BANTUL – Al Qur’an menuntun kita untuk mengksplor alam semesta ini. Di dalam Al Qur’an terdapat Ayat-ayat Qauniyah yang menjelaskan fenomena alam semesta. Setidaknya ada 750 ayat yang secara tegas menguraikan hal-hal yang menyangkut alam semesta. Hal tersebut belum termasuk ayat-yat yang membahasnya secara tersirat.
Sains dan teknologi bukan semestinya sebagai hal materialistik dan sekuler seperti yang ada saat ini, melainkan menurut Islam dengan bimbingan Allah SWT melalui Al Qur’an dan ayat Qauniyahnya, akan menjadi rahmat bagi seluruh alam ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Agus S. Djamil dalam Seminar Al Qur’an rangkaian acara Festival Al Qur’an Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah Tingkat Nasional, bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung AR. Fachrudin B lt. 5 Kampus Terpadu UMY, Kamis (11/8). Seminar tersebut bertemakan “Al Qur’an untuk Pengembangan Sains”.
Agus Djamil melanjutkan bahwa Selain menuntun manusia untuk mengeksplor alam, Al Qur’an juga memberi koridor yang tepat bagi kemajuan ilmu. “Salah satu perwujudan reaktualisasi Al Qur’an dalam pengembangan sains adalah mencermati ayat-ayat Qauniyah. Melalui ayat-ayat tersebut, Allah SWT seakan memberi petunjuk dan membimbing eksplorasi pada koridor yang tepat dan akan membawa pada penemuan yang bermanfaat,”jelasnya.
Penulis buku “Al Qur’an dan Lautan” ini membagikan pengalamannya sebagai praktisi minyak dan gas yang tertarik mengkaji Al Qur’an. Sebagai orang yang bekerja di laut, beliau mengagumi lautan dan mulai membuat kajian ayat-ayat Al Qur’an tentang lautan. “Secara tegas Al Qur’an membahas fenomena Alam, khususnya lautan. Sebanyak 41 kali ayat di dalam Al Qur’an menyebut tentang Lautan. Artinya terdapat sesuatu yang spesial di dalam lautan yang Allah ingin berikan kepada manusia,” ujar Djamil.
Djamil juga menyarankan perlunya pemahaman ayat-ayat Qauniyah di dalam Al Qur’an ke dalam dunia sains dan teknologi karena akan menuntun ilmuwan ke penemuan-penemuan baru. Djamil yakin penemu-penemu tidak akan kehilangan arah jika berpegang pada Al Qur’an. “Saya yakin bahwa ayat Qauniyah akan dapat membimbing ilmuwan melakukan loncatan-loncatan dalam penemuan dan inovasi mereka. Ilmuwan tidak akan lagi meraba-raba dengan premis-premis yang belum tentu kebenarannya ala sains barat. Mereka akan secara efektif berada dalam koridor pencarian yang tepat sehingga menemukan sebuah penemuan yang berguna bagi umat manusia,” tambahnya.
Keyakinan Djamil juga ada pada Indonesia. Menurutnya, Indonesia bisa tampil sebagai bangsa yang besar dalam ilmu dan teknologi karena memiliki sumber daya yang besar. “Kita bisa mulai dengan ‘menengok ke halaman rumah kita’. Halaman yang dimaksud adalah negara Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, mayoritas daerahnya adalah lautan. Al Qur’an semestinya dipakai sebagai rujukan untuk mentransformasikan keunggulan bangsa Indonesia sebagai umat Islam, yang mampu memberikan solusi berbagai persoalan modern yang sedang terjadi,” tutupnya. [muhammadiyah]
media-alfurqan - Pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke-78 Umat Islam harus mengaktualisasikan nilai-nilai kesalehan spiritual, sosial dan digital.
“Sebagai bentuk rasa syukur HUT Kemerdekaan ke-78 mengajak umat Islam mengaktualisasikan ...
Manusia dengan pengabdian kepada Allah SWT tidak akan memiliki makna hidup jika tanpa bermasyarakat.
"Hidup manusia pengabdian Kepada Allah SWT tidak akan memiliki makna apa-apa dalam hidup, jika hidup hanya sendiri-sendiri," ...
media-alfurqan - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor menerima wakaf tanah seluas +/- 2,700 m3 di Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor dari Ir. Muhammad Fahman dan Ir. Muhammad Hidayat. ...
media alfurqan – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor melalui Majelis Wakaf dan Kehartabendaan (MWK) dibantu LPPK (Lembaga Pembina dan Pengawas Keuangan) dan MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) menggelar Diklat ...
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU menuntut Ahok dan pengacaranya mohon maaf kepada Rais Am PBNU dan seluruh warga NU.
“Ahok telah menghina panutan tertinggi kami dengan menuduh kiai tidak objektif dan ...
SMP Muhammadiyah Kota Bogor Menyalurkan Donasi bencana gempa Cianjur Jawa Barat melalui Lazismu Kota Bogor.Selasa, 29 November 2022 – Lazismu kota Bogor menerima donasi dari SMP Muhammadiyah Kota Bogor. Sejak ...
Gerakan Radikalisme tidak berhenti pasca Reformasi 98. Gerakan ini berpotensi melakukan terorisme yang mengganggu stabilitas nasional. Di sisi lain potensi munculnya kembali faham komunisme masih berstatus bahaya laten mengancam eksistensi ...
Hal tersebut terungkap dalam Musda VI Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor pada Minggu, 5 Juni 2022 di Gedung Pusat Da’wah Muhammadiyah Kota Bogor.
Musda yg dihadiri para pengurus PDPM, pengurus ...
Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama (KAUB) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengadakan halaqah wathaniyyah bertajuk 'Sosialisasi Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Konteks Moderasi Beragama' untuk pimpinan pondok pesantren (ponpes) seluruh ...
(Oleh : Dr. Zahid Mubarok , M.E.I)(Wakil Ketua PDM Kota Bogor dan Dosen Pascasarjana Ilmu Syariah dan Bahasa Arab Cileungsi Bogor).Mari kita renungkan Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala.Allah Yang Maha ...