Sosialisasi Hasil Munas Tarjih, Ketua PDM Kota Bogor: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah Tentang Kalender Hijriyah Global Tunggal

0
Gambar1

Muhammadiyah Kota Bogor melakukan sosialisasi hasil Munas Tarjih sebagai pedoman warga persyarikatan dalam beribadah dan melakukan aktivitas berbangsa dan bernegara, Ahad (13/10/2024). Kegiatan ini menghadirkan nara sumber Dr Hermawan M.Ag (Manhaj Tarjih Muhammadiyah), Dr Zubaidah M. Ag (Kalender Hijriah Global Tunggal), Prof Dr Siah Khosyi’ah M.Ag (Fikih Perlindungan Anak).

“Tarjih adalah ijtihad para ulama dan cendekiawan Muhammadiyah dalam menghadirkan agama sebagai solusi dengan mengedepankan keterbukaan, toleransi dan keadilan,” kata Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ustaz Maizar Madsury dalam pernyataan kepada wartawan, Ahad (14/10/2024).

Kata Maizar, sosialisasi hasil Munas Tarjih merupakan bentuk pendidikan dan dakwah kepada warga persyarikatan Kota Hujan. Kegiatan ini sebagai bentuk  edukasi  dan dakwah Islam Berkemajuan dalam merespon setiap perubahan yang cepat dan dinamika kehidupan muslim modern,” paparnya.

Muhammadiyah telah banyak mengeluarkan ijtihad-ijtihad berkemajuan dan salah satunya  KHGT (dibaca ‘kahagete’) atau Kalender Hijriyah Global Tunggal selain berkemajuan juga merupakan salah satu lompatan ijtihad  Muhammadiyah untuk membayar utang peradaban ummat Islam berupa Kalender Hijriyah Global Tunggal.

Dengan adanya KHGT, diharapkan umat Islam dapat lebih terorganisir dalam menjalankan ibadah dan kegiatan sosial. Kalender ini tidak hanya memudahkan penanggalan, tetapi juga mempererat persatuan umat Islam di seluruh dunia. Upaya ini menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam terus melakukan inovasi dan ijtihad untuk kemajuan umat Islam.

Sosialisasi KHGT (Kalender Hijriyah Global Tunggal) disampaikan oleh Dr. Zulbaidah, M.Ag dari Majelis Tarjih PWM Jawa Barat yang juga  dosen  di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Zulbaidah selain memaparkan apa itu KHGT juga menekankan bahwa KHGT adalah Kalender Islam yang berlaku  secara global dengan prinsip satu hari satu tanggal di seluruh  dunia. Zulbaidah menambahkan,  Muhammadiyah tidak sendirian dalam menggunakan KHGT, namun bersama 16 negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) akan menggunakan KHGT mulai 1446 Hijriyah

Dalam sosisliasi itu juga diterangkan bahwa  Manhaj  Muhammadiyah menjaga kemurnian ajaran Islam sambil tetap relevan dengan perkembangan zaman. Melalui Tarjih, Muhammadiyah berusaha mengkontekstualisasikan ajaran Islam agar relevan dengan tantangan zaman modern. “Ini termasuk isu-isu kontemporer seperti teknologi, kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan pendidikan. Tujuannya adalah agar ajaran Islam tetap mampu memberikan panduan praktis bagi umat di era modern tanpa menyimpang dari prinsip-prinsip dasar,” tegasnya.

Dalam melakukan ijtihad dan mengambil keputusan, Muhammadiyah mempertimbangkan maslahah (kemaslahatan) atau manfaat bagi umat. Prinsip ini mendorong keputusan yang diambil tidak hanya berorientasi pada kepatuhan literal terhadap teks, tetapi juga pada dampak positif yang bisa dirasakan umat secara luas.

Muhammadiyah dalam Manhaj Tarjih tetap menghormati perbedaan pendapat di antara umat Islam, selama perbedaan tersebut berdasarkan dalil-dalil yang sahih dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar Islam. Muhammadiyah berusaha menghindari fanatisme mazhab dan membuka diri terhadap dialog antara berbagai pandangan.

“Manhaj Tarjih Muhammadiyah ini telah menjadi dasar dari banyak fatwa dan keputusan yang dihasilkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, yang kemudian menjadi panduan bagi umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, dalam menjalani kehidupan beragama dan bermasyarakat secara kontekstual dan relevan dengan zaman modern,” paparnya.

Fikih Perlindungan anak, kata Maizar bagian dari upaya Muhammadiyah untuk merespons tantangan kontemporer, khususnya terkait hak-hak anak dan kewajiban perlindungan terhadap mereka.

Fikih Perlindungan Anak Muhammadiyah menganut prinsip moderasi (wasathiyah), yang berarti menjaga keseimbangan antara hak-hak anak dan kewajiban orang tua, tanpa menekankan satu sisi secara ekstrem. Muhammadiyah menekankan pentingnya kasih sayang dan pendidikan, tetapi juga disiplin yang adil dan tidak berlebihan.

“Dalam konteks perlindungan anak, Muhammadiyah juga mendukung penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran hak-hak anak, seperti kekerasan, eksploitasi, dan perdagangan anak. Muhammadiyah bekerja sama dengan pemerintah dalam mendukung regulasi dan kebijakan yang pro-perlindungan anak,” pungkasnya.

 

Related Posts
Panti Asuhan Putra Darushsholihin Resmi Wakaf, Proses Legalitas Capai Tahap Akta Ikrar Wakaf
Proses panjang legalisasi tanah Panti Asuhan Putra Darushsholihin milik Muhammadiyah Kota Bogor akhirnya mencapai titik penting. Hari ini, Selasa (5/8), penandatanganan Akta Ikrar Wakaf (AIW) resmi dilakukan di Kantor Urusan ...
READ MORE
Din Syamsuddin Dituding Radikal, Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor: Kurang Etis & Tanpa Tabayun
Gerakan Antiradikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) tidak etis dan tanpa tabayun yang menuding Din Syamsuddin radikal dan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). "Kurang etis jika hal tersebut ...
READ MORE
LAZISMU DORONG KEBUTUHAN PENYINTAS KOTA BOGOR
LAZISMU DORONG KEBUTUHAN PENYINTAS KOTA BOGOR Hujan deras dan angin pada senin (10/10/2022) yang terus mengguyur kota bogor sore hingga malam hari menyebabkan sekurangnya 32 titik lokasi bencana di Kota Bogor. Lazismu ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor Belum Menggarap Dakwah di Kalangan Milenial dan Gen Z
Muhammadiyah kota Bogor belum menggarap dakwah anak muda, pelajar di kalangan milenial dan Gen Z. "Belum ada upaya menggaet dakwah anak muda dan pelajar kalangan milenial dan Gen Z. Perlu pembinaan ...
READ MORE
Hasil Musda VI, Haidir Nahkodai Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor Periode 2022 – 2026
Hal tersebut terungkap dalam Musda VI Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor pada Minggu, 5 Juni 2022 di Gedung Pusat Da’wah Muhammadiyah Kota Bogor. Musda yg dihadiri para pengurus PDPM, pengurus ...
READ MORE
Idul Fitri Kembali pada Kesucian Hati dan Jiwa
oleh: Drs.Madropi, M.Pd (Wk.Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor) ...
READ MORE
MAKNA KEMATIAN BAGI MANUSIA
oleh : Drs Madropi, M Pd. (Ketua PD Muhammadiyah Kota Bogor)   Akibat dari kesibukan bekerja, kenikmatan kehidupan di dunia, terkadang manusia banyak lalai dan lupa akan kematian, padahal kematian senantiasa mengancam ...
READ MORE
Rumah kader Muhammadiyah  Musnamar kota Bogor Diharapkan Melahirkan Kader Bangsa
Keberadaan rumah kader Muhammadiyah Musnamar Kota Bogor di dekat IPB University diharapkan bisa melahirkan kader bangsa. Demikian dikatakan Ketua PDM Kota Bogor Madropi dalam sambutan peresmian Rumah Kader Musnamar Persyarikatan Muhammadiyah ...
READ MORE
IMM Cabang Bogor Tantang Presiden Cabut kenaikan Harga BBM
Media Al-Fur'qan - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bogor menggelar aksi unjuk rasa di jalan Sudirman tidak jauh dari Istana Bogor. Masa aksi terlihat di awal memasuki kawasan Jalan Sudirman ...
READ MORE
HIKMAH HAJI DAN UMROH
HIKMAH HAJI DAN UMROH Drs. Madropi, M. Pd Setiap orang Islam sudah tentu berharap, berencana  serta bercita-cita untuk menunaikan ibadah Haji dan Umroh, karena ibadah Haji adalah rukun Islam ke 5 yang ...
READ MORE
Panti Asuhan Putra Darushsholihin Resmi Wakaf, Proses Legalitas
Din Syamsuddin Dituding Radikal, Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor:
LAZISMU DORONG KEBUTUHAN PENYINTAS KOTA BOGOR
Muhammadiyah Kota Bogor Belum Menggarap Dakwah di Kalangan
Hasil Musda VI, Haidir Nahkodai Pemuda Muhammadiyah Kota
Idul Fitri Kembali pada Kesucian Hati dan Jiwa
MAKNA KEMATIAN BAGI MANUSIA
Rumah kader Muhammadiyah Musnamar kota Bogor Diharapkan
IMM Cabang Bogor Tantang Presiden Cabut kenaikan Harga
HIKMAH HAJI DAN UMROH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *