Ucapan kekerasan verbal yang berbasis rasisme bentuk peradaban politik paling rendah dalam sejarah politik dunia.
Demikian dikatakan Ketua Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Razikin kepada media-alfuqon.com, Kamis (28/1/2021).
Kata Razikin, kalau masih ada sebagian kelompok yang melakukan ujaran kebencian yang bersifat rasis, ada penyakit tidak percaya diri. “Dalam politik demokrasi yang bebas sekarang ini, soal yang berkaitan itu, kita harus beranjak meninggalkan praktik ujaran verbal yang bersifat rasis,” ungkapnya.
Terkait kasus rasis dan ujaran kebencian yang dilakukan Abu Janda, Razikin meminta diselesaikan secara serius.
“Rasis terhadap Pigai yang dilakukan Abu Janda, maupun ujaran kebencian ke islam oleh pria bernama Permadi Arya harus ditangani secara serius untuk mencegah ke arah isu yang lain,” papar Razikin.
Ia mengatakan, kasus rasis yang menimpa Pigai membuat warga Papua tersinggung kepada kelompok tertentu.
Menurut Razikin, persoalan perbedaan politik, antara kubu pemerintah dengan oposisi merupakan hal biasa dan tidak boleh menggunakan ujaaran rasis.
“Kita harus menerima bangsa ini secara utuh yang di dalamnya berbagai macam, suku, bahasa, kita terima secara utuh, di situlah kita menikmati berbangsa Indonesia dibangun suku, ras dan agama. Persoalan rasis bisa menghambat menikmati berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.
(\Achsin)
Kader Muhammadiyah kota Bogor bisa melanjutkan pendidikan di Rusia mulai dari jenjang strata satu sampai tingkat doktor.
"Kalau ada kader Muhammadiyah kota Bogor mau belajar di Rusia saya siap membantu," kata ...
Gedung Baru SMA Muhammadiyah Kota Bogor di Jl. Merdeka No. 118foto : NurmawajiRapat Majelis Dikdasmen PDM Kota Bogor dan pihak SMA Muhammadiyah Kota Bogor, pada tanggal 05 Juli 2020 telah ...
Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Najih mengatakan, terdapat beberapa program unggulan yang dilakukan oleh MEK di periode 2015-2020. Dan, dari program-program yang direncanakan itu, MEK siap bekerjasama ...
Majelis Dikdasmen PDM Kota Bogor (30 Juli 2020) - Untuk mengetahui pelaksanaan Proses Belajar Jarak Jauh (PBJJ), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memantau secara langsung di Bogor pada hari ...
Oleh: Maizar Madsury
(Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Kota Bogor, Deputi Direktur At Taufiq Center for Islamic Education and Civilization)
Perhelatan Konferensi Internasional Agama, perdamaian dan Peradaban “International Conference on Religion, Peace and ...
Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual atau Perda P4S sangat baik dan isinya tidak ada diskriminasi terhadap kelompok minoritas.
"Saya sudah baca Perda P4S ...
Ketua PDM Kota Bogor Khawatir AUM tidak Diisi Kader Muhammadiyah
Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti sekolahan, pondok pesantren, poliklinik atau rumah sakit kehilangan nilai amalnya jika tidak dikelola oleh kader persyarikatan.
"Jangan ...
YOGYAKARTA - Secara normatif semua agama yang diakui hak hidupnya di Indonesia menuntut terciptanya kerukunan hidup antarumat beragama. Kerukunan tersebut dapat dicerminkan dalam suasana damai, tertib, saling memahami dan menghargai.
Dalam ...
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman tidak memahami persoalan Keislaman dengan menyebut Tuhan bukan orang Arab.
Demikian dikatakan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Ma'mun Murod Al Barbasy dalam pernyataan ...
media-AlFurqan - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor selenggarakan soft launching Toko AF Mart (Toko Al-Furqan Mart) mini swalayan yang merupakan unit bisnis yang dikelola LP-UMKM, pada Ahad (1/10/2023) di ...