oleh :
Drs. Madropi, M. PdWakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor
Puasa Ramadhan adalah menahan diri dari makan, minum, syawat dan segala yang membatalkannya, termasuk nafsu tempramen/emosian. Diriwayatkan dalam salahsatu hadits, apabila ada orang yang mengajak berkelahi pada bulan ramadhan, maka katakanlah” inni shoimun-inni shoimun” Artinya: Saya sedang berpuasa-saya sedang berpuasa.
Ada tiga nafsu yang berada pada diri semua manusia yang dapat mempengaruhi pola pikir manusia bahkan bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari
Nafs muṭma’innah, Artinya: Nafsu yang baik
Nafsu mutmainnah adalah nafsu yang mendorong pada manusia untuk melakukan kebaikan. Contohnya: Dibulan Ramadhan ingin mensucikan diri, memberesihkan jiwa dari kotoran noda, dosa dan meninggalkan perbuatan maksiat, ingin khatam tadarus Quran, ingin memperbanyak ibadah, ingin berinfak shadakoh, zakat, membatu kaum duafa dan lainnya. Orang yang memiliki nafsu seperti ini kelak di yaumil akhir akan dipanggil Allah sebagaimana firmannya. Q.S. al- Fajri 29-30
Artinya: Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan rida dan diridai. masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku!
2. Nafs ammārah Artinya: Nafsu emosian/ pemarah
Nafsu amarah adalah nafsu yang mendorong manusia kepada perbuatan buruk/jahat Contohnya: Hidup ingin senantiasa melampiaskan hawa nafu, di bulan Ramadhan inginnya hidup bebas, hura-hura’ ingin serba mewah dan wah, bergaya hidup hedonisme, memborong makanan, pakaian dan lainnya walaupun tidak dibutuhkan yang penting puas. Firman Allah Q.S. Yusuf 53
Artinya: Sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku.
3. Nafs lawwāmah, Artinya: Nafsu yang mencela/ menyesali
Nafsu lawwaamah adalah: nafsu yang mendorong manusia apabila melakukan kesalahan mencela /menyesalinya. Kenapa hidup ini penuh dengan perbuatan noda, dosa dan maksiat ? Nafsu ini dijelaskan pada Firman Allah. Q.S. al-Qiyamah 1-2
Artinya: Aku bersumpah demi hari Kiamat Aku bersumpah demi jiwa yang sangat menyesali (dirinya sendiri).
Pada nafsu lawaamah inilah manusia, menyesali perbuatan salah dan dosanya ingin bertaubat dengan taubatan nashuha, taubat yang sebenar- benarnya. Dari ketiga nafsu tersebut, puasa Ramadhan membing-bing manusia untuk senantiasa melakukan kebaikan, menghindari nafsu jahat, dan apabila melakukan hilap, salah dan dosa hendaklah segera bertaubat dengan taubatan nashuha.
Mudah-mudahan Allah mengampuni segala dosa-dosa kita dan memasukannya kedalam surga jannatun nai’m.
oleh: Drs. Madropi, M. Pd
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor
Tidak terasa bergantinya waktu dari detik kemenit, ke-jam, ke-hari, ke-minggu, ke-bulan, sampailah kita pada tahun 2023 dengan usia ke sekian tahun. Banyak ...
KEARIFAN BUDAYA LOKAL CIREBONAN, TRADISI TARI SINTREN: BIDADARI DALAM KURUNGAN, "MODEL PEMBUKAAN MUSYWIL MUHAMMADIYAH JAWA BARAT"
By Dr. H.M. Fauzi Sutopo, Al Fakir
(Sekretaris PDM Kota Bogor)
Terlebih dengan tidak mengurangi rasa hormat ...
Banyak orang bertanya; Kenapa Allah SWT menciptakan manusia beraneka ragam bangsa, suku, warna kulit dan berbagai Bahasa ? Menciptakan manusia berbeda syariat, hukum, ide, gagasan, cipta karya, rasa, dan beraneka ...
Oleh Drs. Madropi, M.Pd. (Wk. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor)
Segala puji bagi Allah yang di tangan-Nya seluruh genggaman kerajaan yang ada di langit dan dibumi, yang mengatur seluruh jagat ...
oleh : Drs. Madropi, M. Pd / Ketua PDM Kota BogorSecara bahasa, kata “Doa’ ” itu bermakna seruan, jadi berdoa itu artinya menyeru, mengucap, memanggil. Sedangkan secara istilah “Doa’ ” adalah suatu permohonan ...
Darul Arqam PDM Kota Bogor Perkuat Kader Muhammadiyah Berkemajuan, Siapkan Generasi Pelopor Amal Usaha
MEDIA_ALFURQAN.COM - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor menggelar kegiatan Darul Arqam sebagai upaya memperkuat ideologi, wawasan keislaman, serta ...
Nasehat Lukmanul Hakim pada anaknya tentang kehidupan dunia
يابني ان الدنيا بحر أميق
Wahai Anak ku sesungguhnya dunia laksana lautan yang dalam. Lautan kehidupan dunia yang penuh dengan onak dan duri.
قد غرق ...
Perintah berdo’a terdapat dalam al-Quran surat al-Baqoroh ayat 186, Artinya: “Dan apabila hambaKu bertanya kepada engkau tentang Aku, maka sesungguhnya aku adalah dekat. Aku perkenankan permohonan orang yang memohon, apa ...