PALU – Generasi bangsa Indonesia harus berani mengatakan bahwa ‘Saya Indonesia’. Penegasan itu disampaikan Perwira Pelaksana TNI Angkatan Laut Pangkalan Palu, Letkol Laut (P) G. Sapto Sambodo, saat menjadi pembicara utama pada kegiatan Coffee Morning Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah (Sulteng), yang bertempat di Masjid An-Nur Kompleks Perumahan Bumi Anggur Palu pada Minggu (14/8).
Sambodo pada kesempatan itu memaparkan akan pentingnya menanamkan jiwa Nasionalisme dan tentunya menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa. “Indonesia memiliki 10 kelebihan yang tidak dimiliki oleh Negara lain di dunia ini,” ungkapnya.
Sebut saja diantaranya suku terbanyak, budaya yang beragam, bahasa terbanyak, hingga pulau terbanyak. “Bahkan Indonesia memiliki cadangan sumber daya alam yang besar. Salah satunya yang saat ini lagi ramai dibicarakan adalah cadangan minyak terbesar di dunia yang terletak di Laut Cina Selatan yang masuk wilayah perairan Indonesia,” tambah Sapto.
Sapto menuturkan sebagai TNI Angkatan Laut, pihaknya terus berupaya memotivasi kepada generais bangsa, baik tua maupun muda, agar terus menanamakan jiwa nasionalisme dan banggalah dengan Indonesia. “Dimana pun kita berada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, maka katakanlah bahwa Saya Indonesia,” tegasnya.
Sapto juga menyatakan bahwa aset terbesar bangsa Indonesia adalah dua organisasi besar di Indonesia yakni NU dan Muhammadiyah, sehingga dia berharap agar dua lembaga itu terus berperan dalam membangun Indonesia dan membangun Nasionalisme.“Saya cinta NKRI, Saya cinta Muhammadiyah, saya cinta NU,” tegasnya.
Sementara itu Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulteng, Fery Isa Abdullah mengatakan, pihaknya sengaja mengangkat tema Nasionalisme pada bulan Agustus ini, yang dimana berkaitan dengan perayaan Proklamasi Kemederakan RI ke-71.
“Kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi anak bangsa dalam mengisi kemerdekaan, kita harus terus memupuk rasa cinta kita kepada negeri ini yang sudah merdeka 71 Tahun yang lalu, karena kemajuan negeri ini ditentukan oleh tangan anak bangsa, jangan sampai kita diintervensi bangsa lain,” tegas Fery.
Fery juga mengatakan, Nasionalisme Indonesia adalah suatu gerakan kebangsaan yang timbul pada bangsa Indonesia untuk menjadi sebuah bangsa yang merdeka dan berdaulat. Maka itulah, semangat itu harus tetap ada pada generasi kekinian, agar tidak melupakan sejarah dan mampu membangun bangsa untuk lebih baik di masa mendatang.
“Makanya kita mendorong semua pihak, termasuk Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah yang menggelar kegiatan Coffee Morning ini, untuk konsisten mengajak semua pihak untuk menanamkan jiwa Nasionalisme bangsa, karena pembangunan Negara bukan saja tugas pemerintah, tapi menjadi tugas bersama, termasuk elemen masyarakat yang dituntut terlibat dalam pembangunan Nasional,” tutup Fery. [muhammadiyah]
Media-alfurqan - Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (Umbara) memberikan biaya pendidikan kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau. Umbara sebagai bagian dari Muhammadiyah ingin mencerdaskan masyarakat dan Bangsa Indonesia.
“Selama ini standar biaya ...
media-alfurqan - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor menerima wakaf tanah seluas +/- 2,700 m3 di Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor dari Ir. Muhammad Fahman dan Ir. Muhammad Hidayat. ...
SEDEKAH BISA HILANGKAN RESAH, GELISAH DAN KEGUNDAHAN(Oleh : Dr. Zahid Mubarok , M.E.I (Wakil Ketua PDM Kota Bogor dan Dosen Pascasarjana Ilmu Syariah dan Bahasa Arab Cileungsi Bogor).Mari kita renungkan ...
Rakyat Indonesia harus bermedia sosial secara baik untuk yang pendukung pemerintah maupun kontra penguasa agar tidak terjerat masalah hukum.
"Media sosial kita harus tumbuh secara baik, butuh kedewasaan bermedia sosial," ...
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor Raya gelar Darul Arqam Madya (DAM) Nasional di Panti Asuhan Darussholihat, Bogor, Rabu (3/7/24).
Kegiatan ini diikuti oleh kader IMM yang terdiri dari berbagai daerah, instruktur DAM, ...
Muhammadiyah berjihad dengan solusi bukan konfrontasi. Organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan berdakwah secara kultural.
"Jihad Muhammadiyah mencari solusi bukan konfrontasi," kata Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jawa Barat (Jabar) Dadang Syarifudin, ...
Pengajian Ramadhan PP Muhammadiyah dibuka secara resmi oleh ketua umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, pada Kamis, 9 Ramadhan 1439 H/24 Mei 2018 M. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari seluruh ...
Oleh: Drs Madropi, M.Pd (Wakil Ketua PDM Kota Bogor)
Banyak orang yang tidak menyadari akan datangnya bahaya bencana alam, padahal bencana datang acapkali tidak diduga kapan saja terjadi dengan tidak mengenal ...
Jum'at, 19 Mei 2017 Lazismu Kota Bogor kembali berbagi kepada masyarakat yang dirasa kurang mampu. Kegiatan berbagi dalam bentuk makan dan minuman ini sudah dimulai sejak Jum'at, 5 Mei lalu. ...