BERHARAP PUASA RAMADHAN DITERIMA ALAH SWT

0
MadropidiMasjidAljaber

oleh : Drs. Madropi, M.Pd.

 

Banyak orang yang puasanya hanya sebatas menahan diri dari hawa nafsu lapar dan haus disiang hari saja. Akibatnya seusai berbuka langsung melampiaskan nafsu balas dendamnya pada makanan dan minuman yang sudah disiapkan, semua hidangan langsung habis di santap dan diminumnya hingga kemengkaraan. Akhirnya shalat Maghrib terasa berat, terawih ngantuk dan ujung-ujungnya tepar.

Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:

Bukanlah puasa itu hanya menahan diri dari makan dan minum saja. Sesungguhnya puasa itu menahan diri dari perbuatan laghoh (perbuatan sia-sia) dan perkataan kotor (forno). Apabila ada salah seorang mencaci dan menjahilimu. Maka katakanlah “sesungguhnya aku sedang berpuasa, sesungguhnya aku sedang puasa”. (HR Ibnu Majah dan Hakim)

Hadits ini mengingatkan pada pada kita, bahwa” hakekat puasa ramadhan adalah sanggup menahan seluruh hawa napsu”. Baik napsu biologi seperti makan, minum, hubungan seksual, maupun napsu spihis /jiwa seperti ria, iri, hasud, dengki, berkata kotor, takabur, sombong dan lainnya.

Dalam Hadits lain Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:

Berapa banyak orang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja, dan berapa banyak orang qiyamul lail hanya mendapatkan kantuk/begadang saja”. (HR.Ahmad 373)

Sebagai orang yang beriman, kita tentu berharap agar ibadah puasa ramadhan di terima Allah SWT, bahkan seluruh rangkaian ibadah yang kita lakukan di mulai dari shalat taraweh, tadarus membaca al-Quran, qiyamul lail, i’tikap,  infak shadaqoh semuanya ingin di terima Allah SWT. Sehingga tujuan puasa ramadhan menjadi manusia takwa, menjadi manusia bersyukur dan menjadi manusia memperoleh petunjuk bisa kita dapatkan.

Ada tiga persyaratan yang harus kita lakukan apabila seluruh rangkaian ibadah kita ingin di terima Allah SWT.

1. Niatkan seluruh amalan ibadah di bulan ramadhan semata-mata, karena iman dan niat mengharap ridha Allah SWT.   

Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:

Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”.  (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).

2. Dasari seluruh amalan di bulan ramadhan dengan dasar bil Ilmi (ilmu) sebab segala sesuatu tampa Ilmu, latoqbalu tidak akan diterimanya.

Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:

Barang siapa yang menghendaki kebahagian di dunia, maka hendaknya dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki kebahagiaan di akherat maka hendaknya dengan ilmu. Barang siapa yang menghendaki kebahagiaan keduanya, makasih hendaknya dengan ilmu”. (HR. Ahmad)

 

3. Dasari seluruh amal ibadah di bulan Ramadan dengan dasar ittiba’ur rasul (mengikuti contoh Rasulullah Muhammad SAW) karena rasul adalah manusia terbaik didunia, karena rasul adalah Uswatun hasanah kita, karena rasul adalah pemberi safat kelak di hari akherat.

Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:

Barang siapa yang membuat hukum baru yang tidak di contoh rasul maka ditolaknya, sekalipun perbuatan amal tetapi tidak di contohkan, maka perbuatan itu di tolaknya”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Mudah-mudahan seluruh amalan yang kita lakukan di bulan ramadhan Allah SWT senantasa menerimanya.

Amin ya Allah ya robbal a’lamin 

Related Posts
Prof. Nadirman Haska Wakafkan Tanah dan Bangunan untuk Muhammadiyah Kota Bogor
Prof. Dr. Ir. H. Nadirman Haska menyerahkan sertifikat tanah dan bangunan seluas 450 meter persegi yang berlokasi di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota ...
READ MORE
Ahok dan Pengacaranya Dinilai Lecehkan Ulama, IPNU Akan Buat Perhitungan
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU menuntut Ahok dan pengacaranya mohon maaf kepada Rais Am PBNU dan seluruh warga NU. “Ahok telah menghina panutan tertinggi kami dengan menuduh kiai tidak objektif dan ...
READ MORE
Ketua PDM Kota Bogor:  Pemuda Muhammadiyah Harus Menjadi Pemimpin-pemimpin Bangsa.
Ketua PDM Kota Bogor Khawatir AUM tidak Diisi Kader Muhammadiyah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti sekolahan, pondok pesantren, poliklinik atau rumah sakit kehilangan nilai amalnya jika tidak dikelola oleh kader persyarikatan. "Jangan ...
READ MORE
Ketua Muhammadiyah Kota Bogor: Manusia Tanpa Bermasyarakat tak Memiliki Makna Hidup
Manusia dengan pengabdian kepada Allah SWT tidak akan memiliki makna hidup jika tanpa bermasyarakat. "Hidup manusia pengabdian Kepada Allah SWT tidak akan memiliki makna apa-apa dalam hidup, jika hidup hanya sendiri-sendiri," ...
READ MORE
PDM Kota Bogor Lepas Tim Relawan dan  Bantuan Logistik Lazismu Tahap II ke Cianjur
MEDIA-ALFURQAN.COM, Kota Bogor– Guna mengurangi beban dan membantu korban bencana gempa bumi yang terjadi di Cianjur,Jawa Barat, Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kota Bogor bersama TIM MDMC kembali ...
READ MORE
Ini Empat Langkah Memperkuat Ukhuwah Umat Islam Versi Yunahar Ilyas
Perbedaan-perbedaan di antara organisasi Islam di Indonesia bukan menjadi hambatan untuk bersatu dalam menyelesaikan tugas berdakwahnya. Karena, menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Yunahar Ilyas, perbedaan di antara organisasi ...
READ MORE
  Pemikiran muktazilah perlu dihadirkan untuk sebuah kemajuan. Pada jaman kejayaan Islam di era Harun Al-Rasyid, Al-Makmun, dan Al-Muktasim pemikiran muktazilah sangat mendominasi. "Terkadang nalar-nalar pikir Muktazilah memang perlu dihadirkan untuk sebuah ...
READ MORE
UMAM sebagai Langkah Internasionalisasi Muhammadiyah
Oleh : Dr. Zahid Mubarok, M.E.I (Wakil Ketua PDM Kota Bogor). Selamat Universiti Muhammadiyah Malaysia resmi berdiri. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor mengucapkan selamat dan Sukses atas pendirian Universiti Muhammadiyah Malaysia ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor Gelar Tarhib Ramadan
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor melaksanakan giat tarhib Ramadan pada Ahad 19 Maret di Panti Asuhan Putri Darushsholihat Muhammadiyah. Giat ini dihadiri sekira 250 orang yang berasal dari keluarga besar ...
READ MORE
Sekolah Tarjih Internasional Kembali Digelar, Bumikan Manhaj Tarjih Cerahkan Umat!
TURKI — Sekolah Tarjih Internasional kembali digelar untuk edisi yang ketiga dengan tema “Bumikan Manhaj Tarjih, Cerahkan Umat”. Acara ini diikuti sebanyak puluhan peserta yang mayoritas berasal dari Pimpinan Cabang ...
READ MORE
Prof. Nadirman Haska Wakafkan Tanah dan Bangunan untuk
Ahok dan Pengacaranya Dinilai Lecehkan Ulama, IPNU Akan
Ketua PDM Kota Bogor: Pemuda Muhammadiyah Harus
Ketua Muhammadiyah Kota Bogor: Manusia Tanpa Bermasyarakat tak
PDM Kota Bogor Lepas Tim Relawan dan
Ini Empat Langkah Memperkuat Ukhuwah Umat Islam Versi
Rektor UMJ: Nalar Pikir Muktazilah Perlu Dihadirkan untuk
UMAM sebagai Langkah Internasionalisasi Muhammadiyah
Muhammadiyah Kota Bogor Gelar Tarhib Ramadan
Sekolah Tarjih Internasional Kembali Digelar, Bumikan Manhaj Tarjih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *