Rakyat Indonesia harus bermedia sosial secara baik untuk yang pendukung pemerintah maupun kontra penguasa agar tidak terjerat masalah hukum.
“Media sosial kita harus tumbuh secara baik, butuh kedewasaan bermedia sosial,” kata Ketua Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) Razikin Juraid kepada media-alfurqan.com, Rabu (3/2/2021).
Menurut Razikin, menggunakan media sosial lebih baik memberikan informasi secara benar kepada masyarakat. “Jangan sampai menyebarkan hoaks dan melanggar UU ITE,” jelasnya.
Ia mengatakan, pertarungan di media sosial bukan masalah isu tetapi ada sisi bisnisnya. “Kita tidak menjustifikasi buzzer digerakkan pemerintah karena ada kepentingan ekonomi bila menjadi viral. Bisa saja orang yang secara sukarela berpihak ke pemerintah, ketemu kepentingan bisnis,” papar Razikin.
Menurut Razikin, media sosial dan perkembangan demokrasi di era digital memunculkan perdebatan di kalangan masyarakat terlebih lagi adanya buzzer. “Posisi buzzer yang dianggap pro pemerintah juga dipertanyakan juga. Pemerintah tidak menyerahkan semua ke buzzer,” paparnya.
Menurut Razikin, ada buzzer atau influencer di lembaga pemerintah tetapi memberikan informasi yang positif kepada masyarakat.
Ia mengatakan, di era demokrasi digital semua bebas menyatakan pendapat baik pro dan kontra pemerintah melalui media sosial tetapi harus sesuai dengan undang-undang. “Selama narasi mereka tidak memunculkan masalah, kita tidak bisa mempermasalahkan karena arena bebas di era demokrasi,” ungkapnya. (\Achsin)
YOGYAKARTA – Dalam rangka meningkatkan kesadaran warganet di ruang digital tentang Perspektif Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI), Program Inklusi Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyelenggarakan Seminar “Aktivasi Influencer Kampanye GEDSI untuk Peningkatan ...
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU menuntut Ahok dan pengacaranya mohon maaf kepada Rais Am PBNU dan seluruh warga NU.
“Ahok telah menghina panutan tertinggi kami dengan menuduh kiai tidak objektif dan ...
BANTUL - Al Qur’an menuntun kita untuk mengksplor alam semesta ini. Di dalam Al Qur’an terdapat Ayat-ayat Qauniyah yang menjelaskan fenomena alam semesta. Setidaknya ada 750 ayat yang secara tegas menguraikan hal-hal ...
oleh : Drs Madropi, M Pd. (Ketua PD Muhammadiyah Kota Bogor)
Akibat dari kesibukan bekerja, kenikmatan kehidupan di dunia, terkadang manusia banyak lalai dan lupa akan kematian, padahal kematian senantiasa mengancam ...
Gaza kembali diserang.
Israel kembali menggempur Gaza sejak (5/8) lalu, sekitar 100 roket diterbangkan ke tanah Palestina ole pasukan agresi militer israel.
Setidaknya per 9 agustus lalu dikabarkan 44 orang meninggal termasuk ...
JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kedatangan tamu istimewa, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Bertempat di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Menteng Jakarta Pusat, Andika bersama jajarannya disambut langsung oleh Ketua Umum ...
oleh Rahmat Saptono Duryat
Ketua DKM al-Furqan Muhammadiyah Kota Bogor
Dosen Tetap di FT Universitas Indonesia.
Bulan Ramadan memiliki makna yang dalam sebagai Bulan Al-Qur'an (QS. 2:185), ditandai dengan turunnya permulaan atau keseluruhan ...
Ucapan kekerasan verbal yang berbasis rasisme bentuk peradaban politik paling rendah dalam sejarah politik dunia.
Demikian dikatakan Ketua Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Razikin kepada media-alfuqon.com, Kamis (28/1/2021).
Kata Razikin, ...
oleh : Drs. Madropi, M.Pd. (Wk. Ketua PDM Kota Bogor)
Seandainya Allah SWT tidak mengutus Muhammad SAW ke muka bumi, manusia akan tetap hidupnya dalam keadaan Jahiliyah, karena manusia tidak akan ...