Anak Harapan Masa Depan Orang Tua

0
IMG-20240409-WA0010

oleh : Drs.Madropi, M.Pd (Wk.Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor)

Anak adalah anughrah, karunia yang Allah berikan sekaligus titipkan kepada orang tua untuk di jaga, di rawat dan di didik hingga dewasa. Anak bagi orang tua adalah Qurrota a’yunin, pandangan mata, harapan masa depan, jantung hati, bagian dari darah dan daging, penerus dimasa akan datang, sekaligus investasi yang tidak akan putus sampai meninggal apabila kita memiliki anak yang shaleh yang senantiasa mendoa’kan.

Namun tidak semua keinginan, harapan dan cita-cita orang tua semua terkabul, mengingat setiap anak yang lahir memiliki bawaan fisik masing-masing, memiliki sifat, watak, dan carakter yang berbeda-beda. Sesuai dengan sifat bawaan dan faktor lingkungan yang mempengaruhinya.

Alquran memberikan gambaran tentang posisi dan kedudukan anak dalam keluarga:

1. Anak Perhiasan dunia Firman Allah:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوٰتِ مِنَ النِّسَاۤءِ وَالْبَنِيْنَ وَالْقَنَاطِيْرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ
الْمُسَوَّمَةِ وَالْاَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗوَاللّٰهُ عِنْدَهٗ حُسْنُ الْمَاٰبِ

“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (Q.S. Ali Imran 14)

2. Anak sebagai fitnah atau Uian Firman Allah:

وَاعْلَمُوْٓا اَنَّمَآ اَمْوَالُكُمْ وَاَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ ۙوَّاَنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗٓ اَجْرٌ عَظِيْم

“Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar.”(Q. S. al-Anfal 28)

Nabi Yakub memiliki anak semuanya 12, 2 diantaranya sangat berbakti kepada orang tua, bernama Yusuf dan Benyamin, 10 kakak-kakanya menjadi fitnah Ujian, mereka membunuh Yusuf dengan memasukannya ke sumur, lalu mereka berpura-pura mengatakan kepada ayahnya Yakub,  bahwa yusuf telah dimakan binatang buas.  Beruntung  nabi yusuf telah diselamatkan oleh musafir yang menimba air, lalu di jual ke Mesir.,Kesedihan nabi Yakub akibat polah anaknya-anaknya menyebabkan sakit yang mendalam, sehungga 2 matanya menjadi tidak melihat, namun berkat do’a dan kesabarannya dalam menghadapi ujian anak-anaknya akhirnya di pertemukan Kembali dengan  Yusuf yang sudah jadi penguasa di Mesir, sehingga penyakitnya sembuh dan 11 anaknya menjadi saling menghormati dan berbakti kepada orang tuanya dan taat serta patuh terhadap perintah Allah.

3.  Anak sebagai musuh.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّ مِنْ اَزْوَاجِكُمْ وَاَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَّكُمْ فَاحْذَرُوْهُمْۚ وَاِنْ تَعْفُوْا وَتَصْفَحُوْا وَتَغْفِرُوْا فَاِنَّ

اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah MahaPengampun, Mahapenyayang.” (Q.S at-Taghabun 14)

Sosok keperibadian anak menjadi musuh digambarkan dalam al-Quran pada kisah nabi Nuh AS yang memiliki anak bernama Kan’an.  Pada saat diminta untuk menaiki perahu perahu supaya selamat, karena akan terjadi baniir besar, malah mengatakan “ wahai ayah aku akan naik kegunung paling tinggi. Akhirnya Allah jadikan gunung menjadi lautan dan tenggelamlah Kan’an beserta orang-orang yang memusuhi ayahnya nabi Nuh.

4. Anak sebagai Qurrota a’yunin pandangan mata, harapan masa depan. Firman Allah:

وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

“Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”( al-Furqan 74)

Sosok anak sebagai Qurrata a’yunin, harapan masa depan terdapat pada anak bernama  Ismail.  Ibrohim adalah sosok ayah yang mencitai anaknya, begitu pula Ismai adalah  anak yang patuh pada orang tua dan perintah Allah, pada saat Ismail menjelang dewasa, Nabiyullah Ibrahim meyanyampaikan mimpinya yang terus menerus selama 3x untuk menyembelih putranya Ismail, dan sebagai orang tua yang baik akan bertanya terlebih dahulu pada anaknya, firman Allah:
فلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يابُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا تَرَى

Artinya, “Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, ‘Wahai anakku! Sungguh aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah bagaimana pendapatmu!'” (Surat As-Saffat ayat 102).
Mendengar hal tersebut Ismail menjawab dengan ikhlas dan tegas,
قَالَ ياأَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤمَرُ سَتَجِدُنِي إِن شَآءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

Artinya, “Dia (Ismail) menjawab,Wahai ayah,lakukanlah apa yang diperintahkan Allah padamu, Insya Allah Engkan akan mendapatkanku orang yang sabar. ” (Surat As-Saffat ayat 102).

Karena baktinya kepada orang tua, dan patuhnya terhadap perintah Allah, Allah menjadikannya syariat qurban, untuk  menjadi ikutan bagi orang-orang yang takwa.

Mudah- mudahan kita semua di anughrahi anak yang shaleh dan shalihah, yang senantiasa taat dan patuh pada orang tua dan perintah Allah, serta penerus yang lebih baik untuk dimasa yang akan dating.

Amin ya Allah ya robbal a’lamin

Related Posts
Sebut Tuhan Bukan Orang Arab, Rektor UMJ: KSAD Dudung tak Paham Soal Keislaman
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman tidak memahami persoalan Keislaman dengan menyebut Tuhan bukan orang Arab. Demikian dikatakan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Ma'mun Murod Al Barbasy dalam pernyataan ...
READ MORE
Wali Kota Bogor Ikut  dan Semarakan Jalan Sehat Gebyar Muktamar Muhammadiyah – Aisyiyah ke-48
Bogor-Kota Muhammadiyah – Wali Kota Bogor, Bima Arya, Minggu (6/11/2022) pagi, di halaman Balai Kota Bogor, melepas peserta Jalan Sehat yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor dalam rangka ...
READ MORE
Muhammadiyah Kota Bogor: Teroris Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber
media-alfurqan.com - Muhammadiyah Kota Bogor: Teroris Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Teroris pelaku penusukan terhadap ulama asal Madinah, Arab Saudi yang sudah lama tinggal di Indonesia Syekh Ali Jaber. "Kalau lihat pelaku ...
READ MORE
  Pemikiran muktazilah perlu dihadirkan untuk sebuah kemajuan. Pada jaman kejayaan Islam di era Harun Al-Rasyid, Al-Makmun, dan Al-Muktasim pemikiran muktazilah sangat mendominasi. "Terkadang nalar-nalar pikir Muktazilah memang perlu dihadirkan untuk sebuah ...
READ MORE
Ketua Muhammadiyah Kota Bogor: Manusia Tanpa Bermasyarakat tak Memiliki Makna Hidup
Manusia dengan pengabdian kepada Allah SWT tidak akan memiliki makna hidup jika tanpa bermasyarakat. "Hidup manusia pengabdian Kepada Allah SWT tidak akan memiliki makna apa-apa dalam hidup, jika hidup hanya sendiri-sendiri," ...
READ MORE
Muhammadiyah Berjihad Solusi bukan Konfrontasi
Muhammadiyah berjihad dengan solusi bukan konfrontasi. Organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan berdakwah secara kultural.   "Jihad Muhammadiyah mencari solusi bukan konfrontasi," kata Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jawa Barat (Jabar) Dadang Syarifudin, ...
READ MORE
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
JAKARTA -- Peran umat Islam dalam tegaknya Negara Republik Indonesia ini dinilai tidaklah sedikit. Tak terkecuali peran dari tokoh-tokoh muslim seperti kiyai, ulama maupun intelektual muslim. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) ...
READ MORE
Ustadz Taufiq Daud Minta Warga Muhammadiyah Ikhlas dalam Beramal & Berbuat
Media-Alfurqan.com PDM Kota Bogor -  Warga Muhamamdiyah harus ikhlas dalam beramal dan berbuat karena Allah dan bukan untuk kepentingan duniawi. Demikian dikatakan pengurus Majelis Tarjih dan Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) ...
READ MORE
Wali Kota Bogor Nyatakan Pemkot Siap Bersinergi dengan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah
media-alfurqan - Pemerintah Kota (Pemkot)  Bogor menyatakan kesiapan bersinergi dalam bidang sosial, pendidikan dan kemanusiaan dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) di Kota Hujan. Demikian dikatakan Wali ...
READ MORE
Bencana Alam, Siklus Alam atau Kerusakan Akibat Ulah Manusia?
Oleh: Drs Madropi, M.Pd (Wakil Ketua PDM Kota Bogor) Banyak orang yang tidak menyadari akan datangnya bahaya bencana alam, padahal bencana datang acapkali tidak diduga kapan saja terjadi dengan tidak mengenal ...
READ MORE
Sebut Tuhan Bukan Orang Arab, Rektor UMJ: KSAD
Wali Kota Bogor Ikut dan Semarakan Jalan
Muhammadiyah Kota Bogor: Teroris Pelaku Penusukan Syekh Ali
Rektor UMJ: Nalar Pikir Muktazilah Perlu Dihadirkan untuk
Ketua Muhammadiyah Kota Bogor: Manusia Tanpa Bermasyarakat tak
Muhammadiyah Berjihad Solusi bukan Konfrontasi
Indonesia Diprediksi Jadi Kiblat Umat Islam
Ustadz Taufiq Daud Minta Warga Muhammadiyah Ikhlas dalam
Wali Kota Bogor Nyatakan Pemkot Siap Bersinergi dengan
Bencana Alam, Siklus Alam atau Kerusakan Akibat Ulah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *