Prof Hermanto Siregar Ingatkan Mensejahterakan Umat Harus Menjadi Prioritas

0
Prof Hermanto

Kesejahteraan umat Islam harus menjadi prioritas ormas Islam di Indonesia khususnya Muhammadiyah. Hal itu sesuai surat Al-Ma’un.

Demikian dikatakan Sekretaris Umum Forum Guru Besar Muhammadiyah Jawa Barat (FGBMJB) dan Rektor Universitas Perbanas Jakarta Prof. Dr. Hermanto Siregar, M.Ec. di Aula PDM Kota Bogor, jalan Merdeka No.118 Bogor (10/4/2022).

Menurut Hermanto, Allah memberikan peringatan yang keras bagi umat Islam yang tidak memberikan kesejahteraan. “Bisa disebut mendustakan agama Allah. surat Al-Ma’un, khususnya ayat 4-7 : Maka celakalah orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya, yang berbuat ria, dan enggan (memberikan) bantuan,” paparnya.

Maksud dalam ayat tersebut orang yang sudah mengerjakan/menegakan salat tetapi masih tergolong orang yang celaka, yaitu yang lalai terhadap salatnya, tidak khusu, bersifat riya dan enggan memberikan bantuan.

Sebagian mufasir menterjemahkan bantuan itu dengan zakat, tetapi dalam keadaan saat ini bisa diberi konteks yang lebih luas lagi yaitu zakat, infaq, sodaqah, dan wakaf.

“Enggan saja kita membantu apalagi benar-benar tidak mau bantu sudah termasuk celaka dalam melaksanakan salat. Jadi tidak main-main mengenai bagaimana kita menghandel orang-orang miskin, terutama pada kita yang mempunyai tangan dan penanya, mempunyai kekuatan, artinya pembuat kebijakan. Jadi itu resikonya sangat besar apabila tidak mau membantu orang-orang miskin,” paparnya.

Menurut data BPS yang terakhir dipublish yaitu bulan September 2021 di Indonesia masih ada 26,5 juta (duapuluh enam setengah juta) orang miskin. Duapuluh enam setengah juta itu merupakan 9,7% dari total populasi penduduk dan hampir sama dengan penduduk satu negara di Malaysia. Jadi kalau kita masih bisa tidur nyenyak sementara yang 26,5 juta itu mayoritas adalah umat, umat Islam, kita berrisiko masuk ke dalam orang-orang yang mendustakan agama dan termasuk pada orang yang salat tapi celaka.

Di Malaysia jumlah penduduk miskin hanya 0,4% (nol koma empat persen) tidak sampai setengah persen, di kita (Indonesia) 9,7%, padahal di sana umat Islam atau katakanlah pribuminya 65%, di Indonesia 85% umat muslimnya. Mengapa yang 85% ini, orang-orang hebatnya, orang-orang kayanya tidak tersentuh dengan surat Al-Maun.

“Kita harus memperhatikan kesejahteraan umat. Definisi sederhananya sejahtera itu tidak miskin, tidak sejahtera itu miskin. Ancaman besar bagi kita jika tidak mau memperhatikan kesejahteraan umat. Kita harus punya kemampuan dan kemauan untuk membantu orang-orang miskin,” tegasnya.

Di Muhammadiyah Gerakan pesan untuk membantu kesejahteraan umat cukup baik, tapi masih harus ditingkatkan melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Pendidikan dan Kesehatan.

Dalam surat Al-Mu’minun ayat 1, “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman”.
Jadi kalau tadi di surat Al-Ma’un diancam (ayat 7), di surat Al-Muminun dikasih harapan oleh Allah SwT. Zakat termasuk di antara ibadah-ibadah di bulan Ramadhan, kalau bisa ditingkatkan jangan hanya sekedar menjalankan kewajiban, bisa lebih ditingkatkan dari 2,5% kalau bisa ditingkatkan menjadi 10% untuk membantuk orang-orang yang tidak sejahtera.

Jadi kita termasuk orang-orang yang beruntung kalau mau melaksanakan zakat, membantu panti (temasuk panti jompo), membantu orang-orang miskin terutama orang miskin yang lemah, yang tidak mempunyai pekerjaan. Orang miskin yang masih sanggup bekerja tapi tidak cukup, dibantu agar usahanya berkembang, sehingga dari pra sejahtera menjadi sejahtera.

Anak-anak dari orang miskin dibantu agar bisa mendapatkan Pendidikan, hingga Pendidikan tinggi. Pendidikan merupakan tangga.

Kalau sudah sejahtera yang tadinya kita bantu menjadi sejahtera , mampu membayar zakat, infaq, sodaqah dan wakaf.

Mensejahterakan umat harus menjadi skala prioritas. Esensinya umat Islam harus pintar, kalau tidak pintar meski jumlahnya banyak, maka umat lain yang segelintir akan mendominasi keseluruhan Indonesia. Umat Islam jumlahnya besar tapi kualitasnya kurang karena yang punya akses ke perguruan tinggi kurang. Untuk itu kita harus tingkatkan umat Islam yang punya akses ke perguruan tinggi sehingga banyak umat Islam yang pintar.

Tidak hanya pintar, tapi juga harus punya skill atau keterampilan. Keterampilan di era sekarang sangat dibutuhkan. Banyak S1 sulit mencari kerja, untuk itu strateginya ada dua, jika pintar borong sekaligus S1, S2 hingga S3. Namun jika tidak menjadi intelektual maka perbanyak keterampilan-keterampilannya. Istiahnya pendidikan vokasi, didorong supaya berkembang dan terutama orang-orang miskin supaya bisa akses. (\Tirka)

 

Related Posts
Ahok dan Pengacaranya Dinilai Lecehkan Ulama, IPNU Akan Buat Perhitungan
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU menuntut Ahok dan pengacaranya mohon maaf kepada Rais Am PBNU dan seluruh warga NU. “Ahok telah menghina panutan tertinggi kami dengan menuduh kiai tidak objektif dan ...
READ MORE
SMA Muhammadiyah Kota Bogor Relokasi Ke Merdeka
Gedung Baru SMA Muhammadiyah Kota Bogor di Jl. Merdeka No. 118foto : NurmawajiRapat Majelis Dikdasmen PDM Kota Bogor dan pihak SMA Muhammadiyah Kota Bogor, pada tanggal 05 Juli 2020 telah ...
READ MORE
Sosialisasi LazisMU Kota Bogor  dan Target Satu Miliar
Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMU) Kota Bogor melakukan sosialisasi, capaian dan program kerja sekaligus memperkenalkan pengurus dan karyawannya yang baru, bertempat di Gedung Dakwah Muhamadiyah Kota ...
READ MORE
Muhammadiyah dan Umat Islam Indonesia Berpeluang Kembalikan Kejayaan Peradaban Islam
WASHINGTON DC – Wilayah Syam atau Arab Levant/Levantine Arabic adalah kawasan bersejarah dunia Islam yang meliputi Palestina, Yordania, Lebanon, Syria, dan Irak. Selain para penduduknya memiliki ciri fisik yang berbeda dengan ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor Terima Wakaf Tanah dari Ir Muhammad Fahman dan Ir Muhammad Hidayat
media-alfurqan - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor menerima wakaf tanah seluas +/- 2,700 m3 di Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor dari Ir. Muhammad Fahman dan Ir. Muhammad Hidayat. ...
READ MORE
Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Optimis Bangun Muhammadiyah Tower
Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Najih mengatakan, terdapat beberapa program unggulan yang dilakukan oleh MEK di periode 2015-2020. Dan, dari program-program yang direncanakan itu, MEK siap bekerjasama ...
READ MORE
Rumah kader Muhammadiyah  Musnamar kota Bogor Diharapkan Melahirkan Kader Bangsa
Keberadaan rumah kader Muhammadiyah Musnamar Kota Bogor di dekat IPB University diharapkan bisa melahirkan kader bangsa. Demikian dikatakan Ketua PDM Kota Bogor Madropi dalam sambutan peresmian Rumah Kader Musnamar Persyarikatan Muhammadiyah ...
READ MORE
Rektor UMJ: Permendikbud Ristek No 30/2021 Potensial Melegalkan Seks bebas di Kalangan Mahasiswa
Permendikbud Ristek No 30/2021 berpotensi melegalkan seks bebas di kalangan mahasiswa. Beberapa aturan dalam Permendikbud Ristek No 30/2021 yang berpotensi seks bebas perlu direvisi. "Sulit dipungkiri bahwa beberapa isi dalam Permendikbud ...
READ MORE
Wali Kota Bogor Nyatakan Pemkot Siap Bersinergi dengan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah
media-alfurqan - Pemerintah Kota (Pemkot)  Bogor menyatakan kesiapan bersinergi dalam bidang sosial, pendidikan dan kemanusiaan dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) di Kota Hujan. Demikian dikatakan Wali ...
READ MORE
Sambut Tahun Baru Hijriyah, Muhammadiyah Kota Bogor Adakan Silaturahmi 1 Muharam 1446 H
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor mengadakan silaturahmi 1 Muharram 1446 H dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah dengan mengundang ormas-ormas Islam NU, MUI, DDII, ICMI, Tazkia, Birul Walidain, dan ...
READ MORE
Ahok dan Pengacaranya Dinilai Lecehkan Ulama, IPNU Akan
SMA Muhammadiyah Kota Bogor Relokasi Ke Merdeka
Sosialisasi LazisMU Kota Bogor dan Target Satu
Muhammadiyah dan Umat Islam Indonesia Berpeluang Kembalikan Kejayaan
Muhammadiyah Kota Bogor Terima Wakaf Tanah dari Ir
Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Optimis Bangun Muhammadiyah Tower
Rumah kader Muhammadiyah Musnamar kota Bogor Diharapkan
Rektor UMJ: Permendikbud Ristek No 30/2021 Potensial Melegalkan
Wali Kota Bogor Nyatakan Pemkot Siap Bersinergi dengan
Sambut Tahun Baru Hijriyah, Muhammadiyah Kota Bogor Adakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *