KAJIAN HADITS – Antara Amal Shalih dan Amal Toleh (2)

0
kh-muammal

MU’AMMAL HAMIDY, LC

Karena semuanya ini berinteraksi dengan sesama manusia, yang notabene manusia tidak luput dari kekeliruan dan kesalahan  (mahallul khathai wan nis-yan), maka dibuatlah hukum-hukum yang berkenaan dengan interaksi ini, seperti : Hukum Perkawinan,  Hukum Dagang, Hukum Tata Negara, Hukum Internasional dsb. lengkap dengan sanksinya.

(3). Ihsan
Ihsan berasal dari kata hasuna yang artinya baik. Kemudian mendapat awalan ah sehingga menjadi ahsana – ihsanan, berarti berbuat baik. Berbuat  baik yang dimaksud adalaah melaksanakan semua bentuk kebajikan secara optimal, tidak sekedar asal-asalan. Dalam bahasa  Arab disebut “ahsan” (yang paling bagus). Agaknya ada kemiripan dengan ihsan dari kata ahsana. Yang membedakan, yang  pertama disebut fi’il (kata kerja), dan yang kedua disebut isim (kata sifat). Ihsan dengan pengertiannya seperti itu berdasar  sebuah Hadits Nabi saw:

Artinya: Saddad bin Aus mengatakan: Ada dua hal yang benar-benar kuhafal dari sabda Rasulullah  saw, yaitu: Sesungguhnya Allah mewajibkan kamu berbuat baik dalam semua hal, karena itu jika kamu membunuh maka  bunuhlah dengan cara yang baik, dan jika kamu menyembelih  maka sembelihlah dengan cara yang baik  pula, yaitu tajamkanlah pisaumu, maka dengan begitu akan meringankan  hewan yang kamu sembelih itu” . (HR Bukhari)

Dan yang paling optimal adalah keikhlasannya kepada Allah.  ehingga seluruh  perilakunya mengacu pada aturan Allah. Nabi saw pernah ditanya Jibril perihal pengertian ihsan? Maka jawab  beliau:

Artinya: Hendaklah engkau menyembah Allah yang seolah-olah engkau melihat- Nya, sekalipun engkau tidak  apat melihat-Nya, namun Dia tetap melihatmu. (HR Bukahri)

Dari ihsan ini akan lahirlah akhlak mulia,  karena dia selalu merasa  diawasi oleh Allah, sehingga dia khawatir kalau-kalau perilakunya itu salah, dan akan mendapatkan kutukan- Nya.

Itulah  tiga standar dalam menilai suatu perbuatan itu shalih atau thaleh, baik atau buruk. Dari tiga standar perilaku di atas, dapat kita simpulkan, bahwa amal shalih atau perilaku shalih adalah suatu amal yang dilandasi iman, mengacu pada tuntunan Allah dan Rasul-Nya serta diniati keikhlasan demi mencari ridla Allah. Ketiga-tiganya itu harus bersama-sama, tidak sepenggal-sepenggal  atau sepotong-sepotong. Salah satu saja tidak ada, maka amalan atau prilaku tersebut tidak dapat dinilai  shalih.  Tetapi disebut thaleh. Kan’an, putera Nabi Nuh as oleh Allah dikatakan: “innahu ‘amalun ghairu shaleh” (sesungguhnya dia tergolong beramal yang tidak shalih).  Q.s. Yunus 70, juga Abu Thalib, pamanda Nabi Muhammad saw yang banyak berjasa bagi Nabi saw juga dinilai tidak shalih, adalah karena mereka tidak beriman kepada Nabi, Kan’an tidak beriman kepada  bapaknya, sedang Abu Thalib tidak beriman kepada  keponakannya.

Dan ketiga unsur itu pula yang kita jadikan ukuran menilai  keshalihan dan ketidak shalihan seeorang, bukan karena  keilmuan maupun kemasyhurannya.

Kalau Hadits yang kita kutip di  atas menyuruh kita supaya membawa janazah itu dengan cepat, agar yang kebetulan shalih segera dapat merasakan  kenikmatan, sedang yang thaleh agar kita tidak lamalama terbeban, maka besar kemungkinan  kethalehannya itu adalah karena  hilangnyasalah satu dari tiga unsur: iman – takwa – ihsan. Sedang yang shalih adalah karena terpenuhinya tiga unsur tesebut  dengan optimal. Semoga Allah menjadikan kita  mukmin yang shalihin, muttaqin dan  muhsinin. Aamiin.

Wallahu a’lam.

SUARA MUHAMMADIYAH 16 / 95 

Related Posts
KEARIFAN BUDAYA LOKAL CIREBONAN, TRADISI TARI SINTREN: BIDADARI DALAM KURUNGAN, “MODEL PEMBUKAAN MUSYWIL MUHAMMADIYAH JAWA BARAT”
KEARIFAN BUDAYA LOKAL CIREBONAN, TRADISI TARI SINTREN: BIDADARI DALAM KURUNGAN, "MODEL PEMBUKAAN MUSYWIL MUHAMMADIYAH JAWA BARAT" By Dr. H.M. Fauzi Sutopo, Al Fakir (Sekretaris PDM Kota Bogor) Terlebih dengan tidak mengurangi rasa hormat ...
READ MORE
Menyambut Tahun Baru dengan Keberuntungan
oleh : Drs. Madropi, M.Pd.  (Wk Ketua PDM Kota Bogor)   Tidak terasa, waktu seakan singkat dan sanget cepat. Saat ini kita sudah berada di penghujung akhir tahun 2025 M, dan besok ...
READ MORE
KISAH DUA ORANG YAHUDI PENDUDUK MEKAH DARI KABILAH MAKHZUM BERBEDA PERSEPSI
KISAH DUA ORANG YAHUDI PENDUDUK MEKAH DARI KABILAH MAKHZUM BERBEDA PERSEPSI Oleh: Drs. Madropi. M. Pd Kisah dua orang Yahudi penduduk Mekah dari kabilah Makhzum, menurut Imam al-Qurtubi, mulanya dua bersaudara dan ...
READ MORE
Syafaat Rasulullah SAW pada Umatnya
oleh : Drs. Madropi, M.Pd. (Wk. Ketua PDM Kota Bogor)   Betapa besar rasa cinta dan kasih sayang rasulullah Muhammad SAW pada umatnya, beliau adalah nabi dan rasul penyelamat umat manusia dimuka ...
READ MORE
Doa’nya Orang Berpuasa  Adalah Mustajab
oleh : Drs. Madropi, M. Pd / Ketua PDM Kota BogorSecara bahasa, kata “Doa’ ” itu bermakna seruan, jadi berdoa itu artinya menyeru, mengucap, memanggil. Sedangkan secara istilah “Doa’ ” adalah suatu permohonan ...
READ MORE
IDUL FITRI HARI KEMENANGAN
Drs. Madropi, M. Pd Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor Diakhir ramadhan ucapan takbir (Allah hu Akbar, Allah hu Akbar), tahlil (Laila ha illallah) dan tahmid (walillahilham) menggema keruang angkasa, gemuruh membelah buana ...
READ MORE
Pola Hidup Digital: Apakah Kita Menuju Brain Rot?
Oleh : Abdulloh Azzam (CEO WaroengCangkem) Istilah brain rot menjadi topik yang semakin relevan di era digital saat ini. Meskipun secara harfiah berarti “pembusukan otak,” brain rot dalam konteks modern merujuk pada dampak negatif konsumsi ...
READ MORE
PERAN GURU DALAM PERADABAN MANUSIA
Oleh : Teddy Khumaedi *) Baru saja masyarakat Indonesia merayakan Hari Guru Nasional (HGN) yang diperingati setiap tanggal 25 November, rakyat Indonesia merayakan hari guru nasional sebagai penghargaan terhadap sosok guru ...
READ MORE
Keistimewaan Bulan Muharram  (Syahrullah /Bulan yang Allah Sangat Mulyakan)
Oleh :  Dr. Zahid Mubarok, S.Th.I., M.E.I. (Wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor) Bulan haram (Asyhurul Hurum) sudah berjalan memasuki 3 bulan yang akhir dari 4 bulan haram dan hari ini ...
READ MORE
KAJIAN HADITS – Antara Amal Shalih dan Amal Toleh (1)
MU’AMMAL HAMIDY, LC Dalam hadits yang artinya : Imam Ahmad mengatakan: Abdurrazzaq menceritakan kepada kami katanya Ma’mar menceritakan kepada kami, dari  Zuhri, dari Ibnu Musayib, dari Abu Hurairah ra mengatakan yang ...
READ MORE
KEARIFAN BUDAYA LOKAL CIREBONAN, TRADISI TARI SINTREN: BIDADARI
Menyambut Tahun Baru dengan Keberuntungan
KISAH DUA ORANG YAHUDI PENDUDUK MEKAH DARI KABILAH
Syafaat Rasulullah SAW pada Umatnya
Doa’nya Orang Berpuasa Adalah Mustajab
IDUL FITRI HARI KEMENANGAN
Pola Hidup Digital: Apakah Kita Menuju Brain Rot?
PERAN GURU DALAM PERADABAN MANUSIA
Keistimewaan Bulan Muharram (Syahrullah /Bulan yang Allah
KAJIAN HADITS – Antara Amal Shalih dan Amal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *