Bagi Muhammadiyah, Pelayanan Sosial Bukan Sekedar Tugas Rutin

0
Rakernas MPS-PP

JAKARTA — Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Rapat Kerja Nasional dan Konsolidasi Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah di Ballroom Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari pada Kamis hingga Ahad, 18-21 Agustus 2016.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, bagi Muhammadiyah, peran pelayanan sosial bukan sekedar bersifat administratif maupun tugas-tugas rutin yang sifatnya teknis. Tapi hal itu memiliki dimensi yang lebih taktis, yakni lebih berperan untuk menyelesaikan dan memberikan solusi dalam masalah sosial di masyarakat.

“Peran yang kita lakukan merupakan bagian dari panggilan dan komitmen dakwah Muhamamdiyah,” ujar Haedar saat memberikan sambutannya dalam acara ini. Haedar menuturkan, fungsi Majelis Pelayanan Sosial merupakan implementasi teologi Al-Maun. Dimana dalam bahasa ‘tarjih’ dikatakan sebagai fiqh kontekstual Al-Maun.

Menurut doktor sosiologi lulusan UGM ini, dalam beragama itu harus ada fungsi untuk membebaskan, memberdayakan dan memajukan umat manusia. Haedar kemudian mengupas hal diatas dari faktor sejarah. Pada masa Indonesia sebagai bangsa terjajah yang miskin dan bodoh, Kyai Ahmad Dahlan, saat itu, dapat melihat surat Al-Maun dengan sudut pandang imperatif teologis yang sangat tajam.

Bahkan surat tersebut diajarkan oleh KH Ahmad Dahlan kepada muridnya berulang-ulang hingga tiga bulan agar muridnya dapat menemukan bahwa ayat ini merupakan ayat transformatif dan memberikan pencerahan.

Haedar menegaskan, seorang yang beragama, selain sholat, dia juga harus terpanggil membebaskan anak yatim dan kaum miskin. Sehingga menjadi insan yang mandiri, yang punya posisi sederajat dengan insan yang lain.

“KH Ahmad Dahlan bukan orang berpendidikan barat, maka Ini merupakan terobosan,” gugah Haedar kepada peserta Rakernas yang berasal dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia itu.

Menurut Haedar, atas dasar tersebutlah, maka Muhammadiyah lewat pelopornya Kyai Dahlan, telah melahirkan pembaharuan atau pranata sosial baru, yang lahir secara original dari agama Islam. [muhammadiyah] 

Related Posts
Wali Kota Bogor Ikut  dan Semarakan Jalan Sehat Gebyar Muktamar Muhammadiyah – Aisyiyah ke-48
Bogor-Kota Muhammadiyah – Wali Kota Bogor, Bima Arya, Minggu (6/11/2022) pagi, di halaman Balai Kota Bogor, melepas peserta Jalan Sehat yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor dalam rangka ...
READ MORE
Musycab PCM Tanah Sareal : Memajukan Tanah Sareal, Mencerahkan Kota Bogor
Media-Alfurqan  - Pimpinan Cabang Muhammadiyah  (PCM) Tanah Sareal Kota Bogor menggelar Musyawah Cabang (Musycab) Muhammadiyah  di Aula Masjid Darussalam, Komp. Vila Mutiara Bogor, Jumat 13 Sya’ban 1445 H / 23 ...
READ MORE
  Pemikiran muktazilah perlu dihadirkan untuk sebuah kemajuan. Pada jaman kejayaan Islam di era Harun Al-Rasyid, Al-Makmun, dan Al-Muktasim pemikiran muktazilah sangat mendominasi. "Terkadang nalar-nalar pikir Muktazilah memang perlu dihadirkan untuk sebuah ...
READ MORE
Muhammadiyah Ikut Mencerdaskan Ekonomi Bangsa
MALANG – Muhammadiyah harus ikut mencerdaskan ekonomi bangsa, itu seruan dari Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hal itu disampaikan pada Tabligh Akbar Pimpinan Daerah Kota ...
READ MORE
Ketua Umum PP Muhammadiyah Resmikan 11 Gedung dalam Sekali Kesempatan
KUNINGAN – Gerak dakwah kemanusiaan Persyarikatan mengalami kemajuan pesat di provinsi Jawa Barat. Terbaru, hal ini nampak pada acara peresmian 11 buah gedung Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah Kabupaten ...
READ MORE
Semarak Festival “MIMSA” 2022
FESTIVAL MIMSA “Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta ” Festival Mimsa Yang diselenggarakan Oleh SMA & SMK Muhammadiyah Kota Bogor yang di Gagas oleh Bapak Yosep Djoko Santoso S.Pd , Faisal Nur Amin Nasution ...
READ MORE
Panti Asuhan Putra Darushsholihin Resmi Wakaf, Proses Legalitas Capai Tahap Akta Ikrar Wakaf
Proses panjang legalisasi tanah Panti Asuhan Putra Darushsholihin milik Muhammadiyah Kota Bogor akhirnya mencapai titik penting. Hari ini, Selasa (5/8), penandatanganan Akta Ikrar Wakaf (AIW) resmi dilakukan di Kantor Urusan ...
READ MORE
Rumah kader Muhammadiyah  Musnamar kota Bogor Diharapkan Melahirkan Kader Bangsa
Keberadaan rumah kader Muhammadiyah Musnamar Kota Bogor di dekat IPB University diharapkan bisa melahirkan kader bangsa. Demikian dikatakan Ketua PDM Kota Bogor Madropi dalam sambutan peresmian Rumah Kader Musnamar Persyarikatan Muhammadiyah ...
READ MORE
Panti Asuhan Putri dan Balita Darushsholihat PDM Kota Bogor Jadi Titik Kluster Sidang Pleno I Muktamar
Berdasarkan Laporan Ketua Panitia Pusat Muktamar Bapak Marpuji Ali bahwa Peserta Simulasi Pertama Muktamar ke-48 diikuti oleh PWM/PWA dan PDM Kab - Kota se-Indonesia dengan 188 Titik Klaster, salah satunya ...
READ MORE
30 Tahun Menanti, Panti Asuhan Putra Darushsholihin Muhammadiyah Kota Bogor Resmi Bersertifikat
media-alfurqan.com -  Panti Asuhan Putra Darushsholihin Muhamamdiyah Kota Bogor beralamat Jl. Sholeh Iskandar No.2, Parakan Jaya, Kec. Kemang, Kota Bogor resmi mendapat sertifikat tanah di hadapan notaris Laila Chairani SH, ...
READ MORE
Wali Kota Bogor Ikut dan Semarakan Jalan
Musycab PCM Tanah Sareal : Memajukan Tanah Sareal,
Rektor UMJ: Nalar Pikir Muktazilah Perlu Dihadirkan untuk
Muhammadiyah Ikut Mencerdaskan Ekonomi Bangsa
Ketua Umum PP Muhammadiyah Resmikan 11 Gedung dalam
Semarak Festival “MIMSA” 2022
Panti Asuhan Putra Darushsholihin Resmi Wakaf, Proses Legalitas
Rumah kader Muhammadiyah Musnamar kota Bogor Diharapkan
Panti Asuhan Putri dan Balita Darushsholihat PDM Kota
30 Tahun Menanti, Panti Asuhan Putra Darushsholihin Muhammadiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *