Mendikbud Pantau PBJJ di SMP Muhammadiyah Kota Bogor

Majelis Dikdasmen PDM Kota Bogor (30  Juli 2020)Untuk mengetahui pelaksanaan Proses Belajar Jarak Jauh (PBJJ), Menteri  Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memantau secara langsung di Bogor pada hari Kamis, 30 Juli 2020. Ada empat sekolah yang dikunjungi di Kota Bogor dan satu sekolah di Kabupaten Bogor. Empat sekolah itu adalah SD Polisi 1, SMP Muhammadiyah, SMP Al Ghozali dan SMA Regina Pacis, sedangkan satu sekolah SMK MA’arif Ciomas Kabupaten Bogor . Dalam kunjungan ke sekolah-sekolah di Kota Bogor Mas Menteri didampingi dari Direktorat SMP dan juga Walikota Bogor Bima Arya.

Dalam sesi dialog, Kepala SMP MUhammadiyah Padmawati menyampaikan, bahwa SMP Muhammadiyah telah mempersiapkan diri dengan mengadakan in house taining (IHT) selama dua  hari in service pada tanggal 20-21 Juli  yang berisi pengenalan aplikasi pembelajaran daring dan luring dan dilanjutkan on service pada tanggal 22-28 Juli dengan kegiatan praktik pembelajaran daring dan luring.

Foto : Dialog Mas Menteri  dengan para guru SMP Muhammadiyah Kota Bogor

Dalam kesempatan berdialog disampaikan  bahwa masih terdapat kendala dalam pelaksanaan PBJJ seperti yang dikemukakan Dini guru Matematika dan Badriah guru Bahasa Indonesia. Kendala itu terutana kondisi ekonomi orang tua siswa ada tiga puluh persen dari golongan tidak mampu dan ini bertambah dengan mereka yang terdapak pandemic COVID-19 sehingga merasa terbebani dan kesulitan dalam penyedian handphon(HP) dan kuota internetnya. Para orang tua akan merasa lebih berat lagi jika dalam keluarga ada dua, tiga atau lebih anaknya yang masih sekolah. Hal tersebut dikuatkan oleh Padmawati, “Untuk mengatasi itu melakukan pembelajaran kombinasi daring dan luring selama pandemic COVID-19. Model semi daring ini, guru memanfaatkan HP untuk berkomunikasi dengan siswa. Siswa hanya datang ke sekolah dengan protokol kesehatan saat mengambil tugas dari guru demikian juga saat  menyerahkan tugas,sekolah juga mengalokasikan dana BOS untuk pembelian pulsa internet untuk peserta didik,”demikian Padmawati menambahkan.

Mendikbud Nadiem Makarim dalam sambutannya menyampaikan bahwa beliau berhasil mengidentifikasi empat  permasalahan dalam PJJ ini. Pertama, pembiayaan kuota internet yang menjadi beban orang tua dan sekolah, kedua, perlunya penyederhanaan kurikulum, ketiga, peralatan TIK yang sangat diperlukan saat PJJ dan setelahnya menuju masa digital 4.0 dan  keempat, mengembalikan anak-anak untuk belajar tatap muka secepat mungkin dan seaman mungkin tentunya menunggu arahan dari gugus tugas.“ Yang terpenting adalah berikan yang terbaik untuk anak didik kita!” pesan  Mas Menteri.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Dikdasmen Muhammadiyah Kota Bogor Tri Atmojo mengatakan bahwa zaman sudah berubah, yang memaksa dunia pendidikan juga berubah memakai cara-cara terbaru dalam menggunakan daring dan luring sehingga pembelajaran menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Tri Atmojo menambahkan, pembelajaran daring dan luring tentu tidak seefektif dengan pembelajaran tatap muka karena adanya keterbatasan  waktu.”Yang penting dalam pembelajaran saat ini adalah penanaman karakter dan siswa merasa nyaman dalam belajar. Tidak usah mengejar target kurikulum, 50-60% tercapai sudah cukup,”demikian pungkasnya.

( \ Fathoni Amin Syam, Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Bogor) 

Related Posts
Difitnah Oleh Citizen, Muhammadiyah Gelar Konferensi Press
Bogor – Apa yang telah dialami oleh Semuel Aitonam, Warga Bubulak, Bogor Barat ini, sepertinya bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Ditengah – tengah ramainya isu SARA yang terjadi saat ...
READ MORE
Foto : Para Tenaga Kesehatan dan Relawan MDMC Palangkaraya, Kalimantan Tengah terus bergerak untuk kemanusiaan (doc.Mdmc)
MPI PDM Kota Bogor — Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah dalam siaran pers yang disampaikan oleh ketuanya, Agus Samsudin (26/8/2020 ) Yogyakarta, menyampaikan bahwa sampai saat ini ada ...
READ MORE
vcxv ddfdfsf
media-alfurqan.com - Banyak warga yang memberikan bantuan berupa pakaian pantas pakai, obatan-obatan, makanan maupun uang untuk korban gempa di Sulawesi Barat (Sulbar) dan banjir Kalimantan Selatan (Kalsel) maupun korban bencana ...
READ MORE
SERTIJAB KEPALA SEKOLAH SMK MUHAMMADIYAH KOTA BOGOR
Kota Bogor,  – Serah terima kepala sekolah SMK Muhammadiyah Kota Bogor  periode 2021 – 2024 dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Bogor  pada Sabtu (16/01/2021) yang dipimpin langsung Wakil PDM ...
READ MORE
Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan Perempuan Indonesia
YOGYAKARTA – Usia Indonesia pada 17 Agustus tahun ini telah mencapai 71 tahun. Di era Indonesia yang sekarang ini masih banyak pekerjaan rumah yang perlu di garap matang agar terciptanya ...
READ MORE
Ketua Muhammadiyah Kota Bogor: Manusia Tanpa Bermasyarakat tak Memiliki Makna Hidup
Manusia dengan pengabdian kepada Allah SWT tidak akan memiliki makna hidup jika tanpa bermasyarakat. "Hidup manusia pengabdian Kepada Allah SWT tidak akan memiliki makna apa-apa dalam hidup, jika hidup hanya sendiri-sendiri," ...
READ MORE
Muhammadiyah Miliki Tanggungjawab dalam Mensosialisasikan Persatuan Kalender Internasional
YOGYAKARTA — Berbekal sumber daya intelektual, Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih mempunyai tugas untuk mengemban amanah dalam mensosialisasikan penyatuan kalender internasional dan melakukan pembaharuan pemikiran Islam melalui epistimologi yang dimilikinya. Sosialisasi kedua topik ...
READ MORE
Siti Noordjannah: Milad Aisyiyah Mengusung Misi Perlindungan Anak dan Penguatan Keluarga
BANTUL - Masalah utama yang dialami perempuan dan anak-anak tidak lepas dari lingkungan keluarga. Kekerasan yang timbul pada anak sering diakibatkan karena salah pola asuh oleh orang tuanya. Dengan demikian, ...
READ MORE
Ketua Umum PP Muhammadiyah: 71 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Saatnya Bebas dari Segala Penjajahan Baru
YOGYAKARTA- Merayakan 71 tahun Indonesia merdeka jangan berhenti di upacara seremonial dan ritual-ritual simbolik yang lahiriah semata. Seluruh elite dan warga bangsa hendaknya merenungi, menghayati, dan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar, spirit, ...
READ MORE
Tuding Din Syamsuddin Radikal, Pemuda Muhammadiyah Ancam Laporkan GA ITB ke Polisi
Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB (GAR ITB) akan dilaporkan ke polisi atas tudingan radikal kepada mantan Ketua Umum Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin. "Kami akan memberikan kesempatan kepada GAR ITB minta maaf ...
READ MORE
Difitnah Oleh Citizen, Muhammadiyah Gelar Konferensi Press
MCCC Muhammadiyah Minta Pemerintah Perhatikan Nakes
Lazismu Kota Bogor Berikan Bantuan ke Korban Gempa
SERTIJAB KEPALA SEKOLAH SMK MUHAMMADIYAH KOTA BOGOR
Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan
Ketua Muhammadiyah Kota Bogor: Manusia Tanpa Bermasyarakat tak
Muhammadiyah Miliki Tanggungjawab dalam Mensosialisasikan Persatuan Kalender Internasional
Siti Noordjannah: Milad Aisyiyah Mengusung Misi Perlindungan Anak
Ketua Umum PP Muhammadiyah: 71 Tahun Kemerdekaan Indonesia,
Tuding Din Syamsuddin Radikal, Pemuda Muhammadiyah Ancam Laporkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *