AL-QURAN SEBAGAI PETUNJUK BAGI MANUSIA
Al-Quran pertama kalinya diturunkan secara beransur beransur bertepatan pada tanggal 17 ramadhan dimana pada saat itu terjadi perang badar yang mempertemukan dua pasukan besar antara pasukan kaum muslimin dengan pasukan kafirin, Firman Q.S al-Anfa 41
وَمَآ اَنْزَلْنَا عَلٰى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعٰنِۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Kami turunkan kepada hamba Kami (Nabi Muhammad) pada hari al-furqān (pembeda), yaitu pada hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Imam Atthabari dalam kitabnya jamiu’l bayan fi taqwilil Quran, yang dimaksud Yaumal-Furkan/yaumul taqol jama’n. dua pertemuan pasukan besar itu teradi pada tgl 17 ramadhan.
Surat pertama kali diturunkan adalah Q.S. Al-Alaq ayat 1-5
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ
Artinya: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan!
Dia menciptakan manusia dari segumpal darah,.Bacalah! Tuhanmulah Yang Maha Mulia, yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
Al-Quran diturunkan dari lauhil Mahfud ke langit dunia sekaligus terjadi pada malam lailatul Qadar di usia rasulullah SAW ke 41 th. Hal ini sebagaimana difirman Allah pada surat al-Qodar ayat 1-5
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar. Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu? Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.
Menurut Prof DR. Hamka dalam tafsirnya Al-Azhar, turunnya ayat al-quran malam lailatul qadar adalah malam yang memancarkan cahaya ibadah, sebagai permulaan tasyri (hukum) yang diturunkan untuk kebahagiaan manusia, sebagai peletakan batu pertama syariat Islam, sebagai agama penghabisan bagi manusia yang sesuai dengan kemaslahatan umat manusia sepanjang zaman
Secara Bahasa al-Quran berasal dari kata”Qoroa, yaqrou Quranan artinya bacaan, tapi bukan sembarang bacaan, seperti buku, koran dan maalah, melainkan Firman Allah yang apabila membacanya termasuk ibadah bahkan setia huruf demi huruf akan mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT.
Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi dalam bukunya Ulumul Quran, mengutif pendapat DR. Subhi al shaleh mendefinisikan al-Quran
“هو كلام الله المعجز، المنزل على النبي محمد صلى الله عليه وسلم، المكتوب في المصاحف، المنقول بالتواتر، المتعبد بتلاوته”
Al-Quran adalah Firman Allah sebagai Mu’zizat, diturunkan kepada nabi Muhammad SAW, tertulis dalam mushaf-mushaf, diambil dengan cara mutawatir dan membacanya termasuk Ibadah.
Mu’zizat adalah suatu kelebihan yang luar biasa yang terjadi kepada nabi dan rasul dan tidak bisa ditiru oleh manusia. .Nabi musa memiliki mu’zizatnya tongkat bisa berubah jadi ular, membelah lautan, Nabi Isa memiliki muzizanya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Nabi Ibrahim memiliki muzizat tidak mempan dibakar api, Maka nabi Muhammad Mu’zizatnya al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan pembeda antara yang salah dan yang benar. Firman Allah Q.S. al-Baqarah 185
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِ
Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).
Setelah Muhammad menerima al-Quran dan diangkat menjadi nabi dan rasul, banyak para shabat yang mencintainya bahkan lawan-lawannyapun dibuat segan. Seorang shabat bertanya kepada Aisyah istri baginda rasul, maa akhlaqun nabiyyin, dengan apa akhlaknya rasulullah SAW sampai banyak orang memujinya bahkan Allah memujinya lewat firmannya surat al-Qolam ayat 4
وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ
Artinya:
Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.
Jawabannya adalah: Bahwa Akhlah rasulullah Yamsyil-Quran- yamsyil Quran artinya quran berjalan- quran berjalan. Yang dimaksud dengan quran berjalan bukan qurannya jalan-jalan atau al-quran di bawa berjalan tetapi menjadikan al-Quran sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Mudah-mudahan kita dapat menjadikan al-quran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat mengamalkannya ditengah-tengah kehidupan di masyarakat, sehingga kita bsa selamat baik di dunia maupun di akherat kelak. Amin.ya Allah ya robbala’lamin.
