Prof. Sopa: Hakikat Silaturahmi adalah Menyambung yang Terputus, Teladani Buya Hamka

0
LoqoSyawa Gbr. 2

Guru Besar sekaligus Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Drs. Sopa, M.Ag, menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya silaturahmi dalam kegiatan Liqa’ Syawal yang digelar PDM Kota Bogor, Ahad (5/4/2026).

Dalam tausiahnya, Prof. Sopa menegaskan bahwa hakikat silaturahmi bukan sekadar menjaga hubungan baik dengan orang yang sudah dekat, melainkan justru menyambung hubungan dengan pihak yang telah memutuskan tali persaudaraan.

“Silaturahmi itu menyambung silaturahmi dengan orang yang memutuskan silaturahmi,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia kemudian mengangkat keteladanan Buya Hamka sebagai contoh nyata sikap tanpa dendam. Menurutnya, meski pernah dipenjara pada masa pemerintahan Soekarno, Buya Hamka tetap menunjukkan kebesaran jiwa.

“Ketika Soekarno wafat, beliau justru berwasiat agar disalatkan oleh Buya Hamka, dan Buya langsung bersedia. Tidak ada rasa dendam,” jelasnya.

Selain itu, Prof. Sopa juga menyinggung sosok Muhammad Yamin yang sempat memiliki perbedaan pandangan dengan Buya Hamka. Namun sebelum wafat, Yamin juga berwasiat agar disalatkan oleh Buya Hamka.

“Buya Hamka tetap mau mensalatkannya. Ini menunjukkan beliau tidak menyimpan kebencian,” tambahnya.

Dalam perspektif keislaman, Prof. Sopa mengingatkan bahwa silaturahmi memiliki dampak besar dalam kehidupan, baik secara spiritual maupun sosial. Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW bahwa siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka kuncinya adalah menjaga silaturahmi.

“Silaturahmi itu bukan hanya ibadah, tapi juga membuka jalan rezeki. Karena di situ ada jejaring, ada networking,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, dalam lingkungan Muhammadiyah terdapat berbagai jaringan seperti pengusaha dan petani yang saling terhubung melalui silaturahmi.

Namun demikian, ia juga mengingatkan adanya ancaman bagi mereka yang memutuskan silaturahmi. “Ada peringatan keras, pintu surga bisa tertutup bagi orang yang memutus silaturahmi,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Prof. Sopa mengajak umat Islam untuk meneladani sikap para tokoh terdahulu yang mampu mengedepankan kelapangan hati meski pernah mengalami perlakuan tidak adil.

“Kalau kita benar-benar memahami ajaran ini, tidak akan ada rasa dendam dalam diri kita,” pungkasnya.

(/Achsin MPI)

Related Posts
Persiapan Jamarat di Mina
oleh :  Maulana Abdurrahman Wahid (Karom Haji ANZ 2024) Malam dini hari tadi, kami ketua rombongan di undang oleh Petugas Haji dan ketua Maktab 44 agenda Jamarat ula - wusto - ...
READ MORE
Hikmah Haji dan Qurban sebagai Simbol Ketaatan-ketaatan kepada Allah
Materi khutbah Idul Adha 1445H/2024M Drs. Madropi, M. Pd Wakil Ketua Umum, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor MA’ASYIROL  MUSLIMIM  SIDANG  SHALAT  IEDUL ADHA  ROHIMAKUMULLAH. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahilham Puji Syukur marilah ...
READ MORE
Kemegahan Design Arena Edutorium yang Futuristik, Siap Sukseskan Perhelatan Muktamar ke-48
Peninjauan pembangunan edutorium yang berada di Karangasem, Kecamatan Laweyan, di Pusat kota Surakarta (13/01), tampilan Gedung Edutorium UMS sangat yang futuristik memang luarbiasa, gedung pertemuan ini memiliki kapasitas daya tampung ...
READ MORE
Strategi Dakwah Muhammadiyah Menembus Desa di Banyuwangi
media-alfurqan - Penolakan pembangunan Masjid Muhammadiyah di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi oleh warga NU justru harus memunculkan strategi baru dakwah organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu. "Strategi baru ...
READ MORE
Guru Muhammadiyah Kota Bogor Diajak Gabung ke KPM
Klinik Pendidikan MIPA (KPM) mengadakan silaturahmi dengan guru Muhammadiyah Kota Bogor, Jumat (7/8/2020). Pertemuan berlangsung di PDM Kota Bogor, Jalan Merdeka.Pendiri KPM Ridwan Hasan Saputra mengajak para guru Muhammadiyah Kota ...
READ MORE
KH Muhyiddin Junaidi: Barat Memberikan Stigma Negatif Jihad dan Khilafah
Barat memberikan stigma negatif jihad dan khilafah. Barat menyamakan jihad dengan terorisme. Khilafah pernah dipraktekkan era Khulafaurrosyidin. Demikian Dikatakan Wakil Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) KH Muhyiddin Junaidi ketika ...
READ MORE
Bunyi Pasal 303 KUHP Tentang Perjudian dan Unsur-unsurnya
Oleh : Dr. Zahid Mubarok , S.Th.I , M.E.I (Ketua MUI Kota Bogor, Wk Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor) media-alfurqan.com - Marak sekali serta viral informasi tentang Judol (Judi Online) namun yang ...
READ MORE
Mengelola Organisasi Semakin Mudah dalam Satu Genggaman: Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Bogor
MEDIA-ALFURQAN.COM, KOTA BOGOR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu pada Minggu (16/06/2026) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lt. 1 Jalan Merdeka 118, Kota Bogor. Bimbingan teknis ini ...
READ MORE
Ketua PP Muhammadiyah: Keluarga Hebat Dapat Melahirkan Generasi Cerdas dan Sehat
BANTUL – Tokoh-tokoh hebat dapat dipastikan terlahir dari orang tua yang hebat pula. Hal ini tidak lepas dari didikan keluarga agar anaknya kelak menjadi orang yang cerdas dan berguna. “Keluarga yang ...
READ MORE
Luncurkan IDF, MUI Kumpulkan Infak Satu Miliar
Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat gebrakan baru. Meluncurkan sebuah lembaga yang akan menghimpun dan mendistribusikan dana umat Islam seperti zakat, infak dan shadaqah bernama Islamic Development Fund (IDF) bertepatan dengan ...
READ MORE
Persiapan Jamarat di Mina
Hikmah Haji dan Qurban sebagai Simbol Ketaatan-ketaatan kepada
Kemegahan Design Arena Edutorium yang Futuristik, Siap Sukseskan
Strategi Dakwah Muhammadiyah Menembus Desa di Banyuwangi
Guru Muhammadiyah Kota Bogor Diajak Gabung ke KPM
KH Muhyiddin Junaidi: Barat Memberikan Stigma Negatif Jihad
Bunyi Pasal 303 KUHP Tentang Perjudian dan Unsur-unsurnya
Mengelola Organisasi Semakin Mudah dalam Satu Genggaman: Bimtek
Ketua PP Muhammadiyah: Keluarga Hebat Dapat Melahirkan Generasi
Luncurkan IDF, MUI Kumpulkan Infak Satu Miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *