataan Pak Menteri Agama terkait ancaman radikalisme. Semua ...
READ MORE
Sebut Tuhan Bukan Orang Arab, Rektor UMJ: KSAD Dudung tak Paham Soal Keislaman
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman tidak memahami persoalan Keislaman dengan menyebut Tuhan bukan orang Arab. Demikian dikatakan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Ma'mun Murod Al Barbasy dalam pernyataan ...
READ MORE
Muhammadiyah dan NU Kolaborasi dalam Filantropi
JAKARTA – Lembaga Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) menargetkan 100 ribu pequrban pada perayaan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1437 H. Dan penerima qurban pun ditargetkan sebanyak 3 juta orang. Direktur ...
READ MORE
Din Syamsuddin Dituding Radikal, Ustadz Zaenal: Kebencian Terhadap Tokoh Umat
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin yang dituding radikal oleh Gerakan Antiradikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) dan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menunjukkan kebencian terhadap ...
READ MORE
MUI, Pelopor Ekonomi Syariah dan Gerakan Halal
Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan
Muhammadiyah Miliki Tanggungjawab dalam Mensosialisasikan Persatuan Kalender Internasional
Muhammadiyah Kota Bogor Apresiasi Orasi Ilmiah Prof Abdul
Pelantikan Kepala SD Muhammadiyah Kota Bogor Periode 2021-2025
Tuding Din Syamsuddin Radikal, Pemuda Muhammadiyah Ancam Laporkan
Muhammadiyah Kota Bogor Sesalkan Pernyataan Menag Terkait Radikalisme
Sebut Tuhan Bukan Orang Arab, Rektor UMJ: KSAD
Muhammadiyah dan NU Kolaborasi dalam Filantropi
Din Syamsuddin Dituding Radikal, Ustadz Zaenal: Kebencian Terhadap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *