Syafaat Rasulullah SAW pada Umatnya

0
IMG-20240409-WA0010

oleh : Drs. Madropi, M.Pd. (Wk. Ketua PDM Kota Bogor)

 

Betapa besar rasa cinta dan kasih sayang rasulullah Muhammad SAW pada umatnya, beliau adalah nabi dan rasul penyelamat umat manusia dimuka bumi dan pemberi syafaat di hari akhir kelak.

Beliau dimuka bumi diutus Allah untuk menyempurnakan akhlak manusia, mengeluarkan manusia “ Minazdzdulumati ilan Nur”,  dari ( kegelapan menuju cahaya yang terang benderang), menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta, contoh suritauladan terbaik bagi manusia, penyempurna syariat yang dibawa para nabi dan rasul, penutup” milal ambiyai walmursalin” para (nabi dan rasul) serta sekaligus sebagai pemberi syafat di yaumil akhir kelak.

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ

Artinya: Sungguh, benar-benar telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang mukmin.(Q.S. At-Taubah 128).

“Hati orang munafik dipalingkan dari kebenaran kerena sesungguhnya mereka tidak memahami kebenaran, walaupun yang membawa kebenaran tersebut adalah Muhammad yang sanget penyantun dan penyayang. Demi kebesaran dan keagungan Tuhan, sungguh telah datang kepadamu seorang rasul yang mulia dari kaummu sendiri sehingga tidak asing bagi kamu.

Sangat berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, baik derita lahir maupun batin, Dia sanget menginginkan kebaikan, kebahagiaan dan keselamatan bagimu, yakni bagi kamu semua baik yang muslim maupun yang kafir, Dia sangat penyantun dan penyayang. Yakni memberikan kebaikan secara melimpah melebihi kebutuhan maupun sesuai kebutuhan terhadap orang-orang yang beriman”. (Tafsir Kementrian Agama RI)

Sekalipun beliau Muhammad banyak di ejek, di cela, di hina, di hasud, di usir dan hendak di bunuh oleh umatnya sendiri seperti Ketika beliau di negri Thaif pada saat beliau  berdakwah, malah di lempari dengan batu sampai berlumuran darah.

Malaikat Jibril menawarkan tawaran, bagaimana Muhammad kalau kedua gunung ini diadukan, dihancurkan dan ditimpahkan pada penduduk Thaif ? Nabi  Muhammad menjawab “ Jangan”. Beliau tetap tabah, rasa cinta dan kasih sayang beliau, betapa amat besar pada umatnya melibihi nabi dan rasul-rasul sebelumnya. Jika nabi dan rasul  sebelumnya apabila umatnya membangkang dan hendak mecelakai langsung berdoa’ kepada Allah supaya di hancurkan, maka nabi Muhammad malah memintakan ampun kepada Allah agar umatnya diberikan petunjuk. Sebagaimana Doa’nya: “Allahummahdi kaumin fainnahum laaya’lamun”. Ya Allah tunjukan mereka, maka sesungguhnya mereka(berlaku demikian) karena tidak mengetahuinya.

Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang mukmin. Bahkan diyaumil akhir kelak beliau sebagai pemberi syafaat pada seluruh umat manusia yang di dalam hatinya masih ada Iman.

Dikisahkan oleh  Syekh Ibrahim al-Bajuri dalam kitabnya” Tijanud Daruri”, Di hari akhir kelak sekelompok orang beriman meminta pertolongan kepada nabi dan rasul. Nabi yang dimintai pertolongan pertama abul basyar nabi dan manusia pertama Adam As, agar meminta kepada Allah untuk mempercepat proses hisab dan dan memperingan beban berat, Nabi Adam malu dan tidak bisa karena Aku pernah bersalah keluar dari surga, kemudian meminta supaya mendatangi nabi Nuh AS. Nabi Nuh malu dan tidak bisa karena telah menenggelamkan umatnya lewat banjir. Kemudian supaya mereka mendatangi nabi  Ibrahim Abul ambiya, bapaknya para nabi, Nabi Ibrahim pun malu dan tidak berani karena telah melakukan kesalahan berbohong kepada Raja Namruz. ketika ditanya siapa yang menghancurkan berhala-berhala ? Ibrahim mengatakan” Kabiiruhum Hadza” patung paling besar. Ibrahim pun meminta mendatangi Nabi Musa, Nabi Isa semua merasa malu dan tidak ada yang sanggup. Akhirnya mereka mendatangi nabi Muhammad SAW, Beliau sujud di bawah Arsy seperti shalat kemudian terdengar suara  “angkatlah kepalamu Muhammad”. Jika kamu minta sesuatu Aku akan berikan, dan jika kamu minta syafaat ini, Aku akan serahkan” Kemudian Nabi Muhammad memberikan Syafaat pada umatnya yang beriman di padang makhsyar.

Rasulullah SAW bersabda, yang artinya  :

“Setiap nabi memiliki doa mustajab yang dapat dipergunakannya. Namun, aku ingin menyimpan doa (mustajab)-ku untuk memberi syafaat kepada umatku di akhirat,” (HR Al-Bukhari).

Mudah-mudahan kita termasuk orang-oran yang mencitai dan dicintai rasulullah Muhammad SAW, sehihingga dapat syafaatnya baik di dunia maupun diakherat kelak.

Amin ya Allah ya robbal a’lamin. 

Related Posts
AL-QURAN SEBAGAI PETUNJUK BAGI MANUSIA
Al-Quran pertama kalinya diturunkan secara beransur beransur bertepatan pada tanggal 17 ramadhan dimana pada saat itu terjadi perang badar yang mempertemukan dua pasukan besar antara pasukan kaum muslimin dengan pasukan ...
READ MORE
KRITERIA CERDAS DALAM PANDANGAN ISLAM
KRITERIA CERDAS DALAM PANDANGAN ISLAM Drs. Madropi, M.Pd Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor Banyak orang mengatakankan orang cerdas adalah orang yang memiliki IQ genius, IPK kecerdasan diatas rata-rata, sanggup menghafal kosa kata dan ...
READ MORE
Puasa Ramadhan Dapat Mengendalikan Hawa Nafsu
oleh : Drs. Madropi, M. Pd Wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor      Puasa Ramadhan adalah menahan diri dari makan, minum, syawat dan segala yang membatalkannya, termasuk nafsu tempramen/emosian. Diriwayatkan dalam salahsatu hadits, ...
READ MORE
Benarkah Jumlah PTMA Berkurang?
Oleh: Taufik Tirka dan Nurmawaji Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) terus tumbuh dan berkembang untuk melahirkan insan cerdas dan berakhlak mulia. Pertumbuhan dan perkembangannya tentu tidak lepas dari tantangan dan ...
READ MORE
Wasiat Rasulullah SAW Kepada Umatnya Di Akhir Zaman
oleh :Drs. Madropi. M,Pd Pada saat Rasulullah SAW hendak wafat beliau senantiasa berpesan, umatii umatii artinya umatku umatku, begitulah kecintaan Rasulullah pada umatnya melebihi kecintaan terhadap yang lainnya selain Allah SWT. Mengapa ...
READ MORE
Keistimewaan Bulan Muharram  (Syahrullah /Bulan yang Allah Sangat Mulyakan)
Oleh :  Dr. Zahid Mubarok, S.Th.I., M.E.I. (Wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor) Bulan haram (Asyhurul Hurum) sudah berjalan memasuki 3 bulan yang akhir dari 4 bulan haram dan hari ini ...
READ MORE
Tidak Akan Masuk Surga Hingga Unta Masuk Liang Jarum
Oleh Drs. Madropi, M.Pd.  (Wk. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor)   Segala puji bagi Allah yang di tangan-Nya seluruh genggaman kerajaan yang ada di langit dan dibumi, yang mengatur seluruh jagat ...
READ MORE
DO’A ORANG BERPUASA DIIJABAH Allah SWT
Perintah berdo’a terdapat dalam al-Quran surat al-Baqoroh ayat 186, Artinya: “Dan apabila hambaKu bertanya kepada engkau tentang Aku, maka sesungguhnya aku adalah dekat. Aku perkenankan permohonan orang yang memohon, apa ...
READ MORE
KEISTIMEWAAN BULAN  RAMADHAN DAN KEMULIAANNYA
Ramadhan berasal dari bahasa Arab, Jamaknya ramadhanat atau armidha. Bulan kesembilan dari  tahun baru Hijrah. Menurut pengertian bahasa, ramadhan berarti amat panas. Nama ini diberikan oleh orang arab pada bulan kesembilan, karena pada bulan tersebut padang pasir sangat ...
READ MORE
Hidup Manusia Penuh Ujian
Oleh : Drs. Madropi, M.Pd / Waketum PDM/MUI Kota Bogor Setiap orang hidup pasti akan diuji dicoba oleh Allah SWT, karena ujian atau cobaan adalah ukuran untuk mengetahui kualitas hidup manusia ...
READ MORE
AL-QURAN SEBAGAI PETUNJUK BAGI MANUSIA
KRITERIA CERDAS DALAM PANDANGAN ISLAM
Puasa Ramadhan Dapat Mengendalikan Hawa Nafsu
Benarkah Jumlah PTMA Berkurang?
Wasiat Rasulullah SAW Kepada Umatnya Di Akhir Zaman
Keistimewaan Bulan Muharram (Syahrullah /Bulan yang Allah
Tidak Akan Masuk Surga Hingga Unta Masuk Liang
DO’A ORANG BERPUASA DIIJABAH Allah SWT
KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN DAN KEMULIAANNYA
Hidup Manusia Penuh Ujian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *