Muhammadiyah Ikut Mencerdaskan Ekonomi Bangsa

0
2019_1229_PDM-Malang-MuhadjirEffendi

MALANG – Muhammadiyah harus ikut mencerdaskan ekonomi bangsa, itu seruan dari Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hal itu disampaikan pada Tabligh Akbar Pimpinan Daerah Kota Malang yang bertajuk memperkokoh peran Muhammadiyah dalam mencerdaskan bangsa, yang berlangsung di Masjid Al Ahlas Kota Malaang, pada Ahad (29/12) pagi.

Menurut Muhadjir, kementerian dan lembaga yang kini berada di bawah naungannya jika dilihat  dari aspek warga Muhammadiyah, sebagai penghormatan terhadap Muhammadiyah,  karena yang diurus selama ini sudah menjadi urusan Muhammadiyah.

“Muhammdiyah  mengurus kesehatan, sosial, pendidikan, bahkan sekarang kebencanaan menjadi urusannya Muhammadiyah, yang menjadi ujung tombaknya ada MDMC. Kita memiliki dokter dan fasilitas yang lengkap, juga memiliki kapal untuk kesehatan,” jelasnya.

“Tugas saya sebagai Menko PMK adalah menyiapkan dan membentuk manusia Indonesia yang produktif. Semua itu dimulai tahapan sejak masa  seribu hari awal kelahiran atau kehidupan, yaitu sembilan bulan di dalam kandungan dan dua tahun awal untuk mendapatkan ASI,” lanjut Muhadjir.

Bagi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini, peran seorang Ibu sangatlah besar, sebagaimana termaktub di dalam QS Lukman ayat 14.  Jika seorang Ibu yang tidak menyusui dengan alasan apapun, maka itu adalah dosa besar. Termasuk bertanggung jawab kepada janinnya. Kalau salah dalam mengandung dan ketika menyusui, maka nantinya akan lahir anak-anak atau generasi yang tidak sehat. Artinya ibu adalah sosok yang menentukan arah bangsa juga.

“Maka dari itu saya fokus ke situ, sehingga saya melontarkan sebuah gagasan yang nantinya akan dieksekusi, yaitu perlu adanya bimbingan Pra nikah, yang sekarang menuai banyak yang pro dan kontra. Karena keluargalah unit terkecil dari negara ini, jadi definisikeluarga itu jika keluarganya bagus, insyallah negara ini juga bagus, begitu sebaliknya,” terang Muhadjir.

Muhadjir menjelaskan bahwa gagasan bimbingan pra nikah didasari oleh kondisi Indonesia saat ini, data rumah tangga miskin per Maret tahun ini menurut data terbaru BPS, jumlahnya sebesar lima puluh juta seratus enam belas ribu, kemudian yang sangat miskin dan miskin jumlahnya 9,4%, sekitar hampir  5 juta.

“Itu baru yang miskin, kalau ditambah yang hampir miskin, akan naik menjadi 16,82 % sekitar 14 juta. Disinilah sumber kekacauan dan penyakit sosial maupun penyakit kesehatan berasal dari rumah tangga yang miskin ini,” kata dia.

“Saya harap Muhammadiyah dan Aisyiah mendukung program bimbingan pra nikah, agar supaya tidak ada keluarga miskin baru, yang miskin yang ada ini sudah mau kita selesaikan, yang baru mau nikah ini jangan nambah-nambah miskin baru. Sudah saya rapatkan, jika ada yang ingin menikah dan belum ada pekerjaan, nanti akan mendapatkan kartu pra kerja, untuk bisa kursus dan pelatiahn agara supaya mampu mempersiapkan diri menuju dunia kerja. Program ini tidak dipungut biaya, tetapi menggunakan kartu pra kerja tadi. Kartu pra kerja ini bukanlah memberi uang pada para pengangguran, hal ini yang sering diplesetkan oleh publik,” lanjut Muhadjir.

Muhadjir berharap dan berpesan agar setiap pengajian Muhammadiyah dan Aisyiyahharus ada pembahasan ekonomi.

“Menurut saya kurikulum di pendidikan Muhammadiyah harus dibongkar, dicari apa yang cocok untuk Muhammadiyah, terutama diarahkan untuk kemampuan ekonomi. Kalau umat Islam yang bisa diandalkan untuk mengatasi ini  salah satunya adalah Muhammadiyah, karena Muhammadiyah memiliki reputasi. Mulai dari anak-anak harus ditanamkan bahwa mereka harus menguasai aspek ekonomi,” tegas Muhadjir. (Src: Muhammadiyah.id)

 
Related Posts
Indonesia Miliki 10 Kelebihan yang Tidak Dimiliki oleh Bangsa Lain
PALU – Generasi bangsa Indonesia harus berani mengatakan bahwa ‘Saya Indonesia’. Penegasan itu disampaikan Perwira Pelaksana TNI Angkatan Laut Pangkalan Palu, Letkol Laut (P) G. Sapto Sambodo, saat menjadi pembicara utama ...
READ MORE
Sosialisasi Hasil Munas  Tarjih, Ketua PDM Kota Bogor: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah Tentang Kalender Hijriyah Global Tunggal
Muhammadiyah Kota Bogor melakukan sosialisasi hasil Munas Tarjih sebagai pedoman warga persyarikatan dalam beribadah dan melakukan aktivitas berbangsa dan bernegara, Ahad (13/10/2024). Kegiatan ini menghadirkan nara sumber Dr Hermawan M.Ag ...
READ MORE
Dai Asal Turki akan Menjadi Khatib Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Kota Bogor di Lapangan Sempur
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor akan menggelar Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H di Lapangan Sempur, Kota Bogor, pada Senin, 31 Maret 2025. Shalat Idul Fitri tahun ini ...
READ MORE
Al Qur’an Berikan Koridor yang Tepat Bagi Perkembangan Ilmu Sains
BANTUL - Al Qur’an menuntun kita untuk mengksplor alam semesta ini. Di dalam Al Qur’an terdapat Ayat-ayat Qauniyah yang menjelaskan fenomena alam semesta. Setidaknya ada 750 ayat yang secara tegas menguraikan hal-hal ...
READ MORE
MARAK JUDI ONLINE, INDONESIA PERINGKAT PERTAMA DUNIA. JUDI ONLINE ADALAH PERANGKAP SYAITAN
Oleh : Dr. Zahid Mubarok , S.Th.I , M.E.I (Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor, MUI Kota Bogor dan Dosen MKU IDI Universitas Ibn Khaldun Bogor)   Umat Islam yang taat selalu akan terjaga ...
READ MORE
Da’i Muhammadiyah Harus Mengedepankan Niat Ibadah
Da'i Muhammadiyah dalam menyampaikan ajaran Islam di tengah masyarakat harus mengedepankan niat ibadah. "Da'i Muhammadiyah harus mengedepankan niat ibadah ketika berdakwah di masyarakat," kata Ketua Majelis Tarjih dan Tabligh Pimpinan Daerah ...
READ MORE
Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Optimis Bangun Muhammadiyah Tower
Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Najih mengatakan, terdapat beberapa program unggulan yang dilakukan oleh MEK di periode 2015-2020. Dan, dari program-program yang direncanakan itu, MEK siap bekerjasama ...
READ MORE
Punya Jabatan Mentereng, Kader Muhammadiyah Immawan Wahyudi Tetap Sederhana
media-alfurqan.com Merdeka no. 118 -  Perawakannya tubuhnya sedang. Bicaranya runtut dan diselingi humor. Itulah Immawan Wahyudi. Kader Muhammadiyah yang menjabat Wakil Bupati Gunungkidul. Jabatan yang diemban tidak membuat Immawan Wahyudi bermewah-mewahan ...
READ MORE
Naga Terbesar Pengusaha Indonesia Ada di Muhammadiyah
YOGYAKARTA  – Dalam mengembangkan jejaring usaha lebih luas dan merata, Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melaksanakan Kopdar Nasional (Kopdarnas) pada Sabtu-Ahad (21-22/9). Acara ini dilaksanakan di Lantai 3 Ballroom SM Tower ...
READ MORE
Din Syamsuddin Dituding Radikal, Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor: Kurang Etis & Tanpa Tabayun
Gerakan Antiradikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) tidak etis dan tanpa tabayun yang menuding Din Syamsuddin radikal dan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). "Kurang etis jika hal tersebut ...
READ MORE
Indonesia Miliki 10 Kelebihan yang Tidak Dimiliki oleh
Sosialisasi Hasil Munas Tarjih, Ketua PDM Kota
Dai Asal Turki akan Menjadi Khatib Shalat Idul
Al Qur’an Berikan Koridor yang Tepat Bagi Perkembangan
MARAK JUDI ONLINE, INDONESIA PERINGKAT PERTAMA DUNIA. JUDI
Da’i Muhammadiyah Harus Mengedepankan Niat Ibadah
Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Optimis Bangun Muhammadiyah Tower
Punya Jabatan Mentereng, Kader Muhammadiyah Immawan Wahyudi Tetap
Naga Terbesar Pengusaha Indonesia Ada di Muhammadiyah
Din Syamsuddin Dituding Radikal, Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *