KUNINGAN – Gerak dakwah kemanusiaan Persyarikatan mengalami kemajuan pesat di provinsi Jawa Barat. Terbaru, hal ini nampak pada acara peresmian 11 buah gedung Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah Kabupaten Kuningan pada Jumat, (21/1).
Diresmikan secara langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, 11 gedung itu adalah sebuah Gedung Dakwah PDM Kuningan, dua buah gedung SMK Muhammadiyah 2 Kuningan, empat buah gedung STIKES Muhammadiyah Kuningan, dan empat buah gedung STKIP Muhammadiyah Kuningan.
“Keseluruhan ini menggambarkan bahwa Jawa Barat tengah bangkit. Jawa Barat tengah menuju pada jalan yang berkemajuan yang tentu saja ini adalah bukti dari pengkhidmatan Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, dan seluruh keluarga besar Persyarikatan bahwa kita hadir untuk memberikan kemanfaatan terbaik pada masyarakat luas karena apa yang kami lakukan itu tidak lain untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta,” ucap Haedar Nashir.
Haedar yang mengaku datang ke Kuningan terakhir kali pada 2014 menilai bahwa Persyarikatan Muhammadiyah banyak mengalami kemajuan berarti. Kemajuan ini, adalah bukti bahwa Muhammadiyah hadir sebagai Syuhada’a ‘alan-Nas atau saksi untuk kemanusiaan semesta.
“Saksi bagi kehidupan umat manusia dengan karya-karya terbaik kita sebagai manifestasi dari amaliah kolektif dan jama’i, bahkan jam’iyah kita Muhammadiyah,” pungkasnya.
Hadir dalam acara ini Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Syamsudin, Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Bekasi, Zainuddin, Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan, Abdul Manan, Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, dan Bupati Kuningan, Acep Purnama.
“Tentu saya sebagai kepala daerah ikut mensyukuri karena dengan bertambahnya berbagai fasilitas, insyaallah kemajuan-kemajuan terutama bagi civitas akademika, keluarga besar Muhammadiyah, dan masyarakat Kabupaten Kuningan akan terasa. Pasti itu Pak,” ucap Bupati Kuningan, Acep Purnama.
Kepada PDM Kuningan, Bupati meminta Persyarikatan kuat dalam melakukan promosi tentang amal usaha pendidikan Muhammadiyah kepada masyarakat Kuningan.
“Tolong umumkan semua bahwa inilah fasilitas yang kami miliki dan fasilitas ini boleh untuk semua gitu, jadi dari Muhammadiyah, oleh Muhammadiyah, untuk semua,” tutupnya disambut tepuk tangan peserta.
Sebagaimana diketahui, dari 11 gedung di atas perincian masing-masing gedung adalah sebagai berikut. Untuk Gedung STKIP Muhammadiyah Kuningan, yang diresmikan adalah Gedung Drs. H. M. Djazman Al-Kindi, Gedung Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, Lc. M.Ag, Gedung Djarnawi Hadikusuma, dan Gedung Muhammadiyah Bussines Center.
Untuk Gedung STIKES Muhammadiyah Kuningan, yang diresmikan adalah Gedung Rektorat KH. Ahmad Dahlan, Gedung MUNIRES, Gedung Laboratorium Central, dan Gedung Ta’awun Mart. Sedangkan untuk SMK Muhammadiyah 2 Kuningan, gedung yang diresmikan adalah Gedung Teaching Factory dan Gedung Ruang Praktek Siswa (RPS) TKRO. []
Pembukaan Marbot Mart di Masjid Muhammadiyah Al Furqan Jalan Merdeka diresmikan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Jumat (21/1/2022).
Susatyo pun mencoba kopi yang disajikan Marbot Mart. Ia langsung ...
Ketua PDM Kota Bogor Khawatir AUM tidak Diisi Kader Muhammadiyah
Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti sekolahan, pondok pesantren, poliklinik atau rumah sakit kehilangan nilai amalnya jika tidak dikelola oleh kader persyarikatan.
"Jangan ...
Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMU) Kota Bogor melakukan sosialisasi, capaian dan program kerja sekaligus memperkenalkan pengurus dan karyawannya yang baru, bertempat di Gedung Dakwah Muhamadiyah Kota ...
Kamis, 1 Desember 2022 – Lazismu Kota Bogor menerima titipan donasi dari Merah Putih Production untuk penyintas korban bencana Cianjur Jawa Barat.
Donasi berupa baby kit (susu bayi, bubur bayi, popok ...
Oleh : Dr. Zahid Mubarok , S.Th.I , M.E.I
(Ketua MUI Kota Bogor, Wk Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor)
media-alfurqan.com - Marak sekali serta viral informasi tentang Judol (Judi Online) namun yang ...
Gerakan Radikalisme tidak berhenti pasca Reformasi 98. Gerakan ini berpotensi melakukan terorisme yang mengganggu stabilitas nasional. Di sisi lain potensi munculnya kembali faham komunisme masih berstatus bahaya laten mengancam eksistensi ...
media-alfurqan.com - Ajaran KH Ahmad Dahlan 'Hidup-Hidupilah Muhammadiyah dan Jangan Mencari Hidup di Muhamamdiyah' jangan dipahami secara tekstual sehingga tidak menghargai secara profesional karyawan, guru, dosen, dokter maupun profesi lainnya ...
oleh : Drs. Madropi, M.Pd.
Tidak bisa di bayangkan situasi dan kondisi umat manusia dimuka bumi, andaikan Allah SWT tidak mengutus kerasulan Muhammad SAW, umat tetap dalam keadaan Jahiliyah, tidak ada ...
media alfurqan – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor melalui Majelis Wakaf dan Kehartabendaan (MWK) dibantu LPPK (Lembaga Pembina dan Pengawas Keuangan) dan MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) menggelar Diklat ...
MEDIA-ALFURQAN.COM, KOTA BOGOR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu pada Minggu (16/06/2026) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lt. 1 Jalan Merdeka 118, Kota Bogor.
Bimbingan teknis ini ...