Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan Perempuan Indonesia

Noordjannah-PPYOGYAKARTA – Usia Indonesia pada 17 Agustus tahun ini telah mencapai 71 tahun. Di era Indonesia yang sekarang ini masih banyak pekerjaan rumah yang perlu di garap matang agar terciptanya masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera.

Kemerdekaan Indonesia diraih atas kerja keras para pejuang bangsa yang diantaranya adalah tokoh Islam dan tokoh Muhammadiyah.

Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, kepada redaksi muhammadiyah.or.id pada Rabu (15/8) mengatakan bahwasannya sejarah pergerakan Indonesia tidak lepas dari sejarah pergerakan perempuan Indonesia, yang didalamnya ada ‘Aisyiyah.

“Bagaimana mungkin Indonesia merdeka tanpa diisi oleh perempuan-perempuan yang melek (red: paham) kehidupan. Maka dari itu awalnya dengan didorong oleh K.H Dahlan, Nyai Dahlan, dan juga tokoh-tokoh yang lain. Perempuan diajarkan untuk melek (red: paham) kehidupan dengan belajar agama dan juga masuk di sekolah-sekolah umum”, tutur Noordjannah.

Dari semua hal yang mulai diajarkan kepada perempuan di era itu perempuan jadi paham persoalan yang dihadapi bangsa dan ‘Aisyiyah bergerak monumental untuk menjadi pergerakan perempuan yang diakui pada kongres perempuan pertama di Yogyakarta. Hal ini termasuk menjadi inisiator bagi pergerakan perempuan lain dan bagi persyarikatan.

Noordjannah juga menambahkan bahwasannya dalam memperingati atau tasyakur terkait 17 Agustus kita patut meletakkan kesyukuran atas kemerdekaan itu dengan tiga hal, pertama yaitu terdapatnya tokoh Islam yang sebagiannya juga tokoh Muhammadiyah yang mempunyai peran yang luar biasa untuk meraih kemerdekaan.

“Kedua, sepatutnya sebagai warga negara Indonesia kita mengisi kemerdekaan itu dengan membantu negara dalam melaksanakan tanggung jawabnya. Indonesia masih memiliki bagian-bagian tertentu yang belum maksimal,” ungkap Noordjannah

“Dan terakhir, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah perlu menyisir permasalahan yang ada di Indonesia. Ada beberapa tempat yang masih memerlukan akses untuk menjadi lebih maju dan sebagai wujud dari dakwah amar ma’ruf,” tutup Noordjannah. [Muhammadiyah] 

Related Posts
SEDEKAH BISA HILANGKAN RESAH, GELISAH DAN KEGUNDAHAN
(Oleh : Dr. Zahid Mubarok , M.E.I)(Wakil Ketua PDM Kota Bogor dan Dosen Pascasarjana Ilmu Syariah dan Bahasa Arab Cileungsi Bogor).Mari kita renungkan Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala.Allah Yang Maha ...
READ MORE
Din Syamsuddin Dituding Radikal, Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor: Kurang Etis & Tanpa Tabayun
Gerakan Antiradikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) tidak etis dan tanpa tabayun yang menuding Din Syamsuddin radikal dan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). "Kurang etis jika hal tersebut ...
READ MORE
Ngaji Kebangsaan, Haedar: Anak Muda Harus Berkarya dan Melakukan Pencerahan
SUKOHARJO – Dalam Kunjungannya ke Kota Sukoharjo, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir selain meresmikan pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo, juga mengunjugi SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan Bersilaturahim dengan ...
READ MORE
Ketua PP Muhammadiyah : Keadilan Merupakan Pondasi dari Kerukunan Antar Umat Beragama
YOGYAKARTA - Secara normatif semua agama yang diakui hak hidupnya di Indonesia menuntut terciptanya kerukunan hidup antarumat beragama. Kerukunan tersebut dapat dicerminkan dalam suasana damai, tertib, saling memahami dan menghargai. Dalam ...
READ MORE
Ahok dan Pengacaranya Dinilai Lecehkan Ulama, IPNU Akan Buat Perhitungan
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU menuntut Ahok dan pengacaranya mohon maaf kepada Rais Am PBNU dan seluruh warga NU. “Ahok telah menghina panutan tertinggi kami dengan menuduh kiai tidak objektif dan ...
READ MORE
Pelantikan Kepala SD Muhammadiyah Kota Bogor Periode 2021-2025
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor melantik kepala SD Muhammadiyah Kota Bogor, Rabu (27/10/2021). Acara ini di ruang pertemuan SD Muhammadiyah Kota Bogor. Kepala sekolah SD Muhammadiyah Kota Bogor yang lama ...
READ MORE
Muhammadiyah dan Umat Islam Indonesia Berpeluang Kembalikan Kejayaan Peradaban Islam
WASHINGTON DC – Wilayah Syam atau Arab Levant/Levantine Arabic adalah kawasan bersejarah dunia Islam yang meliputi Palestina, Yordania, Lebanon, Syria, dan Irak. Selain para penduduknya memiliki ciri fisik yang berbeda dengan ...
READ MORE
?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
media-alfurqan.com Merdeka No. 118  - Tempat pemakaman maupun pengurusan jenazah menjadi persoalan di Kota Bogor, Jawa Barat. Ada beberapa pihak ahli waris merasa terkendala biaya dalam pemakaman jenazah. Dalam mengatasi persoalan ...
READ MORE
Strategi Dakwah Muhammadiyah Menembus Desa di Banyuwangi
media-alfurqan - Penolakan pembangunan Masjid Muhammadiyah di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi oleh warga NU justru harus memunculkan strategi baru dakwah organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu. "Strategi baru ...
READ MORE
LAZISMU KOTA BOGOR RUTINKAN BERBAGI
Jum'at, 19 Mei 2017 Lazismu Kota Bogor kembali berbagi kepada masyarakat yang dirasa kurang mampu. Kegiatan berbagi dalam bentuk makan dan minuman ini sudah dimulai sejak Jum'at, 5 Mei lalu. ...
READ MORE
SEDEKAH BISA HILANGKAN RESAH, GELISAH DAN KEGUNDAHAN
Din Syamsuddin Dituding Radikal, Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor:
Ngaji Kebangsaan, Haedar: Anak Muda Harus Berkarya dan
Ketua PP Muhammadiyah : Keadilan Merupakan Pondasi dari
Ahok dan Pengacaranya Dinilai Lecehkan Ulama, IPNU Akan
Pelantikan Kepala SD Muhammadiyah Kota Bogor Periode 2021-2025
Muhammadiyah dan Umat Islam Indonesia Berpeluang Kembalikan Kejayaan
Muhammadiyah Kota Bogor Siapkan Tempat Pemakaman dan Pengurusan
Strategi Dakwah Muhammadiyah Menembus Desa di Banyuwangi
LAZISMU KOTA BOGOR RUTINKAN BERBAGI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *