Mohamad Gofar dan Naufal Ramadian Optimis Majukan Muhammadiyah Kabupaten Bogor

gofar-bogor-kabBOGOR — Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor telah menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) di Aula Dakwah Muhammadiyah, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Sabtu 3 September 2016. Dalam Musypimda ini, dilaksanakan sosialisasi Surat Keputusan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat tentang Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor.

PWM Jawa Barat awalnya telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 59/KEP/II.0/D/2016 yang menetapkan Ahmad Yani sebagai Ketua PDM Kabupaten Bogor. Hal ini berbeda dengan hasil sidang formatur yang mengajukan Naufal Ramadian sebagai Ketua PDM Kabupaten Bogor periode 2015-2020 pada Musyawarah Daerah yang dilaksanakan pada 2016.

Terkait ini, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tidak mengizinkan pengajuan tim formatur karena Naufal Ramadian telah menjabat Ketua PDM Kabupaten Bogor dua periode yakni periode 2005-2010 dan 2010-2015. Ihwal tersebut juga disesuaikan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Persyarikatan Muhammadiyah.

Kemudian, setelah PWM Jawa Barat menunjuk Ahmad Yani sebagai Ketua PDM Kabupaten Bogor, ternyata Ahmad Yani pun menyatakan tidak siap. Sebab, sejak awal Ahmad Yani memang menyatakan tidak siap dalam sidang formatur.

Akhirnya setelah berkonsultasi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan PWM Jawa Barat, turunlah Surat Keputusan Nomor 66/KEP/II.0/D/2016 yang menetapkan Mohamad Gofar menjadi Ketua PDM Kabupaten Bogor periode 2015-2020.

“Alhamdulillah semuanya bisa menerima dengan baik, termasuk Haji Naufal Ramadian telah memberi suri tauladan yang baik untuk kita semua, bahkan beliau atas permintaan teman-teman pimpinan yang lain bersedia menjadi Sekretaris PDM Kabupaten Bogor,” jelas Mohamad Gofar kepada Muhammadiyah.or.id, Kamis (8/9).

Lebih lanjut, Gofar memberitahukan, PDM Kabupaten Bogor juga mengajukan dua orang lagi untuk menjadi pimpinan PDM Kabupaten Bogor. Dua orang ini memang telah dipilih pada saat Musyawarah Daerah untuk melengkapi kepengurusan. Sehingga, katanya, pimpinan PDM Kabupaten berjumlah 15 orang.

Saat berkonsultasi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta, kepada Muhammadiyah.or.id, Naufal Ramadian pun mengatakan tim formatur terus mencari keputusan yang terbaik mengenai penetapan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor. Ia juga menyatakan, selalu bersedia dan mengikuti hasil yang ada.

“Kalau saya, mengikuti keinginan teman-teman formatur,” katanya.

Bahkan, kata dia, karena keterpilihannya dalam sidang formatur untuk diajukan kembali menjadi Ketua PDM Kabupaten Bogor, maka tim formatur tak henti meminta nasehat dan konsultasi dengan PWM Jawa Barat dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Alhasil, ia pun menerima keputusan yang baru yakni Mohamad Gofar ditetapkan sebagai Ketua PDM Kabupaten Bogor dan Naufal Ramadian ditetapkan menjadi Sekretaris PDM Kabupaten Bogor.

Naufal juga bertekad terus memajukan Muhammadiyah Kabupaten Bogor. Apalagi, menurut dia, masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan di kepemimpinan sebelumnya. Terutama, katanya, mengenai penguatan amal usaha dan pemanfaatan wakaf yang dimiliki Muhammadiyah Kabupaten Bogor.

Saat ini pun, Naufal tengah berfokus terlebih dahulu pada ibadah hajinya sekaligus menemani sang istri yang juga menunaikan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi.

Dalam Surat Keputusan Nomor 66/KEP/II.0/D/2016 tercatat nama-nama sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor yaitu, Mohamad Gofar, Ahmad Yani, Naufal Ramadian, E Murdika, Asep Syarifuddin, Didin Mahyudin, Budi Rasia, Cece Taufik Hidayat, Duduh Nurzaman, Syarif Hidayatulloh, Muhdam Kamaludin, Yusfitriadi, Sudirman. Dua nama yang ditambah yaitu Maulana Yusuf dan Erni Fibriani.

Tantangan Muhammadiyah di Kota Hujan

Tantangan Muhammadiyah ke depan akan semakin kompleks. Muhammadiyah, kini, memang telah memiliki amal usahanya yang semakin banyak, namun hal itu tidak berimbang dengan pengamalan nilai-nilai Kemuhammadiyahan di lingkungan amal usaha ataupun pimpinan.

Demikian diungkapkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor, Mohamad Gofar kepada Muhammadiyah.or.id saat ditanyai tentang target kepemimpinannya di periode 2015-2020. Menurut Gofar, tantangan kompleks itu dapat ditandai dengan banyaknya masalah yang timbul di internal maupun eksternal.

Dulu, kata dia, nilai-nilai tersebut menjadi acuan Kyai Ahmad Dahlan ketika mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah. Maka, warga Muhammadiyah terkhusus pimpinan, Gofar mengatakan, harus kembali ke jatidirinya yaitu ikhlas.

“Itulah modal Kyai Dahlan dan penerusnya dulu hingga Muhammadiyah bisa sampai eksis sampai dengan saat ini,” ujar Gofar.

Karena itu, Gofar menyarankan, ke depan, masalah legalitas baik organisasi maupun amal usahanya harus menjadi prioritas utama pekerjaan pimpinan. Tentu saja, ia menambahkan, pembinaan cabang dan ranting yang ada di Indonesia ini tetap dilakukan dan berkesinambungan, tak terkecuali di Kabupaten Bogor.

Muhammadiyah sebagai mitra pemerintah juga, menurut dia, perlu ditempatkan dengan sebenar-benarnya melalui kontribusi aktif demi kemaslahatan umat.

PDM Kabupaten Bogor pun telah memiliki rencana kerja yang ditetapkan. Soal rencana kerja ini, katanya, majelis dan lembaga yang ada di PDM Kabupaten Bogor telah menyiapkannya dengan berbagai agenda yang segera dilaksanakan.

PDM Kabupaten Bogor saat ini terus menggenjot pendirian amal usahanya. Bahkan, di periode 2015-2020, diketahui, PDM Kabupaten Bogor berencana mendirikan rumah sakit Muhammadiyah yang akan ditempatkan di Kecamatan Parung Panjang.

Selain itu, di lingkungan PDM Kabupaten Bogor telah berdiri STKIP Muhammadiyah Bogor yang berlokasi di Kecamatan Leuwiliang. Begitu juga sekolah kader Madrasah Muallimien Muhammadiyah Leuwiliang dan puluhan amal usaha lainnya. [muhammadiyah] 

Related Posts
Validkan Data dan Amankan Aset Muhammadiyah, PDM Kota Bogor Gelar Diklat SIMAM
media alfurqan  –  Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor melalui Majelis Wakaf dan Kehartabendaan (MWK) dibantu LPPK (Lembaga Pembina dan Pengawas Keuangan) dan MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) menggelar Diklat ...
READ MORE
SMA Muhammadiyah Kota Bogor Relokasi Ke Merdeka
Gedung Baru SMA Muhammadiyah Kota Bogor di Jl. Merdeka No. 118foto : NurmawajiRapat Majelis Dikdasmen PDM Kota Bogor dan pihak SMA Muhammadiyah Kota Bogor, pada tanggal 05 Juli 2020 telah ...
READ MORE
Ketua Umum MUI Pusat KH Makruf Amin menyampaikan pidato sambutan pada Tasyakur Milad MUI ke-41 di Jakarta, Kamis malam (04/08)
Dalam usianya yang ke-41 Majelis Ulama Indonesia telah banyak melakukan program dan kegiatan yang bersifat perkhidmatan kepada umat Islam dan kemitraan dengan pemerintah atau lembaga terkait lainnya. Dua contoh di ...
READ MORE
Foto : Para Tenaga Kesehatan dan Relawan MDMC Palangkaraya, Kalimantan Tengah terus bergerak untuk kemanusiaan (doc.Mdmc)
MPI PDM Kota Bogor — Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah dalam siaran pers yang disampaikan oleh ketuanya, Agus Samsudin (26/8/2020 ) Yogyakarta, menyampaikan bahwa sampai saat ini ada ...
READ MORE
Punya Jabatan Mentereng, Kader Muhammadiyah Immawan Wahyudi Tetap Sederhana
media-alfurqan.com Merdeka no. 118 -  Perawakannya tubuhnya sedang. Bicaranya runtut dan diselingi humor. Itulah Immawan Wahyudi. Kader Muhammadiyah yang menjabat Wakil Bupati Gunungkidul. Jabatan yang diemban tidak membuat Immawan Wahyudi bermewah-mewahan ...
READ MORE
DKM Masjid Al Furqan Kota Bogor Bagikan Makanan setelah Shalat Jumat
Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Furqan Muhammadiyah Kota Bogor membagikan makanan setelah Shalat Jumat "Pembagian makanan dilakukan setelah Shalat Jumat dalam bentuk bento atau boks yang bisa dinikmati di tempat ...
READ MORE
Penanganan Terorisme Perlu Libatkan Pendekatan non-Hukum
Berbicara dalam forum Seminar Nasional Kajian Hukum Terhadap Revisi UU No 15 Tahun 20013 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, di Hall Asri Medical Center Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (AMC UMY), Sabtu (6/8), ...
READ MORE
Jangan Dipahami Tekstual ‘Hidup-Hidupilah Muhammadiyah dan Jangan Mencari Hidup di Muhammadiyah’
media-alfurqan.com - Ajaran KH Ahmad Dahlan 'Hidup-Hidupilah Muhammadiyah dan Jangan Mencari Hidup di  Muhamamdiyah' jangan dipahami secara tekstual sehingga tidak menghargai secara profesional karyawan, guru, dosen, dokter maupun profesi lainnya ...
READ MORE
MUI Pusat Adakan Halaqah Wathaniyyah untuk Pimpinan Ponpes Seluruh Banten
Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama (KAUB) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengadakan halaqah wathaniyyah bertajuk 'Sosialisasi Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Konteks Moderasi Beragama' untuk pimpinan pondok pesantren (ponpes) seluruh ...
READ MORE
SERTIJAB KEPALA SEKOLAH SMK MUHAMMADIYAH KOTA BOGOR
Kota Bogor,  – Serah terima kepala sekolah SMK Muhammadiyah Kota Bogor  periode 2021 – 2024 dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Bogor  pada Sabtu (16/01/2021) yang dipimpin langsung Wakil PDM ...
READ MORE
Validkan Data dan Amankan Aset Muhammadiyah, PDM Kota
SMA Muhammadiyah Kota Bogor Relokasi Ke Merdeka
MUI, Pelopor Ekonomi Syariah dan Gerakan Halal
MCCC Muhammadiyah Minta Pemerintah Perhatikan Nakes
Punya Jabatan Mentereng, Kader Muhammadiyah Immawan Wahyudi Tetap
DKM Masjid Al Furqan Kota Bogor Bagikan Makanan
Penanganan Terorisme Perlu Libatkan Pendekatan non-Hukum
Jangan Dipahami Tekstual ‘Hidup-Hidupilah Muhammadiyah dan Jangan Mencari
MUI Pusat Adakan Halaqah Wathaniyyah untuk Pimpinan Ponpes
SERTIJAB KEPALA SEKOLAH SMK MUHAMMADIYAH KOTA BOGOR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *