MUI, Pelopor Ekonomi Syariah dan Gerakan Halal

Ketua Umum MUI Pusat KH Makruf Amin menyampaikan pidato sambutan pada Tasyakur Milad MUI ke-41 di Jakarta, Kamis malam (04/08)
Ketua Umum MUI Pusat KH Makruf Amin menyampaikan pidato sambutan pada Tasyakur Milad MUI ke-41 di Jakarta, Kamis malam (04/08)

Dalam usianya yang ke-41 Majelis Ulama Indonesia telah banyak melakukan program dan kegiatan yang bersifat perkhidmatan kepada umat Islam dan kemitraan dengan pemerintah atau lembaga terkait lainnya. Dua contoh di antaranya adalah dalam bidang ekonomi dan gerakan halal.

“Dalam bidang ekonomi, MUI memelopori lahir dan berkembangnya ekonomi syariah di Indonesia. Melalui perjalanan panjang dan atas kesungguhan dan konsistensi berbagai pihak, alhamdulillah ekonomi syariah saat ini sudah diakui sebagai salah satu pilar ekonomi nasional,” ungkap Ketua Umum MUI Pusat KH Ma’ruf Amin saat menyampaikan pidato sambutan Tasyakur Milad MUI ke-41 di Jakarta, Kamis malam (04/08/2016).
Kyai Ma’ruf, yang baru saja keluar dari rumah sakit ini menjelaskan, keterlibatan MUI dalam bidang ekonomi syariah tidak mungkin terelakkan. Sebagai contoh, sukuk negara sebagai pilar pembangunan nasional yang menembus angka yang sangat besar adalah produk yang dikeluarkan atas fatwa dan opini dari MUI melalui Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI).
Demikian pula di bidang pangan obat-obatan dan kosmetika. MUI telah memelopori sertifikasi halal sebagai upaya melindungi umat Islam supaya terhindar dari maknan yang haram. “Ini merupakan perkara prinsip bagi umat Islam karena merupakan bagian dari keimanan,” jelasnya.
Kyai Ma’ruf bersyukur, gerakan halal ini diambut antusias oleh umat Islam sebagai konsumen dan juga para produsen. Bahkan, gerakan halal bukan hanya dalam soal makanan dan minuman, tetapi juga menembus obat-obatan, kosmetika dan barang gunaan.
“Saat ini kesadaran mengonsumsi barang halal bukan hanya menjadi trend di Indonesia, tetapi juga trend global,” ungkapnya.
MUI, kini juga dianggap sebagai pionir dan panutan dalam gerakan sertifikasi halal oleh komunitas internasional. Buktinya, sistem dan standard halal yang digunakan MUI kini telah dijadikan sebagai acuan oleh lembaga serupa di luar negeri.
“Gerakan halal ini semakin mantap setelah disahkannya UU tentang Jaminan Produk Halal, yang salah satu pasalnya mewajibkan sertifikasi halal produk yang beredar di Indonesia. Ke depan gerakan in insyaAllah semakin membesar,” ungkapnya optimis. [suara-islam]
Related Posts
Hilangkan Sidang Isbat & Perlunya Penyeragaman Kalender Islam Internasional
Sidang isbat untuk menentukan awal bulan khususnya Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah perlu dihilangkan dan diganti dengan penyeragaman kalender Islam internasional. "Sidang isbat kurang bermakna kalau sudah diketahui jauh-jauh hari sebelumnya. Sidang ...
READ MORE
Pemuda Muhammadiyah Minta Bermedia Sosial Secara Baik
Rakyat Indonesia harus bermedia sosial secara baik untuk yang pendukung pemerintah maupun kontra penguasa agar tidak terjerat masalah hukum. "Media sosial kita harus tumbuh secara baik, butuh kedewasaan bermedia sosial," ...
READ MORE
?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
Media-Alfurqan.com - Tanah waqaf seluas 5.076 m2  milik persyarikatan Muhammadiyah Kota Bogor akan dimanfaatkan untuk agroeduecopark berbasis ramah lingkungan yang berkemajuan. “Memang ini sesuatu yang hal yang baru buat Muhammadiyah umumnya ...
READ MORE
Ketua Umum PP Muhammadiyah: 71 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Saatnya Bebas dari Segala Penjajahan Baru
YOGYAKARTA- Merayakan 71 tahun Indonesia merdeka jangan berhenti di upacara seremonial dan ritual-ritual simbolik yang lahiriah semata. Seluruh elite dan warga bangsa hendaknya merenungi, menghayati, dan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar, spirit, ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor: Sertifikasi Dai Munculkan ‘Kegaduhan’
media-alfurqan.com - Serifikasi dai atau mubaligh yang disampaikan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi memunculkan 'kegaduhan' di tengah Umat Islam. "Pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi terkait sertifikasi dai membuat 'kegaduhan' di tengah-tengah ...
READ MORE
Drs. Tb. Moch. Zaenal Al-Aqili, Ketua Majelis Pendidikan Kader, Guru SMA/SMK Muhammdiyah Kota Bogor
Ketua Majelis Pendidikan Kader Muhamamdiyah Kota Bogor: Ajaran Nabi Muhammad SAW Sesuai Kajian IlmiahAjaran Nabi Muhammad SAW sesuai kajian ilmiah seperi shalat Tahajud maupun larangan tidur setelah Shalat Subuh."Aspek ajaran ...
READ MORE
vcxv ddfdfsf
media-alfurqan.com - Banyak warga yang memberikan bantuan berupa pakaian pantas pakai, obatan-obatan, makanan maupun uang untuk korban gempa di Sulawesi Barat (Sulbar) dan banjir Kalimantan Selatan (Kalsel) maupun korban bencana ...
READ MORE
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
JAKARTA -- Peran umat Islam dalam tegaknya Negara Republik Indonesia ini dinilai tidaklah sedikit. Tak terkecuali peran dari tokoh-tokoh muslim seperti kiyai, ulama maupun intelektual muslim. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) ...
READ MORE
Foto : Marlina, kepala sekolah (duduk di tengah) besertas guru-guru SD Muhammadiyah Bogor
Foto  :   Marlina, Kepala Sekolah  SD Muhammadiyah Kota Bogor (duduk di tengah)  beserta guru-guru lainnyaTahun Pelajaran baru 2020/2021 sudah dimulai sejak hari Senin, 13 Juli 2020, meskipun sekolah belum dapat ...
READ MORE
Puluhan SD di Kabupaten Bogor tanpa Guru Agama
BOGOR – Puluhan sekolah dasar yang ada di Kecamatan Rumpin, ternyata tidak memiliki guru khusus di bidang agama. Padahal pendidikan agama sangat diperlukan sejak siswa duduk di bangku sekolah. Tidak adanya ...
READ MORE
Hilangkan Sidang Isbat & Perlunya Penyeragaman Kalender Islam
Pemuda Muhammadiyah Minta Bermedia Sosial Secara Baik
Tanah Waqaf Muhammadiyah Kota Bogor Dimanfaatkan untuk Agroeduecopark
Ketua Umum PP Muhammadiyah: 71 Tahun Kemerdekaan Indonesia,
Muhammadiyah Kota Bogor: Sertifikasi Dai Munculkan ‘Kegaduhan’
Ketua Majelis Pendidikan Kader Muhamamdiyah Kota Bogor: Ajaran
Lazismu Kota Bogor Berikan Bantuan ke Korban Gempa
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
SD MUHAMMADIYAH KOTA BOGOR SIAP HADAPI TAHUN PELAJARAN
Puluhan SD di Kabupaten Bogor tanpa Guru Agama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *