Ini Isu Strategis yang Akan Dibahas di Muktamar NA

muktamar_NAJAKARTA — Nasyiatul Aisyiyah (NA) sebagai organisasi perempuan muda Muhammadiyah terus memainkan perannya dalam meningkatkan pembangunan bangsa. Hal ini tertuang dalam berbagai isu-isu stategis mengenai pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, dan kebangsaan yang akan dibahas dalam Mukatamar NA di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada 26-28 Agustus mendatang.

“Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi perempuan muda Muhammadiyah dengan keanggotaan mulai dari level basis hingga nasional, memandang bahwa kemandirian bangsa dapat diejawantahkan melalui gerakan perempuan muda berkemajuan,” ujar Ketua Umum NA, Norma Sari.

Gerakan perempuan muda ini, kata Norma, merupakan ikhtiar NA untuk memperkuat posisi perempuan muda di Indonesia, terutama dalam menghadapi berbagai problematika yang terjadi di Indonesia. Karena, menurut Norma, perempuan masih berada pada posisi yang kurang strategis termasuk di dalamnya hambatan terhadap pemenuhan hak-hak perempuan.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua NA, Rita Pranawati bahwa NA mendorong perempuan muda berperan dalam kemajuan bangsa.

“Agar perempuan juga berguna bukan cuma untuk pemanis dapur, pemanis kasur, tapi juga dapat melampaui masanya,” ujar Rita kepada wartawan dalam Konferensi Pers Muktamar Nasyiatul Aisyiyah XIII dengan tema Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan untuk Kemandirian Bangsa, di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Senin (22/8).

Dalam konferensi pers itu, Rita memaparkan beberapa isu yang akan dibahas dalam Muktamar NA nanti di antaranya mengenai isu kemandirian ekonomi. ”Kita punya asosiasi pengusaha NA,” kata dia menyoal upaya NA dalam meningkatkan kemandirian ekonomi.

Ada juga, kata Rita, asosiasi badan amal usaha NA sebagai wadah untuk pengembangan usaha mikro para entrepreneur muda Muhammadiyah.

Selain isu ekonomi, NA pun mengangkat isu kekerasan pada perempuan dan anak. Isu yang sering menjadi perhatian publik akhir-akhir ini, nyatanya NA telah berupaya untuk membantu menangani kasus kekerasan tersebut di berbagai daerah.

Bahasan yang tak kalah pentingnya juga mengenai isu kesehatan. NA, telah meluncurkan program Pelayanan Kesehatan Remaja Milik Nasyiatul Aisyiyah, atau lebih akrab disebut Pashmina.

Menurut Rita, program Pashmina ini  diperlukan agar para remaja mendapatkan pelayanan kesehatan baik fisik maupun psikisnya. Karena, ujar Rita, tidak sedikit remaja memerlukan arahan yang serius terhadap permasalahan yang dihadapinya.

Isu tentang kesehatan lainnya juga mengenai kesehatan reproduksi, dan kesehatan anak. Termasuk isu rokok yang menjadi perbincangan hangat di media sekarang ini.

Muktamar NA XIII akan dibuka oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, kemudian diisi oleh Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, untuk menyampaikan materi kebangsaan, Menteri Kesehatan, Prof. Nila Djuwita. Dan Mentreri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Muhadjir Effendy.

Dalam Muktamar NA ini sekaligus sebagai sarana konsolidasi nasional kader NA yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia untuk menentukan langkah strategis bagi pergerakan NA untuk 5 tahun kedepan. Muktamar NA XIII ini juga akan diikuti oleh 1000 peserta dari ranting hingga pusat dan dimeriahkan oleh 2000 lebih penggembira dari seluruh Indonesia. [muhammadiyah] 

Related Posts
?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
Media-Alfurqan.com - Tanah waqaf seluas 5.076 m2  milik persyarikatan Muhammadiyah Kota Bogor akan dimanfaatkan untuk agroeduecopark berbasis ramah lingkungan yang berkemajuan. “Memang ini sesuatu yang hal yang baru buat Muhammadiyah umumnya ...
READ MORE
Ngaji Kebangsaan, Haedar: Anak Muda Harus Berkarya dan Melakukan Pencerahan
SUKOHARJO – Dalam Kunjungannya ke Kota Sukoharjo, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir selain meresmikan pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo, juga mengunjugi SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan Bersilaturahim dengan ...
READ MORE
Ta’awun untuk Negeri, Muhammadiyah Pulihkan Palu dan Lombok
SOLO – Milad ke-106 Muhammadiyah yang mengambil tema ‘Ta’awun untuk Negeri’ diejewantahkan ke berbagai program nyata. Pimpinan Pusat Muhammadiyah mencanangkan program prioritas untuk recovery dan rekonstruksi musibah gempa bumi Lombok dan ...
READ MORE
Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan Perempuan Indonesia
YOGYAKARTA – Usia Indonesia pada 17 Agustus tahun ini telah mencapai 71 tahun. Di era Indonesia yang sekarang ini masih banyak pekerjaan rumah yang perlu di garap matang agar terciptanya ...
READ MORE
Penanganan Terorisme Perlu Libatkan Pendekatan non-Hukum
Berbicara dalam forum Seminar Nasional Kajian Hukum Terhadap Revisi UU No 15 Tahun 20013 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, di Hall Asri Medical Center Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (AMC UMY), Sabtu (6/8), ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor: Sertifikasi Dai Munculkan ‘Kegaduhan’
media-alfurqan.com - Serifikasi dai atau mubaligh yang disampaikan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi memunculkan 'kegaduhan' di tengah Umat Islam. "Pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi terkait sertifikasi dai membuat 'kegaduhan' di tengah-tengah ...
READ MORE
Mohamad Gofar dan Naufal Ramadian Optimis Majukan Muhammadiyah Kabupaten Bogor
BOGOR -- Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor telah menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) di Aula Dakwah Muhammadiyah, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Sabtu 3 September 2016. Dalam Musypimda ini, dilaksanakan sosialisasi Surat ...
READ MORE
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
JAKARTA -- Peran umat Islam dalam tegaknya Negara Republik Indonesia ini dinilai tidaklah sedikit. Tak terkecuali peran dari tokoh-tokoh muslim seperti kiyai, ulama maupun intelektual muslim. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) ...
READ MORE
Muhammadiyah Ikut Mencerdaskan Ekonomi Bangsa
MALANG – Muhammadiyah harus ikut mencerdaskan ekonomi bangsa, itu seruan dari Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hal itu disampaikan pada Tabligh Akbar Pimpinan Daerah Kota ...
READ MORE
?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
Bagi Seorang Muslim pergantian tahun baru hijriyah dari 1441 ke tahun 1442 H bukan hanya sekedar dimaknai sebagai perubahan dimensi waktu, dari masa lalu ke masa kini menuju masa depan. ...
READ MORE
Tanah Waqaf Muhammadiyah Kota Bogor Dimanfaatkan untuk Agroeduecopark
Ngaji Kebangsaan, Haedar: Anak Muda Harus Berkarya dan
Ta’awun untuk Negeri, Muhammadiyah Pulihkan Palu dan Lombok
Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan
Penanganan Terorisme Perlu Libatkan Pendekatan non-Hukum
Muhammadiyah Kota Bogor: Sertifikasi Dai Munculkan ‘Kegaduhan’
Mohamad Gofar dan Naufal Ramadian Optimis Majukan Muhammadiyah
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
Muhammadiyah Ikut Mencerdaskan Ekonomi Bangsa
Tahun Baru Hijriah Momentum Melakukan Perubahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *