Muhammadiyah Kota Bogor Apresiasi Orasi Ilmiah Prof Abdul Mu’ti

media-alfurqan.com – Meski di tengah masa pandemi Covid-19, upaya pendidikan tinggi untuk meningkatkan jumlah guru besar terus dilakukan, salah satunya Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah menggelar sidang Senat terbuka pengukuhan Dr. Abdul Mu’ti, M. Ed sebagai Guru Besar/Profesor Bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta 02 September 2020.

Maka kami Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor mengucapakan selamat dan Sukses kepada sivitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta karena telah memiliki guru besar baru dan Selamat serta sukses juga khusus bagi Prof. Dr. Abdul Mu’ti , M.Ed yang telah mengharumkan persyarikatan Muhammadiyah dalam bidang akademiknya dengan diraihnya guru besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, hal tersebut disampaikan Wakil Ketua PDM Kota Bogor, Zahid Mubarok kepada media-alfurqan.com  Rabu (02/09/2020).

Orasi ilmiah penganugerahan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Sekretaris PP Muhammadiyah Prof Abdul Mu’ti sangat bagus untuk pengembangkan pendidikan Islam di Indonesia.

“Orasi ilmiah Prof Abdul Mu’ti sangat bagus. Menawarkan pendidikan Islam yang mengajarkan perdamaian dan saling menghormati,” papar Zahid.

Menurut Zahid, Muhammadiyah yang memiliki berbagai sekolah, pesantren dan universitas bisa mengadopsi pelajaran agama Islam yang ditawarkan Abdul Mu’ti.

“Muhammadiyah harus mempunyai kontribusi kepada bangsa Indonesia dalam pengembangan pendidikan agama Islam,” jelasnya.

Zahid –yang juga bergelar Doktor bidang Pendidikan Islam dengan desertasi Konsep Pendidikan Wirausaha dan Kemandirian bagi Anak Panti Asuhan– menyampaikan kalau penganugerahan Guru Besar terhadap Abdul Mu’ti memberikan motivasi kepada kader Muhammadiyah untuk lebih meningkatkan pendidikan.

“Kader Muhammadiyah juga harus rajin menulis di berbagai jurnal ilmiah, opini di media nasional untuk menunjukkan sebagai akademisi,” paparnya. (\Achsin)

 

Related Posts
Bagi Muhammadiyah, Pelayanan Sosial Bukan Sekedar Tugas Rutin
JAKARTA -- Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Rapat Kerja Nasional dan Konsolidasi Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah di Ballroom Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta. Kegiatan ...
READ MORE
Tuding Din Syamsuddin Radikal, Pemuda Muhammadiyah Ancam Laporkan GA ITB ke Polisi
Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB (GAR ITB) akan dilaporkan ke polisi atas tudingan radikal kepada mantan Ketua Umum Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin. "Kami akan memberikan kesempatan kepada GAR ITB minta maaf ...
READ MORE
Kemegahan Design Arena Edutorium yang Futuristik, Siap Sukseskan Perhelatan Muktamar ke-48
Peninjauan pembangunan edutorium yang berada di Karangasem, Kecamatan Laweyan, di Pusat kota Surakarta (13/01), tampilan Gedung Edutorium UMS sangat yang futuristik memang luarbiasa, gedung pertemuan ini memiliki kapasitas daya tampung ...
READ MORE
?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
Bagi Seorang Muslim pergantian tahun baru hijriyah dari 1441 ke tahun 1442 H bukan hanya sekedar dimaknai sebagai perubahan dimensi waktu, dari masa lalu ke masa kini menuju masa depan. ...
READ MORE
Ini Isu Strategis yang Akan Dibahas di Muktamar NA
JAKARTA -- Nasyiatul Aisyiyah (NA) sebagai organisasi perempuan muda Muhammadiyah terus memainkan perannya dalam meningkatkan pembangunan bangsa. Hal ini tertuang dalam berbagai isu-isu stategis mengenai pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, dan ...
READ MORE
High Angle View Of Judge Gavel
Polisi harus menjelaskan secara fair dan membeberkan bukti-bukti terduga teroris yang telah ditangkap Densus 88. "Harusnya aparat juga jelaskan dan beberkan bukti-buktinya secara fair ke hadapan publik," kata Rektor Universitas Muhammadiyah ...
READ MORE
Punya Jabatan Mentereng, Kader Muhammadiyah Immawan Wahyudi Tetap Sederhana
media-alfurqan.com Merdeka no. 118 -  Perawakannya tubuhnya sedang. Bicaranya runtut dan diselingi humor. Itulah Immawan Wahyudi. Kader Muhammadiyah yang menjabat Wakil Bupati Gunungkidul. Jabatan yang diemban tidak membuat Immawan Wahyudi bermewah-mewahan ...
READ MORE
  Pemikiran muktazilah perlu dihadirkan untuk sebuah kemajuan. Pada jaman kejayaan Islam di era Harun Al-Rasyid, Al-Makmun, dan Al-Muktasim pemikiran muktazilah sangat mendominasi. "Terkadang nalar-nalar pikir Muktazilah memang perlu dihadirkan untuk sebuah ...
READ MORE
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
JAKARTA -- Peran umat Islam dalam tegaknya Negara Republik Indonesia ini dinilai tidaklah sedikit. Tak terkecuali peran dari tokoh-tokoh muslim seperti kiyai, ulama maupun intelektual muslim. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) ...
READ MORE
Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan Perempuan Indonesia
YOGYAKARTA – Usia Indonesia pada 17 Agustus tahun ini telah mencapai 71 tahun. Di era Indonesia yang sekarang ini masih banyak pekerjaan rumah yang perlu di garap matang agar terciptanya ...
READ MORE
Bagi Muhammadiyah, Pelayanan Sosial Bukan Sekedar Tugas Rutin
Tuding Din Syamsuddin Radikal, Pemuda Muhammadiyah Ancam Laporkan
Kemegahan Design Arena Edutorium yang Futuristik, Siap Sukseskan
Tahun Baru Hijriah Momentum Melakukan Perubahan
Ini Isu Strategis yang Akan Dibahas di Muktamar
Terduga Teroris Ditangkap, Rektor UMJ: Polisi Harus
Punya Jabatan Mentereng, Kader Muhammadiyah Immawan Wahyudi Tetap
Rektor UMJ: Nalar Pikir Muktazilah Perlu Dihadirkan untuk
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *