Doa’nya Orang Berpuasa Adalah Mustajab

oleh : Drs. Madropi, M. Pd / Ketua PDM Kota Bogor

Secara bahasa, kata “Doa’ ” itu bermakna seruan, jadi berdoa itu artinya menyeru, mengucap, memanggil. Sedangkan secara istilah “Doa’ ” adalah suatu permohonan atau permintaan dan ucapan kepada Allah SWT sebagai penguasa alam semesta beserta isinya, seperti meminta ampunan, pertolongan dari hal-hal yang ditakutkan, keselamatan hidup, ucapan rasa bersyukur, minta diberikan rizki yang halal dan ketetapan Iman dan Islam, bahkan tidak sedikit para nabi dan Rasul ketika sudah tidak berdaya menghadapi musuh, mereka berdoa’ memohon perlindungan kepada Allah SWT, lalu Allah mengabulkan permuhonan dan menyelamatkannya.

Menurut Quraish Shihab “Doa’” ialah suatu permohonan hamba kepada Tuhan-Nya agar memperoleh anugerah pemeliharaan dan pertolongan, baik buat si pemohon maupun pihak lain yang harus lahir dari lubuk hati yang terdalam disertai dengan ketundukan dan pengagungan kepada-Nya”.

Pada bulan suci ramadhan umat Islam di perintahkan untuk  memperbanyak doa’ sebagaimana dalam firmanNya Q.S. al-Bakarah ayat 186 “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat; Aku mengabulkan permohonan orang yang mendo’a apabila ia berdo’a kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Ayat ini mengingatkan kepada kita semua untuk senantiasa berdoa’ kepada Allah SWT. Diturunkan Allah pada pertengahan perintah puasa ramadhan dan turunkannya al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia sekaligus pembeda antara yang hak dan yang bathil. Tentunya menjadi pertanyaan besar bagi kita, mengapa ayat ini di turunkan Allah SWT pada pertengahan puasa dan diturunkannya al-Quran sebagai pedoman hidup umat Islam ? Ada beberapa rangkaian peristiwa/kejadian yang mengingatkan kepada kita semua akan pentingnya berdoa’ kepada Allah SWT.

Pertama, diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, Ibnu Abi Hatim Ibnu Marduwaih, Abusyaikh dan lain-lainnya bahwa ayat ini turun berkenaan dengan datangnya seorang Arab Badui kepada Nabi SAW lalu bertanya: “Apakah Tuhan kita itu dekat, sehingga kami dapat munajat/memohon kepada-Nya, atau jauh, sehingga kami harus menyerunya?”. Nabi Saw terdiam, hingga turunlah ayat ini (Al-Baqarah ayat 186) sebagai jawaban terhadap pertanyaan itu.

Kedua, diriwayatkan oleh ‘Abdurrazzaq dari Hasan dan sumber-sumber lain bahwa ayat ini turun sebagai jawaban terhadap beberapa sahabat yang bertanya kepada Nabi Saw: “Diamanakah Tuhan kita?”.

Ketiga, diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir yang bersumber dari Ali: bahwa ayat ini turun berkenaan dengan sabda Rasulullah Saw: “Janganlah kalian berkecil hati dalam berdo’a, karena Allah telah berfirman “Ud’uni astajib lakum”.  Artinya: “Mintalah kepadaKu pasti Aku kabulkan”. (Al-Mukmin ayat 60). Berkatalah salah seorang diantara mereka. “Wahai Rasulullah! Apakah Tuhan mendengar do’a kita atau bagaimana?”. Sebagai jawabannya, turunlah ayat ini (Al-Baqarah ayat 186).

Keempat, Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ‘Atha bin Abi Rabah: bahwa setelah turun ayat “Waqala rabukum ud’uni astajib lakum”.  Artinya: “Dan Tuhan Mu berfirman, Mintalah kepadaKu pasti Aku kabulkan”. (Al-Mukmin ayat 60), para sahabat tidak mengetahui kapan waktu yang tepat untuk berdo’a. Maka turunlah ayat ini (Al-Baqarah ayat 186).

Kelima, Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari, ia menceritakan, ketika kami bersama Rasulullah dalam suatu peperangan, kami tidak mendaki tanjakan, menaiki bukit, dan menuruni lembah melainkan dengan mengumandangkan takbir. Kemudian beliau mendekati kami dan bersabda, “Wahai sekalian manusia, sayangilah diri kalian, sesungguhnya kalian tidak berdo’a kepada Dzat yang tuli dan jauh. Tetapi kalian berdo’a kepada Rabb yang Maha mendengar lagi Mahamelihat.

Keenam, Ibnu Abbas radhiyallahu a’nhuma-berkata: Orang-orang Yahudi berkata: “Bagaimana mungkin Allah taa’la akan mendengar doa’kami, sedang engkau berkeyakinan bahwa jarak antara kami dengan langit yaitu 500 tahun perjalanan dan demikian juga jarak antara satu langit dengan yang lainnya”? Setelah itu turunlah ayat ini. Al-Hasan berkata; Sebab turunnya ayat ini yaitu ketika beberapa orang bertanya kepada Rasulullah SAW. Apakah Tuhan kami dekat hingga kami dapat bermunajat(meminta dengan suara yang kecil) kepadanya atau Ia jauh hingga kami harus memanggilnya(berdoa’ dengan suara keras) maka turunlah ayat ini.  

Dari beberapa rangkaian pristiwa atau kejadian tersebut mengingatkan pada kita semua betapa pentingnya manusia munajat/berdoa’ kepada Allah SWT:

  1. Manusia itu adalah makhluk yang Dhaif atau lemah, orang yang tidak suka berdoa’dihadapan Allah adalah orang sombong. Semakin banyak kita berdoa’/meminta kepada Allah. Allah semakin senang pada hambanya. Berbeda dengan meminta kepada manusia semakin banyak kita memohon/meminta kepada Raja, Pemerintah/ Amir. Maka Raja, Pemerintah/ Amir semakin tidak suka/tidak senang.     
  2. Allah senantiasa mengabulkan doa’/permohonan hambanya selama manusia itu mengabulkan permohonan Allah dan beriman kepadanya. Manusia terkadang lalai, banyak berdoa’ memohon kepada Allah agar doa’/permohonannya di kabulkan, akan tetapi kita sendiri sebagai manusia tidak mau mengabulkan permohanan Allah dalam artian menjalankan segala perintahNya dan menjauhi dari segala yang dilaranganNya, juga kadang tidak yakin dengan kebenaran, kemahaagungan dan kemahabesaran Allah dalam mengatur alamsemesta beserta isinya. Ialu bagaimana Allah akan mengabulkan doa’/permohonan ?
  3. Bulan ramadhan adalah watu yang tepat dikabulkannya doa’seseorang apabila berdoa’ atau munajat. Diriwayatkan oleh Imam Abu Daud at-Thayalisi dalam musnadnya diterima dari  Abdullah bin Umar. Berkata: “ Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “ Lishaimi inda ifthari da’watun Mustajaabatun”. Artinya :Bagi orang yang berpuasa itu, seketika ia berbuka adalah doa’ yang mustajab;. Dan Hadits dalam Musnad Imam Ahmad, sunan Nasai,Termizi dan Ibnu Majah. Abu hurairoh RA. Bersabda Rasulullah SAW. Diantara doa’ dari tiga doa’yang di kabulkan dan diangkat oleh Allah keatas awan di hari kiamat akan dibukan pula baginya pintu langit , lalu Allah berfirman, demi kemulianKu, sesungguhnya Aku tolong engkau walau sebentar adalah doa’ orang berpuasa Ramadhan. Washaaimu hattaa Yufthira. Artinya: Orang yang berpuasa sampai Ia berbuka

Mudah-mudahan  kita semua termasuk orang-orang yang senatiasa berdoa’ /memohon pertolongan kepada Allah SWT dan mudah-mudahan doa’ yang senantiasa kita panjatkan dikabulkan Allah SWT. Amin ya Allah ya Robbal a’lamin. 

 
Related Posts
Fatwa Tarjih Tentang Berkurban Dengan Uang Utang
FATWA TENTANG BERKURBAN DENGAN UANG UTANG Pertanyaan Dari: Abdul Hakim, Madiun, Jawa Timur (disidangkan pada hari Jum’at, 25 Muharram 1435 H / 29 November 2013) Pertanyaan: Assalamu ‘alaikum w. w. Bolehkah berkurban dengan seekor kambing ...
READ MORE
KISAH DUA ORANG YAHUDI PENDUDUK MEKAH DARI KABILAH MAKHZUM BERBEDA PERSEPSI
KISAH DUA ORANG YAHUDI PENDUDUK MEKAH DARI KABILAH MAKHZUM BERBEDA PERSEPSI Oleh: Drs. Madropi. M. Pd Kisah dua orang Yahudi penduduk Mekah dari kabilah Makhzum, menurut Imam al-Qurtubi, mulanya dua bersaudara dan ...
READ MORE
DO’A ORANG BERPUASA DIIJABAH Allah SWT
Perintah berdo’a terdapat dalam al-Quran surat al-Baqoroh ayat 186, Artinya: “Dan apabila hambaKu bertanya kepada engkau tentang Aku, maka sesungguhnya aku adalah dekat. Aku perkenankan permohonan orang yang memohon, apa ...
READ MORE
Harapan Nabi Ibrahim As, Harapan Kita Semua
Khutbah Idul Adha 1439 H Lapangan Cilebut Kab. Bogor Harapan Nabi Ibrahim As, Harapan Kita Semua Oleh : Zahid Mubarok  (Dosen STIDKI Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Bogor)   اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ ...
READ MORE
QADLA (MEMBAYAR) PUASA RAMADHAN Pertanyaan Dari: Daru Hagni, alamat:daru_hagni@yahoo.com.sg (disidangkan pada hari Jum’at, 25 Syakban 1431 H / 6 Agustus 2010) Pertanyaan: Assalamu’alaikum Wr. Wb Kepada Pak Ustadz/Bu Ustadz yang terhormat, langsung saja pada pertanyaan. Ada ...
READ MORE
Tetap tegar dan gembira walau Ramadhan di tengah mewabahnya Virus Corona
AlexanderThe Great/Iskandar Zulkarnain yang namanya tergores dalam al-Quran  surat Kahfi ayat 83. “Merekaakan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: "Aku akan bacakan kepadamu ceritatantangnya".Salah satu ceritranya, dikisahkandalam tasawuf Buya Hamka seakan ...
READ MORE
JANGAN BUAT KECEWA ORANG TUA MURID GARA-GARA MATA PELAJARAN SEKOLAH BERKONTEN PORNOGRAFI DAN PORNOAKSI.
Oleh : Dr. Zahid Mubarok , M.E.I   ( Wakil Ketua PDM Kota Bogor )   Beberapa hari ini kita sebagai orang tua sangat di kejutkan dengan beredarnya konten dalam salah satu mata ...
READ MORE
Strategi Merger Perguruan Tinggi ala Muhammadiyah
Taufik Tirkaamiasa, S. Kom, M. Kom (MPI PDM Kota Bogor) Wow, universitas-universitas baru milik Persyarikatan Muhammadiyah semakin bertambah di tengah moratorium yang masih diberlakukan  dan pandemi Covid-19. Meski moratorium pendirian universitas yang ...
READ MORE
KAJIAN HADITS – Antara Amal Shalih dan Amal Toleh (1)
MU’AMMAL HAMIDY, LC Dalam hadits yang artinya : Imam Ahmad mengatakan: Abdurrazzaq menceritakan kepada kami katanya Ma’mar menceritakan kepada kami, dari  Zuhri, dari Ibnu Musayib, dari Abu Hurairah ra mengatakan yang ...
READ MORE
?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
Oleh:  Taufik Tirkaamiasa, S. Kom, M. Kom  Ketua MPI PDM Kota Bogor   Warga Persyarikatan Muhammadiyah baru saja kehilangan tokoh bangsa penggerak di bidang pendidikan khususnya Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), Prof. Abdul ...
READ MORE
Fatwa Tarjih Tentang Berkurban Dengan Uang Utang
KISAH DUA ORANG YAHUDI PENDUDUK MEKAH DARI KABILAH
DO’A ORANG BERPUASA DIIJABAH Allah SWT
Harapan Nabi Ibrahim As, Harapan Kita Semua
Qadla Puasa Ramadhan
Tetap tegar dan gembira walau Ramadhan di tengah
JANGAN BUAT KECEWA ORANG TUA MURID GARA-GARA MATA
Strategi Merger Perguruan Tinggi ala Muhammadiyah
KAJIAN HADITS – Antara Amal Shalih dan Amal
Malik Fadjar, Tokoh Penggerak Kampus Muhammadiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *