Strategi Dakwah Muhammadiyah Menembus Desa di Banyuwangi

1
Foto Idul Ftri 1439 H

media-alfurqan – Penolakan pembangunan Masjid Muhammadiyah di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi oleh warga NU justru harus memunculkan strategi baru dakwah organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu.

“Strategi baru dakwah dengan membangun Amal Usaha Muhamamdiyah (AUM) dahulu, seperti sekolah, pondok pesantren, panti sosial (santunan bagi warga tidak mampu), atau klinik kesehatan. Saya meyakini warga akan menerima Muhammadiyah,” kata Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor Taufik Tirkaamiasa, Senin (14/6/2021).

Setelah AUM berdiri, kata Taufik, masjid atau mushola di berbagai desa di Banyuwangi bisa dibangun karena masyarakat lebih mengenal kegiatan sosial dari ormas Islam yang didirikan di Yogyakarta itu.

“Keberadaan AUM lebih utama dirasakan manfaat warga setempat untuk mengenal Muhamamdiyah. Ini sebetulnya hal yang sangat mendasar ketimbang membangun masjid dahulu. Warga Muhamamdiyah bisa memberikan pencerahan melalui AUM kepada warga setempat terlebih dulu,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, di Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi sangat sulit ditemukan masjid Muhammadiyah. Bahkan warga di dusun tersebut yang sebagian besar warga NU, umumnya tidak  begitu mengenal dengan Muhammadiyah.

“Tempat istri saya di Dusun Sumberurip, Desa Barurejo Kecamatan Siliragung, Banyuwangi warga Muhammadiyah hanya beberapa orang. Dusun Blokagung Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari juga tidak ada atau jarang warga Muhammadiyah dan tidak ada AUM (termasuk masjid tentunya),” jelasnya.

Taufik mengatakan, perkembangan Muhammadiyah di (pusat) Kecamatan, seperti Jajak, Gambiran apalagi Genteng cukup pesat, terutama AUM-nya, seperti sekolah, panti, klinik, bahkan di Genteng ada ITBM. Namun jika masuk ke desa-desa, dusun-dusun, sepertinya sangat kurang perkembangannya, khususnya desa-desa di selatan Genteng, hampir tidak terlihat Muhammadiyah, bisa jadi kalah dengan LDII.

“Ini tugas berat dari para pengurus di PDM dan PCM khususnya LPCR (Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting) PCM untuk membantu menguatkan dan memberi arahan PRM-PRM yang ada di desa-desa/kelurahan sebagai basis gerakan ke arah yang lebih baik. Sehingga Muhammadiyah bukan hanya mendunia, tapi juga membumi ke desa-desa, dusun-dusun di seluruh Nusantara,” paparnya.

Ia mengatakan, seorang mubaligh Muhammadiyah di salah satu dusun Desa Wringinrejo di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi memperkenalkan ormas Islam terbesar nomor satu di Indonesia itu dengan menyantuni yatim piatu. “Seingat saya dia saat itu (3 tahun lalu) menjabat ketua RT, artinya walaupun mungkin hanya segelintir orang warga Muhammadiyahnya tapi peran dan fungsi sosialnya cukup signifikan,” ungkap Taufik.

Selain itu, ia mengatakan, strategi dakwah Muhammadiyah menembus desa di Banyuwangi dengan memberikan beasiswa warga setempat untuk bersekolah maupun mondok di pesantren milik Muhammadiyah. “Bisa saja warga setempat dikirim ke pesantren milik Muhammadiyah dan kembali ke desa setempat untuk berdakwah,” pungkasnya. (\ Achsin) 

Related Posts
SMA Muhammadiyah Kota Bogor Titipkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Lewat Lazismu Kota Bogor
SMA Muhammadiyah Kota Bogor Titipkan Donasi bencana gempa Cianjur Jawa Barat melalui Lazismu Kota Bogor. Kamis, 1 Desember 2022 – Lazismu kota Bogor menerima titipan donasi dari SMA Muhammadiyah Kota Bogor. ...
READ MORE
Peran SapaMu dalam Pengamanan Muktamar 48 Muhammadiyah ‘Aisyiyah
SURAKARTA – Ketua PP Muhammadiyah Dahlan Rais menyampaikan, peran Satuan Pengaman Muktamar (SapaMu) dalam menjalankan langkah-langkah pengamanan selama muktamar sangat penting. “Apalagi melibatkan puluhan ribu, ratusan ribu, bisa mungkin satu juta ...
READ MORE
Difitnah Oleh Citizen, Muhammadiyah Gelar Konferensi Press
Bogor – Apa yang telah dialami oleh Semuel Aitonam, Warga Bubulak, Bogor Barat ini, sepertinya bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Ditengah – tengah ramainya isu SARA yang terjadi saat ...
READ MORE
Sosialisasi Hasil Munas  Tarjih, Ketua PDM Kota Bogor: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah Tentang Kalender Hijriyah Global Tunggal
Muhammadiyah Kota Bogor melakukan sosialisasi hasil Munas Tarjih sebagai pedoman warga persyarikatan dalam beribadah dan melakukan aktivitas berbangsa dan bernegara, Ahad (13/10/2024). Kegiatan ini menghadirkan nara sumber Dr Hermawan M.Ag ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor Kecam Keras Pesta Gay
media-alfurqan.com - Pesta gay di apartemen Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan yang digerebek aparat kepolisian beberapa waktu menunjukkan perbuatan keji, melanggar aturan hukum dan dilarang semua agama. Demikian dikatakan anggota Majelis Tarjih ...
READ MORE
30 Tahun Menanti, Panti Asuhan Putra Darushsholihin Muhammadiyah Kota Bogor Resmi Bersertifikat
media-alfurqan.com -  Panti Asuhan Putra Darushsholihin Muhamamdiyah Kota Bogor beralamat Jl. Sholeh Iskandar No.2, Parakan Jaya, Kec. Kemang, Kota Bogor resmi mendapat sertifikat tanah di hadapan notaris Laila Chairani SH, ...
READ MORE
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
JAKARTA -- Peran umat Islam dalam tegaknya Negara Republik Indonesia ini dinilai tidaklah sedikit. Tak terkecuali peran dari tokoh-tokoh muslim seperti kiyai, ulama maupun intelektual muslim. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) ...
READ MORE
?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
media-alfurqan.com Merdeka No. 118  - Tempat pemakaman maupun pengurusan jenazah menjadi persoalan di Kota Bogor, Jawa Barat. Ada beberapa pihak ahli waris merasa terkendala biaya dalam pemakaman jenazah. Dalam mengatasi persoalan ...
READ MORE
Mohamad Gofar dan Naufal Ramadian Optimis Majukan Muhammadiyah Kabupaten Bogor
BOGOR -- Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor telah menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) di Aula Dakwah Muhammadiyah, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Sabtu 3 September 2016. Dalam Musypimda ini, dilaksanakan sosialisasi Surat ...
READ MORE
?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
Bagi Seorang Muslim pergantian tahun baru hijriyah dari 1441 ke tahun 1442 H bukan hanya sekedar dimaknai sebagai perubahan dimensi waktu, dari masa lalu ke masa kini menuju masa depan. ...
READ MORE
SMA Muhammadiyah Kota Bogor Titipkan Bantuan Korban Gempa
Peran SapaMu dalam Pengamanan Muktamar 48 Muhammadiyah ‘Aisyiyah
Difitnah Oleh Citizen, Muhammadiyah Gelar Konferensi Press
Sosialisasi Hasil Munas Tarjih, Ketua PDM Kota
Muhammadiyah Kota Bogor Kecam Keras Pesta Gay
30 Tahun Menanti, Panti Asuhan Putra Darushsholihin Muhammadiyah
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
Muhammadiyah Kota Bogor Siapkan Tempat Pemakaman dan Pengurusan
Mohamad Gofar dan Naufal Ramadian Optimis Majukan Muhammadiyah
Tahun Baru Hijriah Momentum Melakukan Perubahan

1 thought on “Strategi Dakwah Muhammadiyah Menembus Desa di Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *