Tiga Nafsu yang Menjerumuskan Manusia pada Kehinaan

0
IMG-20240409-WA0010

Oleh Drs. Madropi.M, Pd.

 

Ada tiga macam nafsu yang sering menjerumuskan seseorang ke lembah kehinaan yaitu nafsu  dorongan perut, libido seksual, dan hawa nafsu yang menyesatkan. Nabi SAW sangat mengkhawatirkan umatnya terjerembab dalam tiga macam nafsu tersebut, sehingga beliaubersabda:

 

Artinya: “Sesungguhnya aku mengkhawatiri kamu sekalian terjerembab dalam keinginan hawa nafsu dari dorongan perutmu, dorongan seksualmu dan hawa nafsu yang menyesatkan. (HR. Ahmad. No Hadis:18951)

 

Dalam kehidupan modern yang kita jalani sekarang ini, di mana sikap hidup materialisme, konsumtivisme, dan hedonisme, terus menggerogoti masyarkat kita, kita jumpai betapa banyakanya orang yang telah terjerembab dalam lembah kenistaan dan kehinaan diantaranya:

 

  1. Manusia pengikut hawa nafsu dorongan perut. Menjadikan budak perutnya sendiri, maka ia pun makan secara berlebihan, minum secara berlebihan, dengan tidak memperhatikan halal haram yang penting isi perut terpenuhi, sehingga hidupnya hanya memenuhi dorongan perutnya. Orang seperti ini tergolong dalam kelompok manusia yang paling buruk dari umat Nabi Muhammad SAW.
  2. Manusia pengikuti Hawa nafsu dorongan libido/seksual. Menjadikan budak nafsu libido/ seksualnya. Manusia seperti ini lebih membahayakan lagi, karena akan menimbulkan kerusakan dan kehinaan yang lebih parah. Banyak keluarga dan masyarakat yang hancur karena menjadi budak libido dan nafsu seksualnya. Akibatnya banyak menyebabkan manusia bergelimang dengan dosa, seperti; perselingkuhan, perzinahan, dan timbulnya deviasi seksual yang mengerikan.
  3. Manusia pengikuti Hawa nafsunya sendiri. Menjadikan budak hawa nafsunya sendiri, keadaan ini jauh lebih berbahaya lagi, karena memperturutkan hawa nafsu akan mencampakkan pelakunya menuju kehancuran yang sangat menakutkan. Bahkan terkadang hanya berapa detik saja orang tidak bisa mengendalikan hawa nafusnya ia telah terjerumus dalam kerusakan dan kehancuran dan penyesalan yang sangat berat selama-lamanya di dunia dan akhirat. Karena itu Nabi menyatakan: “Musuhmu yang paling berbahaya adalah hawa nafsumu yang berada di antara kedua lambungmu sendiri” (Ihya’ Ulumuddin).

 

Berbagai kejahatan timbul dalam kehidupan masyarakat, karena manusia menuruti hawa nafsu. Maka ibadah puasa ramadhan yang telah kita jalani saat ini dapat melatih dan melindungi diri agar tidak terjerembab kedalam kubangan hawa nafsu. Pada saat kita berpuasa jangankan yang haram, yang halal saja tidak di perbolehkan. Ini mengingatkan kita agar dalam mengarungi kehidupan senantiasa berhati-hati jangan sampai mengikuti hawa nafsu yang menyesatkan.

 

Mari kita jaga kesucian hati dan kebersihan jiwa yang telah kita peroleh lewat puasa dengan susah payah, agar jangan sampai ternodai kembali dengan menuruti hawa nafsu yang mengakibatkan perbuatan dosa.

Kita perbanyak bermunajat memohon ampun kepada Allah SWT dari segala hilaf dan dosa serta bertaubat dengan taubatan nashuha. Sebagai insan insan yang tidak luput dari hilap dan dosa, masih dihari raya Idhul Fitri ini mari kita buka hati nurani untuk sama-sama saling maaf memaafkan baik dosa yang terasa maupun dosa yang tidak terasa.

Mudah-mudahan dengan demikian Allah SWT menjadikan kita pada golongan orang yang takwa di sisiNya dan kembalinya kita keharibaan sang pencipta tergolong pada orang-orang Husnul khatimah.

Amin ya Allah ya robbal a’lamin 

Related Posts
Bencana Alam, Siklus Alam atau Kerusakan Akibat Ulah Manusia?
Oleh: Drs Madropi, M.Pd (Wakil Ketua PDM Kota Bogor) Banyak orang yang tidak menyadari akan datangnya bahaya bencana alam, padahal bencana datang acapkali tidak diduga kapan saja terjadi dengan tidak mengenal ...
READ MORE
  Pemikiran muktazilah perlu dihadirkan untuk sebuah kemajuan. Pada jaman kejayaan Islam di era Harun Al-Rasyid, Al-Makmun, dan Al-Muktasim pemikiran muktazilah sangat mendominasi. "Terkadang nalar-nalar pikir Muktazilah memang perlu dihadirkan untuk sebuah ...
READ MORE
Hadiri Debat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Ustaz Maizar Soroti Keserasian Eksekutif dan Legislatif dalam Jalankan Amanat Rakyat
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor harus harus mempunyai keserasian dengan DPRD dalam menjalankan amanat rakyat. "Salah satu hal disorot adalah keserasian antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan amanat ...
READ MORE
Difitnah Oleh Citizen, Muhammadiyah Gelar Konferensi Press
Bogor – Apa yang telah dialami oleh Semuel Aitonam, Warga Bubulak, Bogor Barat ini, sepertinya bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Ditengah – tengah ramainya isu SARA yang terjadi saat ...
READ MORE
Strategi Dakwah Muhammadiyah Menembus Desa di Banyuwangi
media-alfurqan - Penolakan pembangunan Masjid Muhammadiyah di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi oleh warga NU justru harus memunculkan strategi baru dakwah organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu. "Strategi baru ...
READ MORE
Direktur NU Care-Lazisnu Ingin Muhammadiyah dan NU Sering Bersinergi
JAKARTA – Direktur NU Care-Lazisnu, Syamsul Huda mengatakan, kolaborasi program qurban yang dilaksanakan oleh Lazismu dan Lazisnu merupakan peristiwa yang langka. Sebab, kata dia, langkah ini akan mendorong Muhammadiyah dan ...
READ MORE
Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan Perempuan Indonesia
YOGYAKARTA – Usia Indonesia pada 17 Agustus tahun ini telah mencapai 71 tahun. Di era Indonesia yang sekarang ini masih banyak pekerjaan rumah yang perlu di garap matang agar terciptanya ...
READ MORE
SMP Muhammadiyah Kota Bogor Peduli Cianjur
SMP Muhammadiyah Kota Bogor Menyalurkan Donasi bencana gempa Cianjur Jawa Barat melalui Lazismu Kota Bogor.Selasa, 29 November 2022 – Lazismu kota Bogor menerima donasi dari SMP Muhammadiyah Kota Bogor. Sejak ...
READ MORE
PP Muhammadiyah dan PBNU Gelar Deklarasi Pengurangan Sampah Kantong Plastik
JAKARTA, Suara Muhammadiyah-Dalam rangka  Hari Lingkungan Hidup se-Dunia. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan Deklarasi Pengurangan Sampah Kantong Plastik di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ...
READ MORE
Hikmah Haji dan Qurban sebagai Simbol Ketaatan-ketaatan kepada Allah
Materi khutbah Idul Adha 1445H/2024M Drs. Madropi, M. Pd Wakil Ketua Umum, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor MA’ASYIROL  MUSLIMIM  SIDANG  SHALAT  IEDUL ADHA  ROHIMAKUMULLAH. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahilham Puji Syukur marilah ...
READ MORE
Bencana Alam, Siklus Alam atau Kerusakan Akibat Ulah
Rektor UMJ: Nalar Pikir Muktazilah Perlu Dihadirkan untuk
Hadiri Debat Calon Wali Kota dan Wakil Wali
Difitnah Oleh Citizen, Muhammadiyah Gelar Konferensi Press
Strategi Dakwah Muhammadiyah Menembus Desa di Banyuwangi
Direktur NU Care-Lazisnu Ingin Muhammadiyah dan NU Sering
Sejarah Pergerakan Indonesia Tidak Lepas dari Sejarah Pergerakan
SMP Muhammadiyah Kota Bogor Peduli Cianjur
PP Muhammadiyah dan PBNU Gelar Deklarasi Pengurangan Sampah
Hikmah Haji dan Qurban sebagai Simbol Ketaatan-ketaatan kepada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *