Muhammadiyah Kota Bogor Siapkan Tempat Pemakaman dan Pengurusan Jenazah

media-alfurqan.com Merdeka No. 118  – Tempat pemakaman maupun pengurusan jenazah menjadi persoalan di Kota Bogor, Jawa Barat. Ada beberapa pihak ahli waris merasa terkendala biaya dalam pemakaman jenazah.

Dalam mengatasi persoalan itu, Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota menyiapkan tempat pemakaman maupun pengurusan jenazah. Untuk merealisasikan gagasan itu telah diadakan rapat dengan melibatkan semua majelis di lingkungan PDM Kota Bogor mulai Pimpinan, Majelis Tarjih & Tajdid, Majelis Dikdasmen, Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan, Lazismu, DKM Al Furqan, Majelis Kader, dan MPI, Sabtu (29/8/2020).

Ketua PDM Kota Bogor Madropi mengakui tanah untuk pemakaman di kota Bogor sangat mahal. “Biaya untuk kuburan Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta. Kalau dengan tanah makam dan penguburan bisa Rp 7,5 juta – Rp10 juta,” ungkapnya.

Madropi mengatakan, tanah yang digunakan harus sesuai RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) kota Bogor. “Lahan buat makam di kota Bogor tidak bisa digunakan jika tidak sesuai RTRW,” paparnya.

Kata Madropi, PDM Kota Bogor sudah melakukan audiensi dengan UPTD Pemakaman terkait rencana pembelian lahan untuk pemakaman. “Pihak UPTD Pemakaman dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor juga sudah berkunjung ke kantor PDM,” jelasnya.

Ketua Majelis Tarjih dan Tabligh Maizar mengapresiasi rencana Muhamamdiyah Kota Bogor membeli lahan untuk pemakaman termasuk pengurusan jenazah. “Kita sudah ada infrastrukturnya, seperti kendaraan ambulance/mobil, klinik, Masjid, keranda, dan lain-lain, apalagi jika dikelola secara professional dan ditambah dengan pemakaman,” paparnya.

Ustad Maizar menceritakan, kalau dirinya sebelum ke sini sempat merenung…. semua orang berebut berbicara tentang kehidupan, ini kita membicarakan tentang kematian, ini bukan bicara biasa !

“Pertama berdasarkan hadits Nabi, Rasulullah bersabda, “Orang yang paling cerdas, paling cerdik dalam pandangan  Allah dan Rasul adalah orang yang bisa menahan hawa nafsu dan orang yang berfikir,  bersikap dan bertindak untuk mempersiapkan kehidupan setelah kematian.”

“Ini kita bukan hanya mempersiapkan kehidupan setelah kematian kita saja, tapi juga untuk orang banyak. Alhamdulillah dan sudah tepat PDM mengundang Majelis-Majelis karena ini memang butuh lintas majelis dan lembaga,” papar Maizar.

Maizar mengusulkan untuk merekrut kader Muhamamdiyah yang melaksanakan secara teknis pengurusan jenazah. “kita-kita yang stand-by siap setiap saat untuk mengurusi pengelolaan dan kebijakan-kebijakan. Jadi menurut saya harus direkrut orang-orang Muhammadiyah untuk teknis dan pelaksanaan yang siap setiap saat,” jelas Maizar.

Sedangkan Sekretaris PDM Kota Bogor Fauzi mengatakan, sebelum memiliki lahan pemakaman, dalam waktu dekat masalah pemakaman jenazah diurus Majelis Tarjih dan Tabligh dan didukung Lazismu.

“Jangka menengah dan panjang, kalau ada yang meninggal diurus oleh Tim Pemulasaran Jenazah dan Pengelolaan Tanah Makam atau lebih singkat Tim Pengurusan Jenazan dan Pengelolaan Makam  (nama tsb disepakati oleh peserta rapat \red). Tim ini nantinya mengurus jenazah dari mulai memandikan, mengkafani, mensholatkan sampai ke pemakaman secara syar’i sesuai HPT (Himpunan Putusan Tarjih) Muhammadiyah,” jelasnya.

Untuk membiayai pengurusan jenazah, Fauzi meminta warga Muhammadiyah Kota Bogor iuran Rp10.000 sampai Rp 25.000 perbulan melalui Lazismu.

“Uang ini khusus untuk pengurusan jenazah. Uang hasil iuran tersebut bukan hanya untuk mengurus jenazah warga Muhamamdiyah saja atau simpatisan tetapi untuk semua Muslim,” paparnya.

Terkait tempat pemakaman, Fauzi mengusulkan Muhammadiyah Kota Bogor kerja sama dengan Pemda. “Tanah pemakaman umum miik Pemda, tapi yang mengelola Muhammadiyah, tentu nanti kita buat kesepakatan MoU dengan Pemda. Sebab kalau beli lahan tanah makam sepertinya mahal,” pungkasnya. (\Achsin )

 

Artikel ini sudah tayang di website  http://bogor-kota.muhammadiyah.or.id/

dengan judul Muhammadiyah Bentuk Tim Pengurusan jenazah dan Pengelolaan Makam 

Related Posts
Pemuda Muhammadiyah : Perilaku Gay adalah Ancaman Nasional
Kejadian memilukan terhadap anak kembali terjadi di Indonesia. Beberapa hari lalu ditemukan puluhan anak menjadi korban prostitusi gay di Cipayung, Puncak, Bogor. Mereka diselamatkan Bareskrim Polri dan Komisi Perlindungan Anak ...
READ MORE
Ngaji Kebangsaan, Haedar: Anak Muda Harus Berkarya dan Melakukan Pencerahan
SUKOHARJO – Dalam Kunjungannya ke Kota Sukoharjo, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir selain meresmikan pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo, juga mengunjugi SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan Bersilaturahim dengan ...
READ MORE
KH Muhyiddin Junaidi Ingatkan Pentingnya Shalat Subuh Berjamaah di Masjid
Tafsir Al Quran Al Maraghi memberikan penjelasan pentingnya shalat subuh terutama dilaksanakan secara berjamaah di masjid. "Sesungguhnya shalat subuh disaksikan Allah SWT, Imam Al Maraghi memberikan tafsiran Al Quran dalam hal ...
READ MORE
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
JAKARTA -- Peran umat Islam dalam tegaknya Negara Republik Indonesia ini dinilai tidaklah sedikit. Tak terkecuali peran dari tokoh-tokoh muslim seperti kiyai, ulama maupun intelektual muslim. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) ...
READ MORE
Ini Isu Strategis yang Akan Dibahas di Muktamar NA
JAKARTA -- Nasyiatul Aisyiyah (NA) sebagai organisasi perempuan muda Muhammadiyah terus memainkan perannya dalam meningkatkan pembangunan bangsa. Hal ini tertuang dalam berbagai isu-isu stategis mengenai pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, dan ...
READ MORE
Indonesia Miliki 10 Kelebihan yang Tidak Dimiliki oleh Bangsa Lain
PALU – Generasi bangsa Indonesia harus berani mengatakan bahwa ‘Saya Indonesia’. Penegasan itu disampaikan Perwira Pelaksana TNI Angkatan Laut Pangkalan Palu, Letkol Laut (P) G. Sapto Sambodo, saat menjadi pembicara utama ...
READ MORE
Direktur NU Care-Lazisnu Ingin Muhammadiyah dan NU Sering Bersinergi
JAKARTA – Direktur NU Care-Lazisnu, Syamsul Huda mengatakan, kolaborasi program qurban yang dilaksanakan oleh Lazismu dan Lazisnu merupakan peristiwa yang langka. Sebab, kata dia, langkah ini akan mendorong Muhammadiyah dan ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor: Teroris Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber
media-alfurqan.com - Muhammadiyah Kota Bogor: Teroris Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Teroris pelaku penusukan terhadap ulama asal Madinah, Arab Saudi yang sudah lama tinggal di Indonesia Syekh Ali Jaber. "Kalau lihat pelaku ...
READ MORE
LAZISMU KOTA BOGOR RUTINKAN BERBAGI
Jum'at, 19 Mei 2017 Lazismu Kota Bogor kembali berbagi kepada masyarakat yang dirasa kurang mampu. Kegiatan berbagi dalam bentuk makan dan minuman ini sudah dimulai sejak Jum'at, 5 Mei lalu. ...
READ MORE
Pengamat: Ada Upaya Menstigma Radikal Muhammadiyah
BuzzerRp menyerang tokoh Muhammadiyah seperti yang dialami mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin dengan tudingan radikal.   "Setelah FPI, BuzzerRp menyerang tokoh Muhammadiyah seperti Din Syamsuddin dengan tudingan radikal," kata ...
READ MORE
Pemuda Muhammadiyah : Perilaku Gay adalah Ancaman Nasional
Ngaji Kebangsaan, Haedar: Anak Muda Harus Berkarya dan
KH Muhyiddin Junaidi Ingatkan Pentingnya Shalat Subuh Berjamaah
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
Ini Isu Strategis yang Akan Dibahas di Muktamar
Indonesia Miliki 10 Kelebihan yang Tidak Dimiliki oleh
Direktur NU Care-Lazisnu Ingin Muhammadiyah dan NU Sering
Muhammadiyah Kota Bogor: Teroris Pelaku Penusukan Syekh Ali
LAZISMU KOTA BOGOR RUTINKAN BERBAGI
Pengamat: Ada Upaya Menstigma Radikal Muhammadiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *