MENYAMBUT TAHUN BARU HIJRIYAH DENGAN EMPAT AMALAN

0
Wakil-Ketua-MUI-Kota-Bogor-Madropi

Drs. Madropi, M.Pd

Wakil Ketua MUI Kota Bogor

 

Silih bergantinya waktu dari detik ke – menit, menit ke – jam, jam ke – hari, hari ke  -minggu, minggu ke – bulan, bulan ke – tahun mengingatkan kita semua akan datangnya 1 Muharram  1447 H  tahun barunya umat Islam. Ada 4 amalan yang harus dillakukan jika ingin tahun baru hijriyyah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya:

  1. Jadikan 1 Muharram tahun baru Hijriyah sebagai bentuk syukur atas anughrah yang Allah berikan.

Allah SWT telah memberikan pada manusia karunia nikmat yang tidak terhitung jumlahnya, dimulai dari nikmat kecil seperti detaknya jantung yang tidak berhenti berdetak,  mengalirnya darah melalui  pembuluh-pembuluh darah dengan kecepatan tertentu, mengedip, buang angin, menghirup oksigen  dan lainnya. Belum lagi nikmat sehat dan Panjang umur, sehingga kita bisa merasakan nikmat makan dan minum sampai nikmat yang paling besar berupa nikmat Iman dan Islam. Firman Allah.“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. (Q.S. an-Nahl 18)

Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras (Q.S. Ibrahim 7)

  1. Jadikan 1 Muharram tahun baru Hijriyyah sebagai titik awal hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Rasulullah SAW beserta para shahabat hijrah dari kota Makah ke Madinah, karena menghadapi tantangan kehidupan yang sanget berat, bukan hanya ancaman tapi juga pembunuhan. Setelah di Madinah beliau menjadikan titik awal menuju kehidupan yang lebih baik dengan menjadikannya Madidah sebagai kota Madinatul munawaroh. Begitu pula hendaknya, apabila kita mengalami kesulitan dalam hidup, kita hijrah pada tempat lain, yang dapat mengubah pada kehidupan yang  lebih baik, hijrah juga meninggalkan yang buruk kepada kehidupan yang baik, atau yang tadinya baik kepada yang lebih baik. Firman Allah:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman serta orang-orang yang berhijrah dan berjihad) di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (al-Baqoroh 218)

  1. Jadikan 1 Muharram tahun baru Hijriyyah sebagai sarana Muhasabah

Syaidina Umar r.a  berkata:

“Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah untuk hari besar ditampakkannya amal”

Ini mengingatkan pada kita semua, untuk menghitung amal yang telah kita perbuat, sebelum kita di perhitungkan dihadapan Allah SWT. Apakah hidup kita lebih banyak kebaikannya atau sebaliknya, waktu hidup yang Allah berikan apakah lebih banyak kita lakukan  untuk kebaikan, beribadah, atau sebaliknya banyak terbuang sia-sia. Bagaimanakah kalau saat ini kita dipanggil sang pencipta Allah SWT. Apakah kita sudah siap ? Prof. DR. Hamka dalam tafsirnya al-Azhar Ketika mengomentari Q.S. Al Hasyar 18 “Hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok”.Yang dimaksud  dengan hari Esok, bukan hanya persiapa untuk kehipan masa depan didunia saja, melainkan persiapan untuk kehidupan kelak di akherat.

 

  1. Jadikan 1 Muharram tahun baru Hijriyyah menjadi manusia yang paling baik amal kebaikannya

Allah SWT menciptakan manusia dimuka bumi memiliki maksud dan tujuan, Salah satu tujuannya adalah untuk menguji manusia siapa diantara manusia yang paling baik amak perbuatannya, Firman Allah: “Allah yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya”.(Q.S. al-Mulk 2). Sekiranya Allah berkehendak untuk menjadikan manusia bersatu, bagi Allah adalah mudah, tetapi Allah menghendaki agar hidup manusia  senantiasa Fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan)

Mudah-mudahan Allah SWT menjadikan 1 muharram tahun baru Hijriyyah, menjadi tahun yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Amin ya Allah ya robbal a’lamin 

Related Posts
?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
Oleh:  Taufik Tirkaamiasa, S. Kom, M. Kom  Ketua MPI PDM Kota Bogor   Warga Persyarikatan Muhammadiyah baru saja kehilangan tokoh bangsa penggerak di bidang pendidikan khususnya Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), Prof. Abdul ...
READ MORE
Harapan Nabi Ibrahim As, Harapan Kita Semua
Khutbah Idul Adha 1439 H Lapangan Cilebut Kab. Bogor Harapan Nabi Ibrahim As, Harapan Kita Semua Oleh : Zahid Mubarok  (Dosen STIDKI Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Bogor)   اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ ...
READ MORE
AL-QURAN SEBAGAI PETUNJUK BAGI MANUSIA
Al-Quran pertama kalinya diturunkan secara beransur beransur bertepatan pada tanggal 17 ramadhan dimana pada saat itu terjadi perang badar yang mempertemukan dua pasukan besar antara pasukan kaum muslimin dengan pasukan ...
READ MORE
Benarkah Jumlah PTMA Berkurang?
Oleh: Taufik Tirka dan Nurmawaji Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) terus tumbuh dan berkembang untuk melahirkan insan cerdas dan berakhlak mulia. Pertumbuhan dan perkembangannya tentu tidak lepas dari tantangan dan ...
READ MORE
KEARIFAN BUDAYA LOKAL CIREBONAN, TRADISI TARI SINTREN: BIDADARI DALAM KURUNGAN, “MODEL PEMBUKAAN MUSYWIL MUHAMMADIYAH JAWA BARAT”
KEARIFAN BUDAYA LOKAL CIREBONAN, TRADISI TARI SINTREN: BIDADARI DALAM KURUNGAN, "MODEL PEMBUKAAN MUSYWIL MUHAMMADIYAH JAWA BARAT" By Dr. H.M. Fauzi Sutopo, Al Fakir (Sekretaris PDM Kota Bogor) Terlebih dengan tidak mengurangi rasa hormat ...
READ MORE
Analisis Akal Sehat
By M. Fauzi Sutopo, Al Fakir (Sekretaris PDM Kota Bogor)     Pengantar Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-18 akan digelar pada 21-24 Februari 2023 di Balikpapan dengan "Konsultasi ke Jokowi" lalu Presiden akan hadir di ...
READ MORE
Kematian: Gerbang Awal Menuju Kehidupan
Oleh : Wk. Ketua PDM Kota Bogor (Madropi, M.Pd.) Banyak orang yang beranggapan bahwa kematian adalah akhir dari seluruh kehidupan karena secara kasad mata tidak lagi terlihat di dunia, padahal justru sebaliknya kematian ...
READ MORE
Sidang Isbat Masih Ilmiahkah?
Oleh: Taufik Tirkaamiasa, Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Muhammadiyah Kota Bogor   Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1443 H pada Ahad, 1 Mei 2022 petang atau ...
READ MORE
Nasehat Lukmanul Hakim pada Anaknya tentang Kehidupan Dunia
Nasehat Lukmanul Hakim pada anaknya tentang kehidupan dunia   يابني ان الدنيا بحر أميق Wahai Anak ku sesungguhnya dunia laksana lautan yang dalam. Lautan kehidupan dunia yang penuh dengan onak dan duri. قد غرق ...
READ MORE
Menilai Imkan Rukat MABIMS dan Wujudul Hilal Muhammadiyah Secara Adil
YOGYAKARTA — Hisab Hakiki Wujudul Hilal adalah kriteria penetapan awal bulan hijriah yang digunakan Muhammadiyah. Kriteria ini mensyaratkan tiga parameter, yaitu: (1) ijtimak sebelum gurub, (2) bulan terbenam (moonset) setelah ...
READ MORE
Malik Fadjar, Tokoh Penggerak Kampus Muhammadiyah
Harapan Nabi Ibrahim As, Harapan Kita Semua
AL-QURAN SEBAGAI PETUNJUK BAGI MANUSIA
Benarkah Jumlah PTMA Berkurang?
KEARIFAN BUDAYA LOKAL CIREBONAN, TRADISI TARI SINTREN: BIDADARI
Analisis Akal Sehat
Kematian: Gerbang Awal Menuju Kehidupan
Sidang Isbat Masih Ilmiahkah?
Nasehat Lukmanul Hakim pada Anaknya tentang Kehidupan Dunia
Menilai Imkan Rukat MABIMS dan Wujudul Hilal Muhammadiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *