BANTUL – Masalah utama yang dialami perempuan dan anak-anak tidak lepas dari lingkungan keluarga. Kekerasan yang timbul pada anak sering diakibatkan karena salah pola asuh oleh orang tuanya. Dengan demikian, salah satu bagian dari topik yang diangkat oleh ‘Aisyiyah adalah perlindungan anak dan penguatan keluarga.
“Tema Tasyakuran Milad ‘Aisyiyah ini memang sengaja disematkan untuk perlindungan anak dan penguatan keluarga agar menjadi generasi yang maju,” ungkap Ketua PP ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, dalam sambutannya pada acara Tasyakur Milad ‘Aisyiyah ke-102 serta Launching Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak (GACA) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DIY pada Minggu (14/08) bertempat di Sportorium UMY.
Noordjannah mengaku gerakan ini terinspirasi oleh Surah Annisa (4) ayat 9 yang mendorong gerakan ‘Aisyiyah untuk terus berjuang agar tidak meninggalkan generasi yang lemah dan mengkhawatirkan.
Gerakan ini harus bersinergi, lanjutnya, dengan program-program Pemerintah kedepan. Pada dasarnya pendidikan merupakan bagian dari cara menanggulangi dari generasi yang lemah.
“Sebagai warga ‘Aisyiyah tentunya harus yakin dengan program-program yang diwacanakan oleh Menteri Pendidikan yang baru (Muhadjir Effendy), karena program yang diajukan bukan semata-mata untuk kepentingan diri sendiri melainkan untuk kepentingan bangsa,” ungkapnya.
Gerakan cinta anak harus dimulai dari hal yang kecil hingga meluas menjadi gerakan nasional. “Cinta anak harus dimulai dari hal yang kecil, dimulai dari diri sendiri, hingga nantinya dapat diaplikasikan kepada Pimpinan ‘Aisyiyah seluruh Indonesia,” terang Siti Nordjannah.
Diakhir paparannya, Siti Noordjannah berpesan kepada Anggota DPR RI Komisi 8, Desi Ratnasari, untuk mendukung GACA dengan memperjuangkan regulasi dalam hal kepentingan perlindungan anak dan perempuan dari tindak kekerasan untuk kesejahteraan bangsa, serta berharap GACA dapat menjadi inspirasi bagi kader ‘Aisyiyah untuk mewujudkan Islam yang Rahmatan lil ‘Alamin. [muhammadiyah]
WASHINGTON DC – Wilayah Syam atau Arab Levant/Levantine Arabic adalah kawasan bersejarah dunia Islam yang meliputi Palestina, Yordania, Lebanon, Syria, dan Irak.
Selain para penduduknya memiliki ciri fisik yang berbeda dengan ...
SUKOHARJO – Dalam Kunjungannya ke Kota Sukoharjo, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir selain meresmikan pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo, juga mengunjugi SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan Bersilaturahim dengan ...
SEDEKAH BISA HILANGKAN RESAH, GELISAH DAN KEGUNDAHAN(Oleh : Dr. Zahid Mubarok , M.E.I (Wakil Ketua PDM Kota Bogor dan Dosen Pascasarjana Ilmu Syariah dan Bahasa Arab Cileungsi Bogor).Mari kita renungkan ...
oleh : Drs. Madropi. M.Pd (Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor)
Allah SWT menjadikan bulan seluruhnya 12 bulan, empat diantaranya bulan haram yaitu bulan Dzulqaidah, Dzulhijah, Muharam dan Rajab. Keempat bulan ...
Oleh: Drs Madropi, M.Pd (Wakil Ketua PDM Kota Bogor)
Banyak orang yang tidak menyadari akan datangnya bahaya bencana alam, padahal bencana datang acapkali tidak diduga kapan saja terjadi dengan tidak mengenal ...
Keberadaan rumah kader Muhammadiyah Musnamar Kota Bogor di dekat IPB University diharapkan bisa melahirkan kader bangsa.
Demikian dikatakan Ketua PDM Kota Bogor Madropi dalam sambutan peresmian Rumah Kader Musnamar Persyarikatan Muhammadiyah ...
Kamis, 15 Juni 2017 - PD Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor gelar acara buka saum bersama. Semula acara akan diadakan di gedung dakwah PDM Kota Bogor, namun acara dipindahkan ke Panti ...
media-alfurqan.com Merdeka no. 118 - Perawakannya tubuhnya sedang. Bicaranya runtut dan diselingi humor. Itulah Immawan Wahyudi. Kader Muhammadiyah yang menjabat Wakil Bupati Gunungkidul.
Jabatan yang diemban tidak membuat Immawan Wahyudi bermewah-mewahan ...
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor harus harus mempunyai keserasian dengan DPRD dalam menjalankan amanat rakyat.
"Salah satu hal disorot adalah keserasian antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan amanat ...