Foto : Para Tenaga Kesehatan dan Relawan MDMC Palangkaraya, Kalimantan Tengah terus bergerak untuk kemanusiaan (doc.Mdmc)
MPI PDM Kota Bogor — Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah dalam siaran pers yang disampaikan oleh ketuanya, Agus Samsudin (26/8/2020 ) Yogyakarta, menyampaikan bahwa sampai saat ini ada 7 tenaga kesehatan Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Rinciannya adalah 1 orang dokter spesialis dan 6 orang perawat.
“Oleh karena itu yang pertama saya ingin menyampaikan duka mendalam dan empati dari MCCC PP Muhammadiyah dan mendoakan para almarhum husnul khotimah serta keluarga yang ditinggalkan bisa menerima dengan ikhlas, diberi kesabaran, ketabahan dalam menjalankan hidup selanjutnya” katanya.
Agus Samsudin kemudian memaparkan data Ikatan Dokter Indonesia (IDI) hingga kini ada 89 dokter yang meninggal karena terpapar Covid-19 di Indonesia. “Kalau kita lihat tren di Indonesia memang cukup tinggi (kematian dokter) akhir-akhir ini. Bulan Juli ada 30 dokter meninggal, trennya itu meningkat,” ujarnya.
Terkait dengan itu Agus Samsudin mengatakan bahwa harus menjadi konsen bagi semua pihak untuk melindungi para tenaga kesehatan di Indonesia karena saat ini banyak yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) sehingga orang tidak tahu, kapan dan dimana penularan terjadi . Oleh karena itu Agus menekankan kembali kepada semua pihak agar mematuhi protokol kesehatan.
“Kami mohon yang pertama kepada semuanya saja, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan mulai dari yang sederhana memakai masker, cuci tangan dan physical distancing ataupun protokol yang disiapkan khusus oleh para tenaga kesehatan dengan seluruh APD yang harus dikenakan. Yang kedua, masih tetap harus menghindari kerumunan,” tambahnya.
Kepada para direksi rumah sakit, Agus meminta untuk betul-betul memperhatikan kedisiplinan pelaksanaan protokol kesehatan dan segera mengambil tindakan yang diperlukan seandainya terjadi penularan mulai dari tes SWAB para nakes, tracing seandainya ditemukan kasus dan membantu melakukan isolasi mandiri jika ada yang terpapar Covid-19.
Terakhir, Agus Samsudin juga menghimbau pemerintah untuk membuat kajian khusus dan prosedur tambahan jika diperlukan untuk mencegah penularan Covid-19 di kalangan tenaga kesehatan. “Perlindungan terhadap tenaga kesehatan menjadi keniscayaan bagi kita semua. Dengan demikian berarti kita melindung tidak hanya masyarakat secara umum, tapi juga khususnya para tenaga kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan di republik ini. Wabah belum berakhir, kita harus tetap berusaha, kuat dan konsisten untuk melawan Covid-19” pungkasnya. (* \Taufik Tirka)
Artikel ini juga sudah dimuat di website http://pulangpisau.muhammadiyah.or.id/ kolom berita dengan judul Wabah Belum Berakhir, Lindungi Tenaga Kesehatan” dengan sumber yang sam.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor mengadakan silaturahmi 1 Muharram 1446 H dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah dengan mengundang ormas-ormas Islam NU, MUI, DDII, ICMI, Tazkia, Birul Walidain, dan ...
Perbedaan-perbedaan di antara organisasi Islam di Indonesia bukan menjadi hambatan untuk bersatu dalam menyelesaikan tugas berdakwahnya. Karena, menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Yunahar Ilyas, perbedaan di antara organisasi ...
Prof. Dr. Ir. H. Nadirman Haska menyerahkan sertifikat tanah dan bangunan seluas 450 meter persegi yang berlokasi di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota ...
Foto : Marlina, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Kota Bogor (duduk di tengah) beserta guru-guru lainnyaTahun Pelajaran baru 2020/2021 sudah dimulai sejak hari Senin, 13 Juli 2020, meskipun sekolah belum dapat ...
Oleh : Dr. Zahid Mubarok , S.Th.I , M.E.I
(Ketua MUI Kota Bogor, Wk Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor)
media-alfurqan.com - Marak sekali serta viral informasi tentang Judol (Judi Online) namun yang ...
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin yang dituding radikal oleh Gerakan Antiradikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) dan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menunjukkan kebencian terhadap ...
Sidang isbat untuk menentukan awal bulan khususnya Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah perlu dihilangkan dan diganti dengan penyeragaman kalender Islam internasional.
"Sidang isbat kurang bermakna kalau sudah diketahui jauh-jauh hari sebelumnya. Sidang ...
YOGYAKARTA – Dalam mengembangkan jejaring usaha lebih luas dan merata, Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melaksanakan Kopdar Nasional (Kopdarnas) pada Sabtu-Ahad (21-22/9). Acara ini dilaksanakan di Lantai 3 Ballroom SM Tower ...
media-alfurqan.com - Ajaran KH Ahmad Dahlan 'Hidup-Hidupilah Muhammadiyah dan Jangan Mencari Hidup di Muhamamdiyah' jangan dipahami secara tekstual sehingga tidak menghargai secara profesional karyawan, guru, dosen, dokter maupun profesi lainnya ...
JAKARTA – Setelah menetapkan program kerja, anggota pimpinan dan menetapkan agenda strategis, agenda setelah musyawarah organisasi di Persyarikatan Muhammadiyah seperti Muktamar, Musywil, dan Musyda adalah menentukan struktur Unsur Pembantu Pimpinan ...