PP Muhammadiyah dan PBNU Gelar Deklarasi Pengurangan Sampah Kantong Plastik

JAKARTA, Suara Muhammadiyah-Dalam rangka  Hari Lingkungan Hidup se-Dunia. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan Deklarasi Pengurangan Sampah Kantong Plastik di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Gedung Manggala Wanabakti, Tanah Abang, Jakarta Pusat (6/5).

Disampaikan oleh Hening Parlan Koordinator Lingkungan, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLH PB) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah yang turut berperan dalam kegiatan ini, deklarasi pengurangan sampah kantong plastik ini merupakan wujud kesadaran bersama terkait permasalahan sampah terutama sampah plastik. “Sampah kantong plastik merupakan jumlah terbesar dari jenis sampah plastik yang ada di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah yang juga menimbulkan masalah yang sangat serius karena tidak bisa terurai sampai ratusan tahun dan juga mengakibatkan adanya pencemaran mikroplastik di perairan,” paparnya. Dengan kondisi tersebut maka PP Muhammadiyah dan PBNU merasa sampah kantong plastik perlu segera di kurangi dengan gerakan masyarakat yang masif.

Pada acara yang dihadiri oleh jajaran Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, PP LPBI NU, Lembaga Lingkungan Hidup dan Bencana PP ‘Aisyiyah, PP LP Ma’arif NU, PP MDMC, PP IPPNU, PP Nasyiatul  ‘Aisyiyah, PP IPNU serta para pengurus wilayah yang juga disaksikan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini dideklarasikan tiga poin penting yakni: 1. Melakukan gerakan pengurangan sampah kantong plastik sebagai budaya Islami dengan menerapkan gerakan ini dalam berbagai kegiatan mulai dari anak – anak sampai dengan orang dewasa, 2. Melakukan Gerakan Penggunaan Tas Belanja Guna Ulang untuk mengganti kantong plastik sekali pakai yang dilakukan secara bertahap terhadap seluruh warga Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama di seluruh wilayah Indonesia, dan 3.         Melakukan gerakan pengurangan sampah kantong plastik dengan dengan kebijakan internal organisasi baik melalui surat edaran dan langkah kebijakan yang di tindak lanjuti dengan sosialisasi bersama KLHK.

Dalam sambutan yang diberikan oleh Nurni Akma selaku Ketua LL PB ‘Aisyiyah, Lingkungan menjadi perhatian dalam berbagai Mejelis dan lembaga di Aisyiyah yang di lekatkan dengan berbagai program di Kesehatan. “Muktamar ‘Aisyiah ke 47 di Makasar juga telah menetapkan lahirnya Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana. Saat ini lembaga ini telah ada di 26 Provinsi dan 94% aktif,” terang Nurni.

PP’Aisyiyah juga berperan dalam kerja sama yang terjalin antara PP Muhammadiyah dan KLHK pada bulan April 2018 yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman tentang Implementasi Perhutanan Sosial (PS) dan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), Serta Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Dan Kehutanan. Dalam kerjasama tersebut ‘Aisyiyah turut mengembangkan program SITI (Sadarkan perempuan, dengan Inovasi lahan, yang Tepat guna untuk meningkatkan Income) di beberapa daerah.

Terkait dengan sampah kantong plastik, Nurni menyampaikan bahwa ini menjadi satu program penting yang dilekatkan dengan program kembali ke alam dan akan di teruskan dengan berbagai kegiatan untuk menjadi budaya Islami. ” Diantaranya adalah akan dilaksanakan  TOT bulan  Juli 2018, Gerakan Green Idul Fitri dengan memberikan surat edaran kepada  pimpinan wilayah dan daerah ‘Aisyiyah,” terangnya. Green Idul Fitri menurut Nurni di rancang dengan basis keluarga, dimana setiap keluarga akan melakukan gerakan pengurangan sampah plastik, tidak menggunakan sedotan plastik, membawa botol dan tempat makan non plastik dan banyak lagi. (SuaraMuhammadiyah.id) 

Related Posts
Muhammadiyah dan NU Kolaborasi dalam Filantropi
JAKARTA – Lembaga Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) menargetkan 100 ribu pequrban pada perayaan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1437 H. Dan penerima qurban pun ditargetkan sebanyak 3 juta orang. Direktur ...
READ MORE
Hilangkan Sidang Isbat & Perlunya Penyeragaman Kalender Islam Internasional
Sidang isbat untuk menentukan awal bulan khususnya Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah perlu dihilangkan dan diganti dengan penyeragaman kalender Islam internasional. "Sidang isbat kurang bermakna kalau sudah diketahui jauh-jauh hari sebelumnya. Sidang ...
READ MORE
Guru Muhammadiyah Kota Bogor Diajak Gabung ke KPM
Klinik Pendidikan MIPA (KPM) mengadakan silaturahmi dengan guru Muhammadiyah Kota Bogor, Jumat (7/8/2020). Pertemuan berlangsung di PDM Kota Bogor, Jalan Merdeka.Pendiri KPM Ridwan Hasan Saputra mengajak para guru Muhammadiyah Kota ...
READ MORE
Muhammadiyah Miliki Tanggungjawab dalam Mensosialisasikan Persatuan Kalender Internasional
YOGYAKARTA — Berbekal sumber daya intelektual, Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih mempunyai tugas untuk mengemban amanah dalam mensosialisasikan penyatuan kalender internasional dan melakukan pembaharuan pemikiran Islam melalui epistimologi yang dimilikinya. Sosialisasi kedua topik ...
READ MORE
Foto: Dok. PC IMM Bogor Raya
Kader Muhammadiyah kota Bogor bisa melanjutkan pendidikan di Rusia mulai dari jenjang strata satu sampai tingkat doktor. "Kalau ada kader Muhammadiyah kota Bogor mau belajar di Rusia saya siap membantu," kata ...
READ MORE
Refleksi Milad RI Ke-75 Tahun Indonesia Merdeka: Aku Cinta Indonesia
                Drs. Madropi, M. Pd  (Ketua PDM Kota Bogor) Media-Alfurqan.com - Indonesia adalah negara yang berada di Jamrud katulistiwa, keberadaannya dihimpit oleh dua benua Asia dan Australia, lautnya luas membentang dengan ribuan ...
READ MORE
Prof Didin Ingatkan Pentingnya Persatuan Umat & Kejayaan Islam
Persatuan umat sangat penting untuk menuju kejayaan Islam. Untuk mewujudkan keduanya perlu kerja keras, ilmu pengetahuan dan melibatkan jamaah secara sinergis. "Persatuan Umat itu mahal sekali, perbedaan itu boleh tetapi tidak ...
READ MORE
Haedar Nashir: Muhammadiyah Harus Melampaui Dunia Digital
Pengajian Ramadhan PP Muhammadiyah dibuka secara resmi oleh ketua umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, pada Kamis, 9 Ramadhan 1439 H/24 Mei 2018 M. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari seluruh ...
READ MORE
Ngaji Kebangsaan, Haedar: Anak Muda Harus Berkarya dan Melakukan Pencerahan
SUKOHARJO – Dalam Kunjungannya ke Kota Sukoharjo, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir selain meresmikan pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo, juga mengunjugi SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan Bersilaturahim dengan ...
READ MORE
KH Muhyiddin Junaidi Ingatkan Pentingnya Shalat Subuh Berjamaah di Masjid
Tafsir Al Quran Al Maraghi memberikan penjelasan pentingnya shalat subuh terutama dilaksanakan secara berjamaah di masjid. "Sesungguhnya shalat subuh disaksikan Allah SWT, Imam Al Maraghi memberikan tafsiran Al Quran dalam hal ...
READ MORE
Muhammadiyah dan NU Kolaborasi dalam Filantropi
Hilangkan Sidang Isbat & Perlunya Penyeragaman Kalender Islam
Guru Muhammadiyah Kota Bogor Diajak Gabung ke KPM
Muhammadiyah Miliki Tanggungjawab dalam Mensosialisasikan Persatuan Kalender Internasional
Kusen PhD Siap Bantu Kader Muhammadiyah Kota Bogor
Refleksi Milad RI Ke-75 Tahun Indonesia Merdeka: Aku
Prof Didin Ingatkan Pentingnya Persatuan Umat & Kejayaan
Haedar Nashir: Muhammadiyah Harus Melampaui Dunia Digital
Ngaji Kebangsaan, Haedar: Anak Muda Harus Berkarya dan
KH Muhyiddin Junaidi Ingatkan Pentingnya Shalat Subuh Berjamaah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *