Tahun Baru Hijriah Momentum Melakukan Perubahan

Bagi Seorang Muslim pergantian tahun baru hijriyah dari 1441 ke tahun 1442 H bukan hanya sekedar dimaknai sebagai perubahan dimensi waktu, dari masa lalu ke masa kini menuju masa depan. Namun lebih dari itu Hijriyah adalah momentum untuk melakukan perubahan.

 

Demikian dikatakan Ketua Majelis Tarjih dan Tabligh Muhammadiyah Kota Bogor Ustadz Maizar Madsury Lc, M.Pd dalam pengajian Ahad pagi (23/8/2020).

 

Ustadz Maizar mengatakan, tahun 1441 H yang baru saja berlalu menjadi catatan sejarah bagi kehidupan umat sebagai makhluk Allah dalam tataran individu dan sosial. Jika masih banyak kekurangan dan kelemahan yang ada pada diri umat harus beristighfar memohon ampunan kepada Allah SWT.

“Untuk awal tahun ini mari kita awali dengan bismillah karena kita yakin bahwa dengan mengharap pertolongan dari Allah setiap permasalahan yang kita hadapi termasuk pandemi Covid-19 ini segera bisa diatasi,” ungkapnya.

Dalam Al Qur’an, Iman, hijrah dan jihad dijalan Allah merupakan rangkaian dari identitas dan soliditas amal shaleh dalam kehidupan, oleh karenanya mereka menempati kedudukan yang sangat mulia di sisi Allah SWT.

 

Ustadz Maizar mengatakan, Hijrah dalam dimensi maknawiyah adalah perwujudan dari tekad dan niat yang kuat untuk memperbaiki kualitas diri dihadapan Allah SWT, meninggalkan semua yang dianggap tidak sesuai dengan nilai nilai yang luhur dalam ajaran islam. “Seperti mengubah kesyirikan menuju tauhid, kekufuran menjadi keimanan, keburukan menjadi kebaikan. Inilah makna hijrah yang sesungguhnya dalam kontek perbaikan dan perubahan,” jelasnya.

 

Hijrah, kata Ustadz Maizar mengubah cara pandang Umat Islam terhadap materi keduniaan seperti dalam kasus pandemi Covid 19. Setelah bersabar tentunya ikhtiar dan selanjutnya menerima kebenaran ilmu pengetahuan untuk mencari solusi kemanusiaan.

“Maka idealnya pada awal pandemi yang dikumpulkan oleh pemerintah adalah para ahli ilmu tentang penyakit virus dan para ahli epidemiologi yang memiliki otoritas keilmuan untuk menghindari penularan Covid 19, bukannya mengumpulkan para artis atau membayar para buzzer, yang justru menambah beban negara,” pungkasnya. ( Achsin

Related Posts
Puluhan SD di Kabupaten Bogor tanpa Guru Agama
BOGOR – Puluhan sekolah dasar yang ada di Kecamatan Rumpin, ternyata tidak memiliki guru khusus di bidang agama. Padahal pendidikan agama sangat diperlukan sejak siswa duduk di bangku sekolah. Tidak adanya ...
READ MORE
Kemegahan Design Arena Edutorium yang Futuristik, Siap Sukseskan Perhelatan Muktamar ke-48
Peninjauan pembangunan edutorium yang berada di Karangasem, Kecamatan Laweyan, di Pusat kota Surakarta (13/01), tampilan Gedung Edutorium UMS sangat yang futuristik memang luarbiasa, gedung pertemuan ini memiliki kapasitas daya tampung ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor: Sertifikasi Dai Munculkan ‘Kegaduhan’
media-alfurqan.com - Serifikasi dai atau mubaligh yang disampaikan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi memunculkan 'kegaduhan' di tengah Umat Islam. "Pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi terkait sertifikasi dai membuat 'kegaduhan' di tengah-tengah ...
READ MORE
LAZISMU KOTA BOGOR RUTINKAN BERBAGI
Jum'at, 19 Mei 2017 Lazismu Kota Bogor kembali berbagi kepada masyarakat yang dirasa kurang mampu. Kegiatan berbagi dalam bentuk makan dan minuman ini sudah dimulai sejak Jum'at, 5 Mei lalu. ...
READ MORE
Buka Saum Bersama PD Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor
Kamis, 15 Juni 2017 - PD Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor gelar acara buka saum bersama. Semula acara akan diadakan di gedung dakwah PDM Kota Bogor, namun acara dipindahkan ke Panti ...
READ MORE
Luncurkan IDF, MUI Kumpulkan Infak Satu Miliar
Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat gebrakan baru. Meluncurkan sebuah lembaga yang akan menghimpun dan mendistribusikan dana umat Islam seperti zakat, infak dan shadaqah bernama Islamic Development Fund (IDF) bertepatan dengan ...
READ MORE
Al Qur’an Berikan Koridor yang Tepat Bagi Perkembangan Ilmu Sains
BANTUL - Al Qur’an menuntun kita untuk mengksplor alam semesta ini. Di dalam Al Qur’an terdapat Ayat-ayat Qauniyah yang menjelaskan fenomena alam semesta. Setidaknya ada 750 ayat yang secara tegas menguraikan hal-hal ...
READ MORE
Prof Didin Ingatkan Pentingnya Persatuan Umat & Kejayaan Islam
Persatuan umat sangat penting untuk menuju kejayaan Islam. Untuk mewujudkan keduanya perlu kerja keras, ilmu pengetahuan dan melibatkan jamaah secara sinergis. "Persatuan Umat itu mahal sekali, perbedaan itu boleh tetapi tidak ...
READ MORE
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor Resmikan Koperasi Syariah
Bogor- Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)  Kota Bogor menggelar Pertemuaan dengan Perwakilan Dinas Koprasi dan UMKM  Kota Bogor di Komplek Islamic Center Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jalan Merdeka 118. Kota Bogor "Sebagai wujud ...
READ MORE
Guru Muhammadiyah Kota Bogor Diajak Gabung ke KPM
Klinik Pendidikan MIPA (KPM) mengadakan silaturahmi dengan guru Muhammadiyah Kota Bogor, Jumat (7/8/2020). Pertemuan berlangsung di PDM Kota Bogor, Jalan Merdeka.Pendiri KPM Ridwan Hasan Saputra mengajak para guru Muhammadiyah Kota ...
READ MORE
Puluhan SD di Kabupaten Bogor tanpa Guru Agama
Kemegahan Design Arena Edutorium yang Futuristik, Siap Sukseskan
Muhammadiyah Kota Bogor: Sertifikasi Dai Munculkan ‘Kegaduhan’
LAZISMU KOTA BOGOR RUTINKAN BERBAGI
Buka Saum Bersama PD Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor
Luncurkan IDF, MUI Kumpulkan Infak Satu Miliar
Al Qur’an Berikan Koridor yang Tepat Bagi Perkembangan
Prof Didin Ingatkan Pentingnya Persatuan Umat & Kejayaan
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor Resmikan Koperasi
Guru Muhammadiyah Kota Bogor Diajak Gabung ke KPM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *