Idul Fitri Kembali pada Kesucian Hati dan Jiwa
oleh:
Drs.Madropi, M.Pd
(Wk.Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor)
Idul Fitri adalah hari special, Istimewa bagi umat Islam, kenapa di sebut special dan Istimewa ? Karena umat Islam telah selesai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dan seluruh rangkaian ibadah lainnya, sehingga disebut hari kemenangan, hari kebahagiaan, hari diperbolehkannya Kembali makan minum kembali disiang hari, dan hari Kembali kepada fitrah, kesucian hati, kebersihan jiwa dari kotoran noda dan dosa bagi orang yang telah sukses melaksanakan ibadah puasa ramadhannya.
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena Iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR Bukhari dan Muslim).
Sekalipun hari raya idul fitri disebut hari kemenangan, kebahagiaan dan hari Kembali pada fitrah, masih banyak orang-orang yang belum merasakan puas, afdol dan sempurna idul fitri apabila belum melakukan: silaturahim, memberi, saling berbagi dan minta maaf, saling memaafkan. Kebiasaan ini tentu sangat baik untuk membangun ukhwah kesatuan dan persatuan umat Islam.
Silaturahim itu baik dan sanget dianjurkan dalam Islam, bahkan kunci sukses. Karena dapat menghubungkan kembali keretakan, keteggangan dan hubungan yang telah putus menjadi baik Kembali. Sabda rasulullah SAW
من كان يؤمن بالله واليوم الا خر فاليصل رحمه
Barang siapa yang beriman kepada Allah dan kepada hari akhir, maka hendaklah menghubungkan silaturrahim.
Tapi ada silaturahim yang paling utama diatas paling utama lainnya adalah: Silaturahim kepada orang yang memutuskan silaturahim atau tidak pernah bersilaturahim.
Memberi, saling berbagi di hari raya adalah perbuatan yang baik, karena dapat merasakan kebersamaan, membantu orang yang kekurangan, sekaligus dapat menghilangkan kesenjangan. Firman Allah:
ومما رزقناهم ينفقون
Dan dari apa yang Allah rizkikan mereka infakan.
Tapi ada perbuatan memberi yang lebih utama diatas utama lainnya yaitu memberi kepada orang pelit yang tidak pernah memberi.
Minta maaf, saling maaf memaafkan itu dapat menghapus dosa sesama manusia,sehingga Allah dapat mengampuni. Firman Allah:
والعافين عن الناس
Dan hendaklah memaafkan kesalahan manusia.
Tapi ada memaafkan yang paling utama diatas utama lainnya adalah memaafkan kepada orang yang mendzolimi.
Hadits diriwayatkan Tabrani dari Muadz bin Anas. Bahwa Rasulullah SAW bersabda,
أفضَلُ الفضائِلِ أنْ تَصِلَ مَن قَطَعَك، وتُعطِيَ مَن حَرَمَك، وتَصفَحَ عمَّن شَتَمَك
Artinya: “Di antara amalan utama dari yang paling utama (afdhalul fadhail) adalah engkau bersilaturahmi dengan orang yang memutuskan tali silaturahmi; engkau memberi kepada orang yang tidak pernah memberi (bakhil/kikir); dan engkau memaafkan orang yang berlaku aniaya.”
Dihari idul Fitri ini, mari kita jaga kesucian hati dan kebersihan jiwa yang kita peroleh dengan susah payah, agar jangan sampai ternodai kembali dengan perbuatan dosa dan makasiat, kita perbanyak munajat mohon ampun pada Allah SWT atas segala hilap dan salah serta bertaubat dengan taubatan nashuha. Sebagai insan yang tidak luput dari salah dan hilaf mari kita buka hati nurani untuk saling memaafkan. Mudah-mudahan dengan demikian kita menjadi manusia yang takwa.
Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang kembali pada fitrah, yang memperoleh sukses dan kemenangan serta terimalah amal ibadah kami
تقبل الله منا ومنكم، صيا من وصيا مكم, منالعاعدين والفاءزين
