Puasa Ramadhan Dapat Mengendalikan Hawa Nafsu

0
IMG-20240409-WA0010
oleh :
Drs. Madropi, M. Pd
Wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor      

Puasa Ramadhan adalah menahan diri dari makan, minum, syawat dan segala yang membatalkannya, termasuk nafsu tempramen/emosian. Diriwayatkan dalam salahsatu hadits, apabila ada orang yang mengajak berkelahi pada bulan ramadhan, maka katakanlah” inni shoimun-inni shoimun” Artinya: Saya sedang berpuasa-saya sedang berpuasa.

Ada tiga nafsu yang berada pada diri semua manusia yang dapat mempengaruhi  pola pikir manusia bahkan bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari

  1. Nafs muṭma’innah, Artinya: Nafsu yang baik

Nafsu mutmainnah adalah nafsu yang mendorong pada manusia untuk melakukan kebaikan. Contohnya: Dibulan Ramadhan ingin mensucikan diri, memberesihkan jiwa dari kotoran noda, dosa dan meninggalkan perbuatan maksiat, ingin khatam tadarus Quran, ingin memperbanyak ibadah, ingin berinfak shadakoh, zakat, membatu kaum duafa dan lainnya. Orang yang memiliki nafsu seperti ini kelak di yaumil akhir akan dipanggil Allah sebagaimana firmannya. Q.S. al- Fajri 29-30

Artinya: Wahai jiwa yang tenang,  kembalilah kepada Tuhanmu dengan rida dan diridai.  masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku   dan masuklah ke dalam surga-Ku!

    2. Nafs ammārah Artinya: Nafsu emosian/ pemarah

Nafsu amarah adalah nafsu yang mendorong manusia kepada perbuatan buruk/jahat Contohnya: Hidup ingin senantiasa melampiaskan hawa nafu,  di bulan Ramadhan inginnya hidup bebas, hura-hura’ ingin serba mewah dan wah, bergaya hidup hedonisme, memborong makanan, pakaian dan lainnya walaupun tidak dibutuhkan yang penting puas. Firman Allah Q.S. Yusuf 53

Artinya: Sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku.

  3.  Nafs lawwāmah, Artinya: Nafsu yang mencela/ menyesali

Nafsu lawwaamah adalah: nafsu yang mendorong manusia apabila melakukan kesalahan mencela /menyesalinya. Kenapa hidup ini penuh dengan perbuatan noda, dosa dan maksiat ? Nafsu ini dijelaskan pada Firman Allah. Q.S.  al-Qiyamah 1-2

Artinya: Aku bersumpah demi hari Kiamat  Aku bersumpah demi jiwa yang sangat menyesali (dirinya sendiri).

Pada nafsu lawaamah inilah manusia, menyesali perbuatan salah dan dosanya ingin bertaubat dengan taubatan nashuha, taubat yang sebenar- benarnya.  Dari ketiga nafsu tersebut, puasa Ramadhan membing-bing manusia untuk senantiasa melakukan kebaikan, menghindari nafsu jahat, dan apabila melakukan hilap, salah dan dosa hendaklah segera bertaubat dengan taubatan nashuha.

Mudah-mudahan Allah mengampuni segala dosa-dosa kita dan memasukannya kedalam surga jannatun nai’m.

Amin ya Allah ya robbal a’lamin

 
Related Posts
Terjadinya Musibah Bencana Alam
Oleh: Drs Madropi, M Pd./Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor Banyak orang yang tidak menyadari akan datangnya bahaya bencana alam, padahal bencana datang acapkali tidak diduga kapan saja terjadi dengan tidak ...
READ MORE
Istiqomah Merawat Nilai Bulan Haram di Era New Normal
Oleh : Dr. Zahid MubarokKhutbah Iاْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، ...
READ MORE
ASSHIYAAMU NISHFU SHABRIN
ASSHIYAAMU NISHFU SHABRI (PUASA SETENGAH DARI KESHABARAN) Drs. Madropi, M.Pd   Tiap orang hidup dan punya ke inginan pasti memiliki hawa nafsu, dan nafsu pada manusia tidak terlepas dari nafsu makan minum yang ...
READ MORE
DO’A ORANG BERPUASA DIIJABAH Allah SWT
Perintah berdo’a terdapat dalam al-Quran surat al-Baqoroh ayat 186, Artinya: “Dan apabila hambaKu bertanya kepada engkau tentang Aku, maka sesungguhnya aku adalah dekat. Aku perkenankan permohonan orang yang memohon, apa ...
READ MORE
MENYAMBUT TAHUN BARU HIJRIYAH DENGAN EMPAT AMALAN
Drs. Madropi, M.Pd Wakil Ketua MUI Kota Bogor   Silih bergantinya waktu dari detik ke - menit, menit ke - jam, jam ke - hari, hari ke  -minggu, minggu ke - bulan, bulan ...
READ MORE
Struktur Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor dan Unit Pembantu Pimpinan (UPP) Periode 2022-2027
Susunan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor dan Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) yang terdiri dari 12 majelis dan 12 Lembaga Muhammadiyah Kota Bogor Periode 2022-2027 adalah sebagai berikut :   Ketua: Maizar  Madsuri, ...
READ MORE
Sejarah ICMI: Gerakan Dakwah Bil Hal Suatu Cita-cita Mumpuni
Oleh:  M. Fauzi Sutopo (Penasehat ICMI Orwilsus Bogor, Sekum PD Muhammadiyah Kota Bogor) Pengantar Pada awalnya ICMI didirikan oleh para mahasiswa di UB Malang pada tahun 1990-an bukanlah "sebuah gerakan yang pro ...
READ MORE
Menilai Imkan Rukat MABIMS dan Wujudul Hilal Muhammadiyah Secara Adil
YOGYAKARTA — Hisab Hakiki Wujudul Hilal adalah kriteria penetapan awal bulan hijriah yang digunakan Muhammadiyah. Kriteria ini mensyaratkan tiga parameter, yaitu: (1) ijtimak sebelum gurub, (2) bulan terbenam (moonset) setelah ...
READ MORE
KAJIAN HADITS – Antara Amal Shalih dan Amal Toleh (2)
MU’AMMAL HAMIDY, LC Karena semuanya ini berinteraksi dengan sesama manusia, yang notabene manusia tidak luput dari kekeliruan dan kesalahan  (mahallul khathai wan nis-yan), maka dibuatlah hukum-hukum yang berkenaan dengan interaksi ini, ...
READ MORE
Sebaik-baiknya Manusia Adalah yang Paling Bermanfaat bagi Manusia
Oleh : Drs. Madropi, M.Pd. (Wk. Ketua PDM Kota Bogor) Di tengah derasnya arus informasi teknologi dan globalisasi dunia saat ini, banyak orang yang beranggapan bahwa dunia sudah  tidak lagi selebar ...
READ MORE
Terjadinya Musibah Bencana Alam
Istiqomah Merawat Nilai Bulan Haram di Era New
ASSHIYAAMU NISHFU SHABRIN
DO’A ORANG BERPUASA DIIJABAH Allah SWT
MENYAMBUT TAHUN BARU HIJRIYAH DENGAN EMPAT AMALAN
Struktur Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor dan Unit
Sejarah ICMI: Gerakan Dakwah Bil Hal Suatu Cita-cita
Menilai Imkan Rukat MABIMS dan Wujudul Hilal Muhammadiyah
KAJIAN HADITS – Antara Amal Shalih dan Amal
Sebaik-baiknya Manusia Adalah yang Paling Bermanfaat bagi Manusia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *